<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569</id><updated>2011-11-27T21:07:46.901-08:00</updated><category term='kontrasepsi'/><category term='tips n trik'/><category term='Tugas 3'/><category term='renungan hati n jiwa'/><category term='short story'/><category term='puisi'/><category term='latihan'/><category term='gurindam'/><category term='lantunan syairku'/><category term='kumpulan askep'/><category term='syair kutipan'/><category term='info komik'/><category term='health'/><category term='Tugas 1'/><category term='Tugas 2'/><category term='anatomi n fisiologi'/><title type='text'>Corat-Coret Rukiah</title><subtitle type='html'>SEtiap kata yang terus mengalir melalui lidah yang berasal dari suara hati yang paling dalam akan selalu menebarkan ketenangan jiwa, menebarkan keikhlasan setiap kata yang terus terucap......</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>43</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-679562955706323436</id><published>2011-06-01T05:46:00.000-07:00</published><updated>2011-06-01T05:46:16.061-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kumpulan askep'/><title type='text'>KISTA BARTOLINI</title><content type='html'>KISTA BARTHOLINIPENDAHULUAN  Kista barhtolini pertama kali diperkenalkan oleh seorang ahli anatomi Belanda pada tahun 1677 bernama Casper Bartholin. Kelenjar ini merupakan kelenjar vestibuler terbesar menyerupai kelenjar cowper (kelenjar bulbouretral) pada laki-laki, yang letaknya tertutup dan berpasangan. Kelenjar ini berfungsi untuk mensekresi cairan pembersih, mukus yang alkalis kedalam duktus yang bagian dalamnyatersusun atas sel kolumner dan bagian luar tersusun atas epitel transisional. Kista barhtolini adalah tersumbatnya saluran lubrikasi pada vagina atau  membesarnya muara saluran lubrikasi, yang berakibat tidak keluarnya cairan lubrikasi yang mestinya keluar (perempuan yang belum 40 tahun). Kondisi ini disebabkan oleh adanya bakteri, yang antara lain adalah E-coli, kuman/bakteri penyakit kelamin, dll.  Kista bartholini merupakan masalah yang sering didapatkan pada wanita usia reproduksi. Kista bartholini terbentuk akibat tersumbatnya kelenjar minyak dibibir kemaluan bagian dalam (ada dua, di kiri dan kanan)  akibat adanya infeksi. Untukmenghindari timbulnya kista dengan menjaga kebersihan (hygienis). Selama kista ini tidak terinfeksi oleh virus, bakteri, jamur kista ini tidak menimbulkan masalah, si wanita tidak akan merasa sakit hanya saja akan ada  rasa benjolon di labia mayoravagina.( bibir bagian luar vagina) Tapi seandainya kista ini terinfeksi maka disebutdengan abses bartholini.Kelenjar Bartholini berkembang dari epithelium pada area posterior dari vestibula. Kelenjar ini terletak secara bilateral pada dasar dari labia minora dan proses drainasenya melalui duktus dengan panjang 2-2.5 cm, Kelenjar tersebut biasanya hanya berukuran sebesar kacang polong dan jarang melebihi ukuran 1 cm  Kelenjar ini tidak bisa dipalpasi kecuali jika terjadi infeksi atau penyakit lainnya.Obstruksi pada duktus Bartholini pada posisi distal bisa menyebabkan retensi dari sekresi, sehingga menyebabkan dilatasi pada duktus dan formasi kista.Jika kista duktus Bartholini kecil dan tidak terjadi inflamasi, penyakit asimptomatik. Namun kista biasanya nampak sebagai massa yang menonjol secara medial dalam introitus posterior pada region dimana duktusnya berakhir di dalam vestibula.EPIDEMIOLOGI Kista Bartholini merupakan kista yang sering terjadi pada vulva,dan terjadi dalam labia mayora. Kista Bartholini terjadi pada dua persen dari wanita. Pada salah satu penelitian didapatkan bahwa kejadian kista bartholini atau abses lebih sering didapatkan pada wanita berkulit putih dan hitam berbanding wanita Hispanik, dan wanita dengan jumlah paritas yang banyak merupakan  wanita yang mempunyai  resiko yang paling rendah. Tingginya frekwensi angka kejadian dari kista Bartholini pada usia reproduktif, terutama pada wanita dengan  usia diantara 20 sampai 29 tahun.ANATOMI Vulva Terdiri dari mons veneris ,labia mayora, labia minor, klitoris, vestibulum dengan orifisium uretra eksternum, glandula bartholin dan glandula parauretralis. Vulva berbentuk lonjong dengan ukuran panjang dari muka ke belakang dan dibatasi di muka oleh klitoris, kanan dan kiri oleh kedua bibir kecil, dan dibelakang oleh perineum, embriologik sesuai dengan sinus urogenetalis. Di vulva 1-1,5 cm di bawah klitoris ditemukan orifisium uretra eksternum (lubang kemih) berbentuk membujur 4-5 mm dan tidak jarang sukar ditemukan oleh karena tertutup lipatan-lipatan selaput vagina. Tidak jauh dari lubang kemih, di kiri dan di kanan bawahnya, dapat dilihat dua ostia skene.Saluran skene analog dengan kelenjar prostat pada laki-laki.Di kiri dan kanan bawah, dekat fossa navikulare, terdapat kelenjar Bartholini. Kelenjar ini, dengan ukuran diameter lebih kurang 1 cm, terletak di bawah otot konstriktor kunni dan mempunyai saluran kecil panjang 1,5-2 cm yang bermuara di vulva, tidak jauh dari fossa navikulare. Pada koitus kelenjar Bartholini mengeluarkan getah lendir.Kelenjar Bartholini berfungsi mensekresikan cairan  ke permukaan vagina. Mukosa kelenjar dilapisi oleh sel-sel epitel kubus. Cairan ini mengalir  ke dalam duktus sepanjang 2,5 cm dan dilapisi oleh sel-sel epitel transisional. Duktus ini bermuara diantara labia minor dan hymen dan dilapisi pada bagian ini terdiri atas epitel skuamosa.Oleh karena itu, kelenjar ini dapatberkembang menjadi karsinoma sel skuamosa atau adenokarsinoma.  PATOLOGI Obstruksi dari saluran bartolini distal bisa karena retensi sekresi dengan resultan dilatasi saluran dan formasi kista. Kista  bisa menjadi infeksi dan akhirnya berkembang menjadi abses. Kista saluran bartolini bisa saja tidak tampak sebelum menjadi abses.jika kista saluran bartolini tampak kecil dan tidak menjadi inflamasi, akan tampak asimptomatik. Jika kista menjadi infeksi, akan tampak bentuk abses. Pada Bartholinitis akuta kelenjar membesar, merah, nyeri dan tampak lebih panas dari daerah sekitarnya. Isinya cepat menjadi nanah yang dapat keluar melalui duktusnya, dan jika duktus tersumbat, mengumpul didalamnya dan menjadi abses yang kadang  kadang membesar menjadi sebesar telur bebek. Radang pada kelenjar bartolini dapat menjadi berulang-ulang dan akhirnya dapat menahun dalam bentuk kista bartolini.GAMBARAN KLINIS Jika kista duktus Bartholini masih kecil dan belum terjadi inflamasi, penyakit ini bisa menjadi asimptomatik. Kista biasanya nampak sebagai massa yang menonjol secara medial dalam introitus posterior pada regio yang duktusnya berakhir di dalam vestibula. Jika kista menjadi terinfeksi maka bisa terjadi abses pada kelenjar. Indurasi biasa terjadi pada sekitar kelenjar, dan aktivitas  seperti berjalan, duduk atau melakukan hubungan seksual bisa menyebabkan rasa nyeri pada vulva.  Kista duktus Bartholini dan abses glandular harus dibedakan dari massa vulva lainnya. Lesi vulva yang solid dan kistik yang sering ditemukan ditunjukkan pada Tabel 2. Karena kelenjar Bartholini biasanya mengecil saat menopause, pertumbuhan vulva pada wanita postmenopause harus dievaluasi untuk kemungkinan terjadinya keganasan , khususnya jika massa irregular, nodular dan indurasi persisten. Gejala Klinik Kista Bartholini tidak selalu menyebabkan keluhan akan tetapi kadang dirasakan sebagai benda padat dan menimbulkan kesulitan pada waktu koitus. Jika kista bartholini masih kecil dan tidak terinfeksi, umumnya asimtomatik.Tetapi bila berukuran besar dapat menyebabkan rasa kurang nyaman saat berjalan atau duduk.Tanda kista Bartholini yang tidak terinfeksi berupa penonjolan yang tidak nyeri pada salah satu sisi vulva disertai kemerahan atau pembengkakan pada daerah vulva.• Keluhan pasien pada umumnya adalah benjolan, nyeri, dan dispareunia. Penyakit ini cukup sering rekurens. Bartholinitis sering kali timbul pada gonorrea, akan tetapi dapat pula mempunyai sebab lain, misalnya treptokokus. Pada Bartholinitis akuta kelenjar membesar, merah, nyeri, dan lebih panas dari daerah sekitarnya. Isinya cepat menjadi nanah yang dapat  keluar  melalui duktusnya, atau jika duktusnya tersumbat, mengumpul di dalamnya dan menjadi abses yang kadang-kadang dapat menjadi sebesar telur bebek. Jika belum menjadi abses, keadaan bisa di atasi dengan antibiotika, jika sudah bernanah  harus dikeluarkan dengan sayatan.Adapun jika kista terinfeksi maka dapat berkembang menjadi Kista Bartholini dengan gejala klinik berupa  :• Nyeri saat berjalan, duduk, beraktifitas fisik, atau berhubungan seksual. • Umumnya tidak disertai demam, kecuali jika terinfeksi dengan mikroorganisme yang ditularkan melalui hubungan seksual atau ditandai dengan adanya perabaan kelenjar limfe pada inguinal. • Pembengkakan area vulva selama 2-4 hari. • Biasanya ada sekret di vagina, kira-kira 4 sampai 5 hari pasca pembengkakan, terutama jika infeksi yang disebabkan oleh bakteri  yang ditularkan melalui hubungan seksual. • Dapat terjadi ruptur spontan. • Teraba massa unilateral pada labia mayor sebesar telur ayam, lembut, dan berfluktuasi, atau terkadang tegang dan keras. Radang pada glandula Bartolini dapat terjadi berulang-ulang dan akhirnya dapat menjadi menahun dalam bentuk kista Bartholini.Kista tidak selalu menyebabkan keluhan, tapi dapat terasa berat dan mengganggu koitus. Jika kistanya tidak besar dan tidak menimbulkan gangguan, tidak perlu dilakukan tindakan apa-apa; dalam hal lain perlu dilakukan pembedahan. DIAGNOSIS Anamnesis yang baik dan pemeriksaan fisik Sangat mendukung suatu diagnosis. Pada anamnesis ditanyakan tentang gejala seperti :-  Panas, -  Gatal, -  Sudah berapa lama gejala berlangsung, -  Kapan mulai muncul, -  Faktor yang memperberat gejala, -  Apakah pernah berganti pasangan seks, -  Keluhan saat berhubungan, -  Riwayat penyakit menular seks sebelumnya, -  Riwayat penyakit kulit dalam keluarga, -  Riwayat keluarga mengidap penyakit kanker kelamin, -  Riwayat penyakit yang lainnya misalnya diabetes dan hipertensi, -  Riwayat pengobatan sebelumnya. Kista atau abses Bartholini di diagnosis melalui pemeriksaan fisik, khususnya dengan pemeriksaan ginekologis pelvis. Pada pemeriksaan fisis dengan posisi litotomi, kista terdapat di bagian unilateral, nyeri, fluktuasi dan terjadi pembengkakan yang eritem pada posisi jam 4 atau 8 pada labium minus posterior.  jika kista terinfeksi, pemeriksaan kultur jaringan dibutuhkan untuk mengidentifikasikan jenis bakteri penyebab abses dan untuk mengetahui ada tidaknya infeksi akibat penyakit menular seksual seperti Gonorrhea dan Chlamydia. Untuk kultur diambil swab dari abses atau dari daerah lain seperti serviks. Hasil tes ini baru dilihat setelah 48 jam kemudian, tetapi hal ini tidak dapat menunda pengobatan. Dari hasil ini dapat diketahui  antibiotik yang tepat yang perlu diberikan. Biopsi dapat dilakukan pada kasus yang dicurigai keganasan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-679562955706323436?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/679562955706323436/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2011/06/kista-bartolini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/679562955706323436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/679562955706323436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2011/06/kista-bartolini.html' title='KISTA BARTOLINI'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-1568424784942424496</id><published>2011-05-30T22:27:00.000-07:00</published><updated>2011-05-30T22:27:25.169-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kontrasepsi'/><title type='text'>alat kontrasepsi</title><content type='html'>&lt;h2&gt;7 Jenis Alat Kontrasepsi Yang Aman&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.tdwclub.com/wp-content/uploads/2010/09/Jenis-jenis-alat-kb.jpg"&gt;&lt;img class="aligncenter size-full wp-image-4435" title="Jenis-jenis alat kb" src="http://www.tdwclub.com/wp-content/uploads/2010/09/Jenis-jenis-alat-kb.jpg" alt="Jenis-jenis alat kb" width="480" height="284"  /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ketika Anda menikah, Anda mungkin sudah mempunyai beberapa rencana, misalnya Anda ingin tinggal dimana hingga berapa anak yang ingin Anda punya. Dalam hal ini Anda mungkin mempertimbangkan untuk melakukan keluarga berencana (KB).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tujuan utama pelaksanaan keluarga berencana dalam adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan dan ke¬sejahteraan ibu dan anak, keluarga serta masyarakat pada umumnya. Dengan berhasilnya pelaksanaan keluarga berencana diharapkan angka kelahiran dapat diturunkan, sehingga tingkat kecepatan perkembangan penduduk tidak melebihi ke¬mampuan kenaikan produksi. Dengan demikian taraf kehidupan dan kesejahteraan rakyat diharapkan akan lebih me¬ningkat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam program KB ini ada &lt;a title="7 jenis alat kontrasepsi yang aman" href="http://www.tdwclub.com/relasi/keluarga-relasi/7-jenis-alat-kontrasepsi-yang-aman/" target="_blank"&gt;7 jenis alat kontrasepsi yang aman&lt;/a&gt; sebagai berikut :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;1. Kondom&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Penggunaan kondom cukup efektif selama digunakan secara tepat dan benar. Kegagalan kondom dapat diperkecil dengan menggunakan kondom secara tepat, yaitu gunakan pada saat penis sedang ereksi dan dilepaskan sesudah ejakulasi. Alat kontrasepsi ini paling mudah didapat serta tidak merepotkan. Kegagalan biasanya terjadi bila kondom robek karena kurang hati-hati atau karena tekanan pada saat ejakulasi sehingga terjadi perembesan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;2. Spermatisida&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ini bahan sejenis bahan kimia aktif yang berfungsi ”membunuh” sperma. Dapat berwujud cairan, krim atau tisu vagina yang harus dimasukkan ke dalam vagina 5 menit sebelum senggama. Ketika memasukkan spermatisida kedalam vagina harus menggunakan alat yang telah disediakan dalam kemasan. Sangat tidak diperbolehkan menggunakan tangan!. Kegagalan sering terjadi karena waktu larut belum yang cukup, jumlah spermatisida yang digunakan terlalu sedikit atau vagina sudah dibilas dalam waktu kurang dari 6 jam usai senggama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;3. Vagina Diafragma&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Lingkaran cincin dilapisi karet fleksibel ini akan menutup mulut rahim bila dipasang dalam liang vagina 6 jam sebelum senggama. Efektifitasnya alat kontrasepsi ini bisa menurun bila terlalu cepat dilepas kurang dari 8 jam setelah senggama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; ”Permasalahanya, banyak wanita harus belajar dulu cara memasukkan kedalam vagina. Dan kebanyakan wanita Indonesia tidak terbiasa atau sungkan memasukkan jari ke dalam lubang vagina” jelas Dr. Prima&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;4. Pil KB&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Keuntungan pil ini adalah tetap membuat menstruasi teratur, mengurangi kram atau sakit saat menstruasi. Kesuburan Anda juga dapat kembali pulih dengan cara cukup menghentikan pemakaian pil ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;5.  Suntik KB&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jenis kontrasepsi ini pada dasarnya mempunyai cara kerja seperti pil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;6. Susuk KB&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Implant/susuk KB adalah kontrasepsi dengan cara memasukkan tabung kecil di bawah kulit pada bagian tangan yang dilakukan oleh dokter Anda. Tabung kecil berisi hormon tersebut akan terlepas sedikit-sedikit, sehingga mencegah kehamilan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;7. IUD (Spiral)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Intrauterine Device atau biasa juga disebut spiral karena bentuknya memang seperti spiral. Teknik kontrasepsi ini adalah dengan cara memasukkan alat yang terbuat dari tembaga kedalam rahim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Inilah 7 jenis alat kontrasepsi yang aman dan apapun pilihan Anda, silahkan konsultasikan dahulu dengan dokter kandungan Anda, dan bicarakan dengan pasangan agar tercipta rasa nyaman selalu.&lt;/p&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;AKPC_IDS += "4434,";&lt;/script&gt;&lt;h4&gt;Orang lain mencari artikel ini dengan keyword :&lt;/h4&gt; &lt;a href="http://www.tdwclub.com/relasi/keluarga-relasi/7-jenis-alat-kontrasepsi-yang-aman/" title="alat kontrasepsi yang aman"&gt;alat kontrasepsi yang aman&lt;/a&gt; (15), &lt;a href="http://www.tdwclub.com/relasi/keluarga-relasi/7-jenis-alat-kontrasepsi-yang-aman/" title="alat kontrasepsi"&gt;alat kontrasepsi&lt;/a&gt; (6), &lt;a href="http://www.tdwclub.com/relasi/keluarga-relasi/7-jenis-alat-kontrasepsi-yang-aman/" title="alat- alat kontrasepsi"&gt;alat- alat kontrasepsi&lt;/a&gt; (5), &lt;a href="http://www.tdwclub.com/relasi/keluarga-relasi/7-jenis-alat-kontrasepsi-yang-aman/" title="jenis alat kontrasepsi"&gt;jenis alat kontrasepsi&lt;/a&gt; (5), &lt;a href="http://www.tdwclub.com/relasi/keluarga-relasi/7-jenis-alat-kontrasepsi-yang-aman/" title="jenis jenis keluarga berencana"&gt;jenis jenis keluarga berencana&lt;/a&gt; (5), &lt;a href="http://www.tdwclub.com/relasi/keluarga-relasi/7-jenis-alat-kontrasepsi-yang-aman/" title="jenis-jenis alat kontrasepsi"&gt;jenis-jenis alat kontrasepsi&lt;/a&gt; (5), &lt;a href="http://www.tdwclub.com/relasi/keluarga-relasi/7-jenis-alat-kontrasepsi-yang-aman/" title="jenis-jenis kontrasepsi"&gt;jenis-jenis kontrasepsi&lt;/a&gt; (5), &lt;a href="http://www.tdwclub.com/relasi/keluarga-relasi/7-jenis-alat-kontrasepsi-yang-aman/" title="jenis alat kb"&gt;jenis alat kb&lt;/a&gt; (4), &lt;a href="http://www.tdwclub.com/relasi/keluarga-relasi/7-jenis-alat-kontrasepsi-yang-aman/" title="jenis - jenis alat kontrasepsi"&gt;jenis - jenis alat kontrasepsi&lt;/a&gt; (3), &lt;a href="http://www.tdwclub.com/relasi/keluarga-relasi/7-jenis-alat-kontrasepsi-yang-aman/" title="alat kb wanita yang aman dan nyaman"&gt;alat kb wanita yang aman dan nyaman&lt;/a&gt; (3)&lt;!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 6.391 ms --&gt;&lt;p&gt;Artikel &lt;a href="http://www.tdwclub.com/relasi/keluarga-relasi/7-jenis-alat-kontrasepsi-yang-aman/"&gt;7 Jenis Alat Kontrasepsi Yang Aman&lt;/a&gt; ini dipersembahkan oleh &lt;a href="http://www.TDWClub.com" title="TDWClub"&gt;TDWClub.com&lt;/a&gt;. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-1568424784942424496?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/1568424784942424496/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2011/05/alat-kontrasepsi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/1568424784942424496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/1568424784942424496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2011/05/alat-kontrasepsi.html' title='alat kontrasepsi'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-893763615822017078</id><published>2011-05-30T22:18:00.000-07:00</published><updated>2011-05-30T22:18:38.265-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kumpulan askep'/><title type='text'>PEMIMPIN DAN MASALAH KONFLIK</title><content type='html'>BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangDi kehidupan kepemimpinan zaman sekarang, para pemimpin dapat mempengaruhi moral dan kepuasan kerja, keamanan, serta kualitas kehidupan kerja dan tingkat prestasi organisasi tersebut.Oleh karena itu, peran pemimpin sangat penting dalam sebuah organisasi. Melihat permasalahan seperti ini, maka akan timbul berbagai pertanyaan, seperti; Bagaimana kita dapat menentukan seorang pemimpin yang efektif dan efisien? Dan, Apa yang dapat membuat seorang pemimpin itu akan bekerja dengan efektif dan efisien?. Maka akan timbul berbagai pemahaman yang berbeda-beda pula, misalnya ada yang mengatakan bahwa pemimpin yang efektif dan efisien itu memiliki karisma, berpandangan kedepan, arif dan bijaksana, intensias dan keyakinan diri, dan masih banyak pemahaman lainnya lagi. Tofik permasalahan ini yang akan kami bahas dalam makalah ini.B. Rumusan MasalahRumusan masalah yang akan dibahas dalam makalah ini yakni:1. Apakah defenisi dari konflik?2. Pendekatan apa saja yang dilakukan pemimpin terhadap suatu konflik?3. Teknik-teknik apa saja yang merangsang konflik?4. Menjelaskan alat-alat bagi  manajemen konflik!C. Tujuan1. Tujuan umumKami mempelajari makalah ini untuk mengetahui lebih mendalam tentang pemimpin dan masalah konflik2. Tujuan khusus1) Mengetahui pengertian peminpin dan konflik2) Mengetahui pendekatan pemimpin pada konflik3) Mengetahui tehnik merangsang konflik4) Mengetahui alat-alat bagi manajemen konflikBAB IIPEMBAHASANA. DefinisiKonflik adalah suatu persilisihan organisasi atau hubungan antara kelompokmerupakan suatu yang tidak dapat dihindarkan.Bahwa konflik tidak selalumerugikan kadang-kadang dalam batas-batas tertentu justru sangatbermanfaat bagi penciptaan perilaku yang efektif dalam organisasi.Konflikadalah benturan dari bermacam-macam paham, perselisihan, kurangmufakat, pergesekan, bahkan perkelahian, perlawanan dengan senjataperang.Konflik menurut Adam Ibrahim Indrawijaya adalah bentuk pertikaianyang terjadi dalam organisasi baik antara seseorang dengan orang yanglain, antara seseorang dengan kelompok, antara kelompok dengankelompok, maupun antara kelompok dengan organisasi atau mungkin pulaantara perseorangan dengan organisasi secara menyeluruh.Menurut Nardjana (1994) Konflik adalah akibat situasi dimana keinginan atau kehendak yang berbeda atau berlawanan antara satu dengan yang lain, sehingga salah satu atau keduanya saling terganggu.Menurut Killman dan Thomas (1978), konflik merupakan kondisi terjadinya ketidakcocokan antar nilai atau tujuan-tujuan yang ingin dicapai, baik yang ada dalam diri individu maupun dalam hubungannya dengan orang lain. Kondisi yang telah dikemukakan tersebut dapat mengganggu bahkan menghambat tercapainya emosi atau stres yang mempengaruhi efisiensi danproduktivitas kerja (Wijono,1993, B. Pendekatan Pemimpin pada konflikDalam kepemimpinan terdapat tiga pendekatan yang mendasar, yaitu 1. Pendekatan Sifat-sifat KepemimpinanPara teoritisi percaya bahwa kepemimpinan mempunyai sifat-sifat tertentu yang akan menjadikan mereka dapat ditiru dan arahan mereka juga diikuti.Terdapat beberapa penemuan lanjutan dari sifat-sifat kepemimpinan sebagai berikut:  Menurut Edwin Ghiselli, sifat-sifat kepemimpinan dapat dilihat dari kemampuan dalam kedudukannya sebagai pengawas (supervisory bility), Kebutuhan akan prestasi dalam pekerjaan, kecerdasan, ketegasan (decisiveness), Kepercayaan diri, dan inisiatif  Menurut Keith Davis, mengikhtisarkan 4 unsur sifat-sifat kepemimpinan yang berpengaruh pada kesuksesan kepemimpinan organisasi, yaitu; 1) Kecerdasan, 2) Kedewasaan dan keluasaan hubungan social, 3 ) Motivasi diri dan dorongan prestasi, dan 4) sikap-sikap hubungan duniawi.2. Pendekatan Perilaku KepemimpinanPendekatan perilaku memusatkan pada dua aspek perilaku kepemimpinan, yaitu fungsi-fungsi dan gaya-gaya kepemimpinan.Banyak terdapat gaya kepemimpinan yang dilakukan para pemimpin untuk menghadapi bawahan mereka. Berikut merupakan beberapa gaya kepemimpinan menurut orientasi yang berbeda-beda.3. Pendekatan Situaasional-“Contingency” Pendekatan ini menggambarkan bahwa gaya yang digunakan adalah bergantung pada factor-faktor seperti situasi, karyawan, tugas, organisasi dan variable-variabel lingkungan lainnya. C. Tehnik Merangsang KonflikKonflik dapat berlangsung dalam setiap tingkat dalam struktur organisasi masyarakaat.Konflik tidak dapat dihindari dan tidak dapat dihilangkan selama manusia masih dinamis. Oleh sebab itu perlu seni mengelola konflik tersebut, yaitu:a. Membuat standard dan penilaianb. Menentukan masalah kontroversial dan konflikc. Menganalilsa situasi dan evaluasi terhadap konflikd. Memilih tindakan yang tepat terhadap penyimpangan yang menimbulkan konflik.Pada umumnya pimpinan lebih suka menghindari konflik karena pemimpin adalah penyembuh luka daripada menjadi stimulator konflik. Seperti dijelaskan di atas, tidak semua konflik merugikan, justru kalau dapat dikelola dengan baik maka suasana baru akan muncul di lingkungan organisasi tersebut, gairah kerja akan muncul kembali pasca konflik. Organisasi tanpa konflik akan terasa hambar, tidak ada dinamika. Berkaitan dengan hal tersebut, ada bebarapa cara untuk merangsang timbulnya konflik antara lain:a. Komunikasi diputuskan/dikacaukanb. Mengacau struktur organisasi c. Menempatkan orang-orang yang mayoritas ringan dan punya banyak masalah untuk menjadi tenaga pimpinan.Stoner mengemukakan tiga cara dalam pengelolaan konflik, yaitu:merangsang konflik di dalam unit atau organisasi yang prestasi kerjanya rendah karena tingkat konflik yang terlalu kecil. Termasuk dalam cara ini adalah:1. minta bantuan dari luar 2. menyimpang dari peraturan(going against the book)3. menata kembali struktur organisasi4. menggalakkan kompetisi5. memilih manajer yang cocokMetoda Stimulasi KonflikMeliputi hal-hal berikut :• Pemasukan atau penempatan orang luar kedalam kelompok• Penyusunan kembali organisasi• Penawaran bonus, pembayaran insentif, dan penghargaan untuk mendorong      persaingan• Pemilihan manajer-manajer yang tepat• Perlakuan yang berbeda denggan kebiasaanD. Alat-alat Bagi Manajemen Konflikuntuk memahami sejauh mana keberhasilan intervensi manajemen konflik, segitiga konflik Johan Galtung (Asnawi dan Safruddin, 2003:248) dapat menjelaskannya. Dengan alat bantu tersebut akan dapat dilihat dan dipahami apa yang telah dilakukan dalam kaitannya dengan sudut-sudut segitiga dimaksud.Pertama, pada sudut P (perilaku), ukurannya adalah apakah intervensi pihak ketiga itu mampu merobah perilaku para aktor yang berkonflik sehingga mengurangi atau menghentikan kekerasan yang dilakukan. Atau sebaliknya apakah intervensi itu justru menyebabkan semakin lebih memperburuk keadaan. Hal ini sangat tergantung kepada cara-cara pihak ketiga dalam mempengaruhi proses yang berjalan melalui sikap dan perilakunya sendiri. Ketepatan entry-point, kepercayaan yang diperoleh, komitmen tidak memihak dan kemampuan melakukan pendekatan merupakan setumpuk modal yang dapat digunakan untuk mempengaruhi perilaku agresif kedua belah pihak yang bertikai.Kedua, pada sudut S (sikap), pihak ketiga harus mampu merobah sikap dan asumsi-asumsi dari aktor-aktor konflik. Kalau perilaku (P) itu mudah teramatai karena manifest dan dengan demikian dapat diambil tindakan yang sesuai untuk merespon keadaan, maka pada sudut S (sikap) dan sudut K (kontradiksi) bersifat laten. Menghadapi kenyataan ini, tantangan yang dihadapi pihak ketiga adalah bagaimana menyadarkan mereka yang tengah mengidap emosi permusuhan dan menghapuskan stereotype di benak aktor-aktor kedua belah pihak. Upaya ini sangat terkait dengan teknik pendekatan terhadap P (perilaku). Apabila perubahan P (perilaku) merupakan hasil suatu resolusi menyeluruh maka S (sikap) mengalami degradasi positif. Kemarahan dan penilaian negatif akan bergeser ke arah yang lebih positif. Kedua belah pihak akan bersedia saling menerima yang memudahkan proses dan mampu mencapai suatu perdamaian yang langgeng. Namun apabila perubahan P (Perilaku) merupakan suatu hasil “settelment” maka S (Sikap) tetap berada pada titik tidak bergerak. Sikap permusuhan dan pengakuan negatif tetap ada sehingga gencatan senjata atau perdamaian yang dicapai itu hanya bersifat sementara.Ketiga, pada sudut K (kontradiksi). Bagaimana pihak ketiga itu mampu mengatasi kontradiksi. Berhubungan sisi ini pun bersifat laten maka sama halnya dengan S (Sikap) sangat bergantung pada cara menangani P (Perilaku). K (Kontradiksi) adalah basis S (Sikap) yang menimbulkan P (Perilaku). Ukuran keberhasilan pihak ketiga adalah bagamana pihaknya mampu menyadarkan para aktor konflik untuk berpartisipasi secara jujur mengungkapkan K (kontradiksi) yang merupakan isu laten sebagai akar masalah penyebab konflik. Analogi pohon konflik yang diungkap Simon Fisher, dkk (Kartikasari, 2001:29) dapat membantu pihak ketiga menggali isu laten tersebut.BAB IVPENUTUPA. KesimpulanDari penjelasan diatas kami dapat simpulkan bahwa:Konflik adalah bentuk pertikaian yang terjadi dalam organisasi baik antara seseorang dengan orang yang lain, antara seseorang dengan kelompok, antara kelompok dengan kelompok, maupun antara kelompok dengan organisasi atau mungkin pula antara perseorangan dengan organisasi secara menyeluruh.Pendekatan Pemimpin pada konflik yakni: Pendekatan Sifat-sifatKepemimpinan, Pendekatan Perilaku Kepemimpinan, dan Pendekatan Situaasional-“Contingency”  Adapun teknik-teknik merangsang konflik yakni dengan memutuskan komunikasi, mengacau struktur organisasi, dan menempatkan orang yang tidak tepat menduduki posisi pemimpin.B. SaranSaran yang dapat kami berikan yakni:• Setiap pemimpin dalam organisasi sebaiknya memilki kemampuan dalam mengendalikan setiap konflik yang muncul.• Perlu adanya stimulus dalam menimbulkan konflik ke arah positif agar terjadi peningkatan persaingan dalam suatu organisasi yang nantinya meningkatkan kinerja anggota/ bawahan.• Pemimpin dalam menyelesaikan konflik tidak harus dengan kekerasan tetapi pendekatan-pendekatan yang tepat.DAFTAR PUSTAKA Ardiansyah, Firdan.  Komunikasi dan Manejemen Konflik. Posting pada hari Jum’at, 16 April 2010 pukul 16:16. Diakses pada 25 Mei 2011. Dalam situs http://firdan-ardiansyah.blogspot.com/2010/04/komunikasi-dan-manajemen-konflik.html Makalah Manajemen(Kepemimpinan Dan Manajemen Konflik) dalam: http://anselmusariirakmaking.blog.com/makalah-manajemenkepemimpinan-dan-manajemen-konflik/ Tyas. Manajemen konflik. Dalam  situs: http://petualangindonesia.com/forum/index.php?topic=603.0;wap2&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-893763615822017078?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/893763615822017078/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2011/05/pemimpin-dan-masalah-konflik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/893763615822017078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/893763615822017078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2011/05/pemimpin-dan-masalah-konflik.html' title='PEMIMPIN DAN MASALAH KONFLIK'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-1532308766581398041</id><published>2011-05-28T03:03:00.000-07:00</published><updated>2011-05-28T03:03:26.918-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kumpulan askep'/><title type='text'>imunisasi</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;IMUNISASI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Adalah suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkankekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga bila kelakia terpapar dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau sakit ringan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;PENGERTIAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Imunisasi berasal dari kata imun, kebal atau resisten. Anak diimunisasi,berarti diberikan kekebalan terhadap suatu penyakit tertentu. Anak kebal atauresisten terhadap suatu penyakit tetapi belum tentu kebal terhadap penyakityang lain. Karena itu Imunisasi harus diberikan secara lengkap. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;CARA PEMBERIAN &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: black;"&gt;Pada dasarnya, imunisasi adalah proses merangsangsistem kekebalan tubuh dengan cara memasukkan (baik itu melalui suntik atauminum) suatu virus atau bakteri. Sebelum diberikan, virus atau bakteri tersebuttelah dilemahkan atau dibunuh, bagian tubuh dari bakteri atau virus itu jugasudah dimodifikasi sehingga tubuh kita tidak kaget dan siap untuk melawan bilabakteri atau virus sungguhan menyerang.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;JENIS-JENISIMUNISASI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pada dasarnya ada2 jenis imunisasi, yaitu : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;* &lt;i&gt;ImunisasiPasif (Pasive Immunization)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;:&lt;span lang="IN"&gt;Imunisasi pasifini adalah &lt;i&gt;immunoglobulin&lt;/i&gt; yang didapatkan secara genetis melalui ibu. &lt;/span&gt;Memberikan imunitas sementara dengan pemberianantibodi (serum/imunoglobulin)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&amp;nbsp;Indikasi:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul type="square"&gt; &lt;ul type="square"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-list: l2 level2 lfo1; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 72.0pt;"&gt;Setelah terpapar terhadap infeksi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-list: l2 level2 lfo1; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 72.0pt;"&gt;Diperkirakan akan terpapar infeksi dikemudian hari &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 36.0pt; mso-list: l3 level1 lfo2; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;•&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Keuntungan:Antibodi dapat memberikan perlindungan segera setelah disuntikan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo3; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;•&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Kerugian :Antibodihanya bertahan 6-8 minggu ,Perlindungan hanya terbatas pada Ab humoral danhanya IgG &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 36.0pt; mso-list: l4 level1 lfo4; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;•&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Misalnya: HepatitisB immunoglobulin (HBIG) , Varicella zoster immunoglobulin (VZIG) , Rabiesimmunoglobulin (RIG) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;* &lt;i&gt;ImunisasiAktif (Active Immunization)&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;:Suatuproses untuk menstimulasi tubuh agar membentuk antibodi dan respon imun lainnya(mis, imunitas seluler) melalui pemberian vaksin atau toksoid &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;Vaksin :Suatu suspensi dari mikroorganisme &lt;u&gt;hidup&lt;/u&gt;atau mikroorganisme yang &lt;u&gt;inaktif&lt;/u&gt; atau fraksinya &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&amp;nbsp;Toxoids :Toksinbakteri yang dimodifikasi yg dihasilkan dari kultur bakteri yg tidak lagi toksiktetapi masih mempunyai kemampuan untuk menstimulasi pembentukan antitoksin &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 36.0pt; mso-list: l5 level1 lfo5; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;•&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;VaksinHidup &lt;i&gt;Attenuated:&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&amp;nbsp;Virus&amp;nbsp;&amp;nbsp;: Campak, gondongan, rubella, polio,&amp;nbsp;rota virus, Bakteri: BCG&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 36.0pt; mso-list: l1 level1 lfo6; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;•&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;i&gt;Inactivated Vaccines:&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&amp;nbsp;Virus(polio), bakteri (pertusis), rekombinan (hepatitis B), toksoid (difteri,tetanus)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&amp;nbsp;PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAHDENGAN IMUNISASI (PD3I)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: #002060;"&gt;a. Difteri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Adalah penyakit yang disebabkan bakteriCorynebacterium diphteriae dengan gejala panas lebih kurang 38oC disertaiadanya pseudo membran (selaput tipis) putih keabu-abuan pada tenggorokan(laring, faring, tonsil) yang tak mudah lepas dan mudah berdarah. Dapatdisertai nyeri menelan, leher membengkak seperti leher sapi (bull neck) dansesak nafas disertai bunyi (stridor) dan pada pemeriksaan apusan tenggorok atauhidung terdapat kuman difteri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: #002060;"&gt;b. Pertusis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteriBardetella pertusis dengan gejala batuk beruntun dan pada akhir batuk menariknafas panjang terdengar suara “hup” (whoop) yang khas, biasanya disertai muntah.Serangan batuk lebih sering pada malam hari. Akibat batuk yang berat dapatterjadi pedarahan selaput lendir mata (conjunctiva) atau pembengkakan disekitar mata (oedema periorbital). Lamanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;batuk bisa mencapai 1-3 bulan dan penyakit ini seringdisebut penyakit 100 hari. Pemeriksaan lab pada apusan lendir tenggorokan dapatditemukan kuman pertusis (Bordetella pertussis).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: #002060;"&gt;c. Tetanus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Adalah penyakit disebabkan oleh Clostridium tetanidengan terdiri dari tetanus neonatorum dan tetanus. Tetanus neonatorum adalahbayi lahir hidup normal dan dapat menangis dan menetek selama 2 hari kemudiantimbul gejala sulit menetek disertai kejang rangsang pada umur 3-28 hari.Tetanus dengan gejala riwayat luka, demam, kejang rangsang, risus sardonicus (mukasetan), kadang-kadang disertai perut papan dan opistotonus (badan melengkung)pada umur di atas 1 bulan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: #002060;"&gt;d. Tuberkulosis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Adalah penyakit yang disebabkan Mycobacteriumtuberculosa menyebar melalui pernapasan lewat bersin atau batuk, gejala awaladalah lemah badan, penurunan berat badan, demam dan keluar keringat pada malamhari. Gejala selanjutnya adalah batuk terus menerus, nyeri dada dan dapat terjadibatuk darah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: #002060;"&gt;e. Campak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Adalah penyakit yang disebabkan oleh virus measles,disebarkan melalui droplet bersin atau batuk dari penderita, gejala awalpenyakit adalah demam, bercak kemerahan, batuk, pilek, conjunctivitis (matamerah), selanjutnya timbul ruam pada muka dan leher, kemudian menyebar ke tubuh,tangan serta kaki.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: #002060;"&gt;f. Poliomielitis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Adalah penyakit pada susunan saraf pusat yangdisebabkan oleh satu dari tiga virus yang berhubungan, yaitu virus polio type1, 2, atau 3. Secara klinis penyakit polio adalah anak di bawah umur 15 tahunyang menderita lumpuh layu akut (acute flaccid paralysis/AFP). Penyebaran penyakitadalah melalui kotoran manusia (tinja) yang terkontaminasi. Kelumpuhan dimulaidengan gejala demam, nyeri otot dan kelumpuhan terjadi pada minggu pertamasakit. Kematian bisa terjadi jika otot-otot&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;pernapasan terinfeksi dan tidak segera ditangani.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: #002060;"&gt;g. Hepatitis B&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Adalah penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis Byang merusak hati. Penyebaran penyakit terutama melalui suntikan yang tidakaman, dari ibu ke bayi selama proses persalinan, melalui hubungan seksual. Infeksipada anak biasanya tidak menimbulkan gejala. Gejala yang ada adalah lemah,gangguan perut dan gejala lain seperti flu, urine menjadi kuning, kotoranmenjadi pucat. Warna kuning bisa terlihat pula mata ataupun kulit. Penyakit inibisa menjadi kronis dan menimbulkan Cirrhosis hepatis, kanker hati danmenimbulkan kematian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: #002060;"&gt;h. Meningitis Meningokokus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Adalah penyakit akut radang selaput otak yangdisebabkan oleh bakteri Neisseria meningitidis. Meningitis penyebab kematiandan kesakitan diseluruh dunia, CFR melebihi 50%, tetapi dengandiagnosis dini,terapi modern dan suportif CFR menjadi 5 - 15%. Pencegahan dapat dilakukan denganimunisasi dan kemoprofilkasis untuk orang-orang yang kontak dengan meningitisdan karier.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: #002060;"&gt;i. Demam Kuning (Yellow Fever)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Adalah penyakit infeksi virus akut dengan durasipendek (inkubasi 3 sd 6 hari) dengan tingkat mortalitas yang bervariasi,disebabkan oleh virus demam kuning dari genus Flavivirus, family Flaviviridae,vektor perantara adalah Aedes aegypti. Icterus sedang ditemukan pada awalpenyakit. Beberapa kasus berkembang menjadi stadium intoksikasi yang lebihberat ditandai dengan gejala hemoragik seperti epistaksis, perdarahan gingiva,hematemesis, melena, gagal ginjal dan hati, 20%- 50% kasus ikterik berakibatfatal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;IMUNISASIYANG DIBERIKAN PADA ANAK&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;a. BCG untukmencegah penyakit TBC &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;b. DPT untukmencegah penyakit-penyakit Difteri, Pertusis,&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dan Tetanus. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;c. Polio untukmencegah penyakit Poliomielitis. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;d. Campak untukmencegah penyakit Campak (Measles). &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;1. Imunisasi BCG, Ketahananterhadap penyakit TB (Tuberkulosis) berkaitan dengan keberadaan virus tuberclebacii yang hidup didalam darah. Itulah mengapa agar memiliki kekebalan aktif,dimasukkan jenis basil tak berbahaya ini ke dalam tubuh, alias vaksinasi BCG(Bacillus Celmette-Guerin)&lt;br /&gt;2. Imunisasi Hepatitis B, Imunisasi ini merupakan langkah efektif untukmencegah masuknya VHB, yaitu virus penyebab penyakit hepatitis B. Hepatitis Bdapat menyebabkan sirosis atau pengerutan hati, bahkan lebih buruk lagimengakibatkan kanker hati.&lt;br /&gt;3. Imunisasi Polio, Imunisasi polio akan memberikan kekebalan terhadap seranganvirus polio. Penyakit akibat virus ini dapat menyebabkan kelumpuhan.&lt;br /&gt;4. Imunisasi DTP, Dengan pemberian imunisasi DTP, diharapkan penyakit difteri,tetanus, dan pentusis, menyingkir jauh dari tubuh si kecil.&lt;br /&gt;5. Imunisasi Campak, Sebenarnya bayi sudah mendapatkan kekebalan campak dariibunya. Namun seiring bertambahnya usia, antibodi dari ibunya semakin menurunsehingga butuh antibodi tambahan lewat pemberian vaksin campak. Penyakit inidisebabkan oleh virus Morbili.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;TUJUAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Program imunisasibertujuan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian dari penyakit yangdapat dicegah dengan imunisasi. Pada saat ini, penyakit-penyakit tersebutadalah Difteri, Tetanus, Batuk Rejan (Pertusis), Campak (Measles), Polio danTuberkulosa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Pengendalian penyakit yangdapat dicegah dengan imunisasi berdasarkan Kepmenkes No. 1611/2005 tentangPedoman Penyelenggaraan Imunisasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;a. Tujuan Umum&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Turunnya angka kesakitan, kecacatan dan kematianakibat penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi (PD3I)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;b. Tujuan Khusus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;1) Tercapainya target Universal child immunization(UCI) yaitu cakupan imunisasi lengkap minimal 80% secara merata pada bayi di100% desa/kelurahan pada tahun 2010.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;2) Tercapainya eliminasi tetatus maternal dan neonatal(Maternal Neonatal Tetanus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Elimination/MNTE) (insidens di bawah 1/1000 kelahiranhidup dalam 1 tahun) di tingkat kabupaten/kota pada tahun 2012&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;3) Eradikasi Polio pada tahun 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;4) Tercapainya reduksi Campak (ReCam) 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;5) Memberikan kekebalan tubuh terhadap penyakitMeningitis meningokokus tertentu pada calon jemaah haji.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;6) Memberikan kekebalan efektif bagi semua orang yangmelakukan perjalanan berasal dari atau ke negara endemis demam kuning.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;7) Menurunkan angka kematian pada kasus gigitan hewanpenular Rabies.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;c. Strategi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;1) Memberikan akses (pelayanan) kepada masyarakat danswasta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;2) Membangun kemitraan dan jejaring kerja&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;3) Menjamin ketersediaaan dan kecukupan vaksin,peralatan rantai vaksin dan alat suntik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;4) Menerapkan sistem pemantauan wilayah setempat (PWS)untuk menentukan prioritas kegiatan serta tindakan perbaikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;5) Pelayanan imunisasi dilaksanakan oleh tenagaprofesional/terlatih&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;6) Pelaksanaan sesuai dengan standard&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;7) Memanfaatkan perkembangan methoda dan tekhnologiyang lebih efektif berkualitas dan efisien&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;8) Meningkatkan advokasi, fasilitasi dan pembinaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;d. Pokok-pokok kegiatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;1) Imunisasi rutin:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;a. Adalah kegiatan imunisasi yang secara rutin danterus menerus harus dilakukan pada periode waktu yang telah ditentukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;b. Berdasarkan kelompok usia sasaran, imunisasi rutindibagi menjadi : rutin pada bayi, wanita usia subur, dan anak sekolah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;2) Imunisasi tambahan – adalah kegiatan imunisasi yangdilakukan atas dasar ditemukannya masalah dari hasil pemantauan atau evaluasi.Kegiatan ini sifatnya tidak rutin, membutuhkan biaya khusus dan kegiatannyadilaksanakan pada suatu periode tertentu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Yang dimaksud dalam kegiatan imunisasi tambahan adalah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;a. Backlog fighting – adalah upaya aktif melengkapiimunisasi dasar pada anak yang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;berumur 1 - 3 tahun. Sasaran prioritas adalahdesa/kelurahan yang selama 2 tahun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;berturut turut tidak mencapai desa UCI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;b. Crash program – ditujukan untuk wilayah yangmemerlukan intervensi secara cepatuntuk mencegah terjadinya KLB. Kriteriapemilihan lokasi adalah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;1. Angka kematian bayi tinggidan angka PD3I tinggi; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;2. Infrastruktur (tenaga,sarana, dana kurang); &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;3.Desa yang selama 3 tahunberturut-turut tidak mencapai target UCI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;3) Imunisasi dalam penanganan KLB (Outbreak ResponseImunization/ORI)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;4) Kegiatan imunisasi khusus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;a. Pekan Imunisasi Nasional(PIN)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 36.0pt; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;b. Sub Pekan Imunisasi Nasional&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;c. Cacth-up campaign campak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;VAKSIN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;Vaksin, antiserum, dan imunologikal diperlukan manusiauntuk membantu mencegah atau mengatasi penyakit-penyakit tertentu. Vaksindiberikan untuk mencegah terkena penyakit tertentu seperti polio, hepatitis,cacar, dll; sedangkan antiserum dan imunologikal diberikan pada penderita yangsudah terinfeksi penyakit seperti tetanus, hepatitis B, dll.&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;Vaksin&lt;/b&gt; adalah sebuah senyawa antigen yangberfungsi untuk meningkatkan imunitas tubuh terhadap virus dengan menghasilkanantibodi. Vaksin terbuat dari virus yang telah dimatikan atau"dilemahkan" dengan menggunakan bahan-bahan tambahan lainnya sepertiformalaldehid, thymerosal dan lainnya. Sedangkan vaksinasi adalah suatu usahamemberikan vaksin tertentu ke dalam tubuh untuk menghasilkan sistem kekebalantubuh terhadap penyakit/virus tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Pengertian Vaksin adalah suatu produk biologis yangterbuat dari kuman, komponen kuman(bakteri, virus atau riketsia), atau racunkuman (toxoid) yang telah dilemahkan atau dimatikan dan akan menimbulkankekebalan spesifik secara aktif terhadap penyakit tertentu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;MACAM-MACAM VAKSIN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1.Vaksin BCG&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 11.25pt;"&gt;Imunisasi BCGtujuannya untuk memberikan kekebalan aktif &amp;nbsp;kepada bayi dan balita terhadap penyakit TBCParu Paru.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;2.Vaksin DPT ( Dipteri,Pertusis,Tetanus )&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Imunisasi DPT tujuannya untuk memberikan kekebalan yang&amp;nbsp;bersamaan terhadap &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;penyakit Dipteri,Pertusis dan&amp;nbsp; Tetanus.&lt;br /&gt;3.Vaksin Polio&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Imunisasi Polio tujuannya untuk memberikan kekebalan kepadabayi dan balita terhadap penyakit poliomielitis atau kelumpuhan.&lt;br /&gt;4.Vaksin Hepatitis B&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Imunisasi Hepatits Btujuannya untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit Hepatitis B ataupenyakit kuning.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;5. Vaksin campak&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Imunisasi campakmemberikan kekebalan aktif terhadap penyakit campak (tampek). Imunisasi campakdiberikan sebanyak 1 dosis pada saat anak berumur 9 bulan atau lebih. Padakejadian luar biasa dapat diberikan pada umur 6 bulan dan diulangi 6 bulankemudian.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;6. Vaksin TT (Tetanus Toksoid), untuk pemberiankekebalan aktif terhadap tetanus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;7. &amp;nbsp;Vaksin DT(Difteri dan Tetanus), untuk pemberian kekebalan simultan terhadap difteri dan tetanus.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;DOSIS DAN TEMPAT PEMBERIAN VAKSINIMUNISASI&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;1. BCG&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Vaksindisuntikkan secara intrakutan pada lengan atas, untuk bayi berumur kurang dari1 tahun diberikan sebanyak 0,05 mL dan untuk anak berumur lebih dari 1 tahundiberikan sebanyak 0,1 mL. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;2. DPT&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Biasanya vaksin DPTterdapat dalam bentuk suntikan, yang disuntikkan pada otot lengan atau paha.Dosis 0,5 ml secara intra muskular di bagian luar paha. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;3. Hepatitis B:Vaksin disuntikkansecara subkutan dalam sebanyak 0,5 mL. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;4. Polio:Vaksin disuntikkan secarasubkutan dalam sebanyak 0,5 mL.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;5. Campak:Vaksin disuntikkan secarasubkutan dalam sebanyak 0,5 mL.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;KONTRA INDIKASI&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;1. Kontra indikasi pemberian vaksinBCG:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; *Respon imunologikterganggu : infeksi HIV, def imun kongenital,leukemia, keganasan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; *Respon imunologik tertekan: kortikosteroid, obat kanker, radiasi&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; *Hamil&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;2. Kontra indikasi pemberian vaksinDPT:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; * Kelainanneurologis n terlambat tumbuh kembang&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Ada riwayat kejang&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Penyakitdegeneratif&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; * Pernah sebelumnya divaksinasi DPT menunjukkan:anafilaksis, ensefalopati, kejang, renjatan, hiperpireksia, tangisan/teriakanhebat.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;3. Kontra indikasi pemberian vaksinPolio:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; defisiensiimunologik atau kontak dengannya&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;4. Kontra indikasi pemberian vaksinHepatitis B:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; Tidak adakontraindikasi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;5. Kontra indikasi pemberian vaksincampak:&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * infeksi akut yang disertai demam lebih dari 38°Celsius&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * gangguan sistem kekebalan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * pemakaian obat imunosupresan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * alergi terhadap protein telur&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * hipersensitivitas terhadap kanamisin dan eritromisin&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * wanita hamil.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;KEJADIAN IKUTAN PASCAIMUNISASI (KIPI)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;KIPI adalah kejadian sakityang mungkin timbul setelah imunisasi. kejadian ini umumnya terjadi dalam masa&lt;br /&gt;&amp;nbsp;satu bulan setelah imunisasi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;1. BCG&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; setelah 2 mingguakan terjadi pembengkakan kecil dan merah di tempat suntikan. setelah 2-3minggu kemudian pembengkakan menjadi abses kecil yang menjadi luka dengan garistengah sekitar 10mm. jangan diberi obat apapun, dan biarkan luka tetap terbuka.luka tersebut akan sembuh dengan sendirinya dan meninggalkan parut yang kecil.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;2. DPT&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; kadang2 bayimenderita panas setelah mendapat vaksin ini. tetapi panas ini umumnya akansembuh dalam 1-2 hari. sebagian bayi merasa nyeri, sakit, merah atau bengkak ditempat suntikan. sedangkan sebagian bayi lainnya tidak. keadaan ini tidakberbahaya dan tidak perlu pengobatan, akan sembuh sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;3. Polio&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; tidak ada efeksamping&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;4. Campak&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; anak mungkinpanas pada hari ke 5-12 sesudah suntikan. kadang2 disertai kemerahan pada kulitseperti&amp;nbsp; campak. hal ini adalah gejala penyakit campak ringan dan umumnyasetelah 1-2 hari akan hilang.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;5. Hepatitis B&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; tidak ada efeksamping&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Yang Perlu Disampaikan Kepada Ibu Yang Anaknya Demam Setelah Diimunisasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * lebih sering meneteki (ASI) dari biasanya, untuk menjaminbayi/anak menerima cukup zat cair.jika bayi berusia lebih dari 6 bulan bolehdiberi tambahan air minum.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * memberikan obat penurun panas dengan dosis sesuai anjurandokter.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * mengompres dahi bayi dengan menggunakan kain yang dibasahiair hangat.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * membawa bayi ke dokter atau layanan kesehatan jika demamberlanjut.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;&lt;img alt="http://www.medicastore.com/images/jadwal_imunisasi.jpg" height="283" src="file:///C:/DOCUME~1/MIZZGR~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.jpg" v:shapes="_x0000_i1027" width="490" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;Vaksin secara umum cukup aman. Keuntunganperlindungan yang diberikan vaksin jauh lebih besar daripada efek samping yangmungkin timbul. Dengan adanya vaksin maka banyak penyakit masa kanak-kanak yangserius, yang sekarang ini sudah jarang ditemukan.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;ANTISERUM ATAU ANTITOKSIN&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;merupakan zat anti terhadap toksin. Zat toksin iniberasal dari sejenis racun yang dikeluarkan oleh kuman atau virulen. Racun inidikeluarkan dari hewan (zootoksin) dan tumbuhan (fitotoksin). &lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;Zat antitoksin ini digunakan sebagai penangkal dariberbagai macam penyakit pada manusia. Zat ini menggunakan serum binatang,tumbuhan, atau manusia yang telah dibuat kebal terhadap suatu penyakit akibatracun tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;Antitoksin yang biasa digunakan untuk menetralkanracun di dalam tubuh adalah antitetanus serum (ATS), antidifteri serum (ADS),dan serum antibisa ular (SABU), dan jenis antitoksin lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;Antitoksin diphteheria dihasilkan dari larutansteril globulin-globulin antibodi yang dimurnikan dan dipekatkan. Zat iniberasal dari serum atau plasma darah seekor binatang sehat seperti kuda yangdiimunisasi terhadap toksin difteri. Antitoksin ini digunakan sebagai agenimunisasi pasif, yang diberikan secara intramuskuler dan intravena.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;Sedangkan untuk tetanus antitoksin, merupakanlarutan steril globulin-globulin antibodi yang dimurnikan dan dikonsentrasikan.Zat ini diperoleh serum atau plasma daerah dari binatang sehat yang diimunisasiterhadap toksin atau toksoid tetanus. Penggunaannya dilakukan secaraintramuskuler dan subkutan atau intravena.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;IMUNOGLOBULIN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;adalahsejenis protein yang terdapat dalam peredaran darah manusia yang berfungsidalam sistem kekebalan tubuh. Saat ini imunoglobulin injeksi telah digunakanuntuk mengobati beberapa penyakit, umumnya penyakit-penyakit yang berkaitandengan malfungsi sistem kekebalan tubuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;Imunoglobulin adalah protein yang berfungsi sebagaiantibodi spesifik untuk menetralkan sel-sel asing. Deviasi persentase normalimunoglobulin karakteristik sifatnya pada banyak kelainan-kelainan sistem imun,termasuk kanker, kelainan-kelainan hati, rheumatoid artritis dan lupus. Tes inimengidentifikasi imunoglobulin G, imunoglobulin A dan imunoglobulin M dalamsampel darah.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;Di medicastore anda dapat mencari informasi lengkapvaksin, antiserum &amp;amp; imunologikal dengan merk yang berbeda denganmengetikkan nama atau indikasi obat di search engine medicastore. Sehingga andadapat memilih dan beli obat vaksin, antiserum &amp;amp; imunologikal denganpengetahuan anda.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;JADWALPEMBERIAN IMUNISASI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;Jadwal Pemberian Imunisasi Pada Bayi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;img height="339" src="file:///C:/DOCUME~1/MIZZGR~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image003.gif" v:shapes="Picture_x0020_1" width="551" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;img height="440" src="file:///C:/DOCUME~1/MIZZGR~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image005.gif" v:shapes="Picture_x0020_2" width="551" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Tabel berikut adalah jenisimunisasi yang dianjurkan pada masa kanak-kanak serta tabel penyakit infeksiyang paling sering terjadi pada anak-anak.&lt;/div&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" class="MsoNormalTable" style="background: #DDE8F8; mso-cellspacing: 0cm; mso-padding-alt: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt; mso-yfti-tbllook: 1184;"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr style="mso-yfti-firstrow: yes; mso-yfti-irow: 0;"&gt;  &lt;td style="background: #95BDF7; padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Penyakit&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="background: #95BDF7; padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Waktu&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="background: #95BDF7; padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: white;"&gt;Reaksi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="background: #95BDF7; padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: white;"&gt;Perlindungan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr style="mso-yfti-irow: 1;"&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Imunisasi DPT, difteri, batuk  rejan (partusis), tetanus&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Suntikan pada umur 2, 4, 6, 18  bulan. Dan diulang pada 4-5 tahun&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Anak bisa demam, tempat suntikan  terasa sakit.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Tetanus harus diulang setiap 5  tahun supaya terhindar dari tetanus&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr style="mso-yfti-irow: 2;"&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Polio&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Vaksin diminum pada usia 0, 2, 3,  4, 6, 18 bulan dan ulangi pada umur 5 tahun&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Tidak ada&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Harus diulang agar selalu  terlindung&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr style="mso-yfti-irow: 3;"&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Campak&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Suntikan pada usia 9 bulan dan  diulang pada usia 6 tahun&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Demam dan timbul bercak-bercak&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Tidak diketahui berapa lama sejak  vaksinasi terakhir&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr style="mso-yfti-irow: 4;"&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Tuberkolosa (BCG)&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Suntikan pada usia 0-3 bulan dan  diulang pada usia 10-13 tahun, kalau dianggap perlu.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Sakit dan kaku di tempat suntikan&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Seumur hidup&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr style="mso-yfti-irow: 5; mso-yfti-lastrow: yes;"&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;d. Alat Pemantau Suhu Untuk Mengetahui Kondisi Vaksin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Vaccine Vial Monitor (VVM)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;1) VVM adalah alat pemantau paparan suhu panas, fungsi: untukmemantau suhu vaksin selama dalam perjalanan maupun dalam penyimpanan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;2) VVM ditempelkan pada setiap vial vaksin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;3) Mempunyai bentuk lingkaran dengan bentuk segi empat pada bagiandalamnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;4) Diameter VVM sekitar 0,7 cm (7mm)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;5) VVM mempunyai karakteristik yang berbeda, spesifik untuk tiapjenis vaksin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;6) Setiap jenis vaksin mempunyai VVM tersendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Termometer Muller&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;1) Suatu alat pengukur suhu tanpa menggunakan sensor pengukur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;2) Dimasukkan ke dalam lemari es atau freezer, digunakan untukmemantau suhu selama pengiriman vaksin atau pada saat penyimpanan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Freeze Watch&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;1) Suatu alat pemantau suhu dingin di bawah 0oC.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;2) Alat ini menggunakan cairan berwarna biru sebagai indikator,bila freeze watch terpapar suhu di bawah 0oC maka latar belakang putih yang adaberubah menjadi biru, kadaluarsa adalah 5 tahun dari tahun produksi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Freeze Tag&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;1) Suatu alat pemantau suhu dingin di bawah 0oC.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;2) Digerakkan dengan baterai 1,5 volt yang dapat bertahan selama 3tahun, menggunakan sistem elaktronik dengan menampilkan tanda rumput (&lt;span style="font-family: Arial, sans-serif;"&gt;��&lt;/span&gt;)atau silang (X).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;3) Bila tanda rumput pada monitor berubah menjadi tanda silang halini menandakan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;bahwa sudah terpapar pada suhu di bawah &lt;span style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 12pt; position: relative; top: 3pt;"&gt;&lt;img height="19" src="file:///C:/DOCUME~1/MIZZGR~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image007.gif" v:shapes="_x0000_i1025" width="16" /&gt;&lt;/span&gt;C selama lebih dari 1 jam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;e.Cara Pemeriksaan Vaksin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;UJI KOCOK (Shake Test)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;Dilakukan untuk meyakinkan apakah vaksin tersangka beku masihlayak digunakan &amp;nbsp;atau tidak.Caramelakukan uji kocok:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;1) Pilih satu contoh dari tiap tipe dan batch vaksin yangdicurigai pernah beku, utamakan dengan evaporator dan bagian lemari es yangpaling dingin. Beri label ”Tersangka Beku”. Bandingkan dengan vaksin dari tipedan batch yang sama yang sengaja dibekukan hingga beku padat seluruhnya danberi label ”Dibekukan”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;2) Biarkan contoh ”Dibekukan” dan vaksin ”Tersangka Beku” sampaimencair seluruhnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;3) Kocok contoh ”Dibekukan” dan vaksin ”Tersangka Beku” secarabersamaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;4) Amati contoh ”Dibekukan” dan vaksin ”Tersangka Beku”bersebelahan untuk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;membandingkan waktu Pengendapan (umumnya 5-30 menit)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;5) Bila terjadi:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;a) Pengendapan vaksin ”Tersangka Beku” lebih lambat dari contoh”Dibekukan”: vaksindapat digunakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;b) Pengendapan vaksin ”Tersangka Beku” lebih cepat dari contoh”Dibekukan”: vaksin jangan digunakan, vaksin sudah rusak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;6) Harus melakukan uji kocok untuk tiap vaksin yang berbeda batchdan jenis vaksinnya dengan kontrol ”Dibekukan” yang sesuai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;f.Penanganan Vaksin Rusak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;Vaksin yang disebut rusak adalah sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;1) Vaksin yang sudah menunjukkan indikator VVM pada tingkat C danD berarti sudah rusak dan tidak dapat digunakan lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;2) Vaksin yang sudah lewat tanggal kadaluarsa (expiry date)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;3) Vaksin yang beku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;4) Vaksin yang pecah. Vaksin yang rusak dikeluarkan dari lemaries, kemudian dilaporkan kepada atasan petugas. Jika sedikit dapat dimusnahkansendiri oleh Puskesmas, tetapi bila banyak dapat dikumpulkan ke DinkesKabupaten/Kota dengan dibuat berita acara pemusnahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;g. Penanganan Vaksin Sisa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;Sisa vaksin yang telah dibuka pada pelayanan Posyandu tidak bolehdigunakan lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;Sedangkan pelayanan imunisasi stasis (di Puskesmas, Poliklinik)sisa vaksin dapat dipergunakan lagi dengan ketentuan sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;1) Vaksin tidak melewati tanggal kadaluarsa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;2) Tetap disimpan dalam suhu +20C - +80C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;3) Kemasan tidak pernah tercampur/terendam dengan air&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;4) VVM tidak menunjukkan indikasi paparan panas yang merusakvaksin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;5) Pada label agar ditulis tanggal pada saat Vial pertama kalidipakai/dibuka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;6) Vaksin DPT, DT, TT, Hepatitis B, dan DPT-HB dapat digunakankembali hingga 4 minggu sejak vial vaksin dibuka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;7) Vaksin Polio dapat digunakan kembali hingga 3 minggu sejak vialdibuka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;8) Vaksin Campak karena tidak mengandung zat pengawet hanya bolehdigunakan tidak lebih dari 8 jam sejak dilarutkan, sedangkan Vaksin BCG hanyaboleh digunakan 3 jam setelah dilarutkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; mso-outline-level: 2;"&gt;&lt;a href="http://info-ilmu-kebidanan.blogspot.com/2010/11/imunisasi-untuk-ibu-hamil.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: windowtext; text-decoration: none;"&gt;IMUNISASIUNTUK IBU HAMIL&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; mso-outline-level: 2;"&gt;&lt;br /&gt;Tujuan pemberian imunisasi adalah secara epidemiologis untuk menurunkan insidentetanus neonatarum menjadi 1 per 10.000 kelahiran hidup. Selain itu ia jugamenekan angka kematian tetanus neonatarum menjadi separuh dari CFR (casefatality rate) sebelumnya, dengan jalan menemukan kasus dan mencari faktorrisiko. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan risiko yaitu meliputistatus imunisasi tetanus toksoid ibu hamil dan pertolongan persalinan danperawatan tali pusat. Selain pemberian tetanus toksoid, ibu hamil juga diberiimunisasi hepatitis B, tetapi pemberian hepatitis B ini adalah hanya untukibu-ibu hamil yang beresiko tinggi terhadap hepatitis B. Ibu-ibu hamil yangberesiko tinggi terhadap pneumonia atau influenza diberikan juga vaksininfluenza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idealnya, wanita usia subur harus diimunisasi sebelum hamil untuk melindungibayi mereka terhadap penyakit serius. Sebagai contoh, rubella menyebabkankerusakan serius pada janin yang belum lahir dan dapat dicegah dengan vaksinrubella. Varicella (cacar air) dapat menyebabkan cacat lahir pada janin danpneumonia fatal pada ibu, melainkan dapat dicegah dengan vaksin varicella.Tetanus pada bayi baru lahir, sering fatal, dicegah jika ibu telah diimunisasi,seperti halnya dengan banyak penyakit dapat dicegah dengan vaksin lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun banyak obat, termasuk beberapa vaksin, yang dihindari selama kehamilankarena berpotensi membahayakan ibu atau janin, beberapa vaksin sebenarnyadianjurkan untuk wanita hamil. imunisasi tertentu selama kehamilan akanmeningkatkan kesehatan ibu dan orang lain akan melindungi anak dengan cara antibodiibu yang tetap pada anak untuk 3-6 bulan pertama kehidupan.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Sementara obat-obatan tertentu dapat membahayakan janin yang sedang berkembang,risiko janin berkembang yang dirugikan dengan vaksinasi dari ibu selamakehamilan tetap hanya teoritis. Saat ini, tidak ada bukti risiko dari vaksinasiibu hamil dengan vaksin virus atau bakteri atau toksoid. vaksin dilemahkanLive, termasuk MMR dan varicella, merupakan keprihatinan teoritis yang lebihbesar, sehingga dianjurkan bahwa perempuan menghindari kehamilan sebagailangkah pencegahan untuk setidaknya 28 hari setelah pemberian vaksin tersebut.Aturan 28-hari digunakan meskipun tidak ada bukti dalam studi sebelum kerusakanpada janin ketika ibu hamil menerima satu dari vaksin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita hamil dan penyedia layanan kesehatan harus selalu mempertimbangkanrisiko dan manfaat vaksin serta risiko dari penyakit ini sebelum memberikanatau menerima vaksin. Imunisasi sebelum konsepsi selalu disukai untuk imunisasiselama kehamilan untuk mencegah penyakit pada anak. Setelah melahirkan,perempuan rentan terhadap rubella atau varicella harus diimunisasi dengan MMRatau vaksin varicella sebelum pulang dari rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyusui tidak mengganggu respon terhadap vaksin yang direkomendasikan untukorang dewasa. Meskipun vaksin rubella virus telah ditemukan di susu manusia,ini dan lain vaksin diberikan kepada ibu selama kehamilan atau segera setelahmelahirkan tidak terbukti mengganggu respon imun anak-anak untuk vaksin. Juga,tidak ada anak telah mengembangkan penyakit dari vaksin yang diberikan kepadaibu mereka. ASI mengandung antibodi dan faktor-faktor lain yang dapat membantumelindungi bayi terhadap penyakit menular banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) telah menerbitkan jadwalimunisasi dewasa yang direkomendasikan, termasuk untuk wanita hamil. Vaksindirekomendasikan untuk semua wanita hamil&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;br /&gt;Influenza. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ibu hamil yang terinfeksi dengan virus influenza akan meningkatkan risiko rawatinap, komplikasi medis yang serius, dan hasil kehamilan yang merugikan.Imunisasi wanita hamil dengan vaksin virus influenza inaktif yang efektif dalammengurangi infeksi saluran pernapasan demam pada wanita hamil. Imunisasi ibuselama kehamilan juga melindungi bayi yang baru lahir karena dia melewatiantibodi kekebalan di plasenta (antibodi influenza sebenarnya lebih tinggi didalam darah tali pusat daripada di darah ibu). Bayi dengan account infeksivirus influenza untuk rawat inap banyak dan cenderung untuk infeksi pernafasanbakteri. Kematian Anak Usia berhubungan dengan infeksi virus influenza terjadipaling sering pada bayi kurang dari usia 6 bulan. Sayangnya, selama 6 bulanpertama kehidupan, tidak ada vaksin atau obat anti-virus influenza yangtersedia. Untuk alasan ini, perempuan hamil harus menerima vaksin virus influenzadan mereka yang akan membantu untuk merawat bayi baru lahir harus divaksinasijuga. Studi tentang vaksinasi influenza lebih dari 2.000 wanita hamil telahmenunjukkan tidak ada efek samping untuk janin dari vaksin. Namun, vaksininfluenza hidung tidak boleh diberikan kepada wanita hamil karena merupakanvaksin virus hidup.&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;br /&gt;Tetanus. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tetanus pada bayi baru lahir-begitu umum di seluruh Amerika-dicegah jika ibusudah diimunisasi. Hal ini karena ibu yang melewati kekebalan antibodi kepadabayi di plasenta. Sang ibu yang kebal jika dia telah diimunisasi sebelum hamilatau selama kehamilan. Seorang ibu hamil yang status imunisasi tetanus tidakpasti atau yang terakhir imunisasi lebih dari 10 tahun yang lalu harusdiimunisasi terhadap tetanus. Hal ini biasanya diberikan dikombinasikan denganvaksin difteri toksoid (produk yang disebut Td). Baru-baru ini vaksin Td baruyang juga berisi vaksin pertusis telah dilisensi untuk orang dewasa (Tdap)termasuk untuk digunakan bagi wanita di kelompok usia subur. Kehamilan bukanmerupakan kontraindikasi untuk Tdap imunisasi. Namun, pada saat ini, CDCmerekomendasikan bahwa wanita hamil yang menerima terakhir toksoid tetanusvaksin yang mengandung kurang dari 10 tahun yang lalu menerima Tdap dalamperiode pasca-melahirkan sesuai dengan rekomendasi vaksinasi rutin. Jika dosisterakhir toksoid tetanus-vaksin yang mengandung lebih dari 10 tahun sebelumnya,mereka lebih suka bahwa ia akan diimunisasi dengan Td selama trimester keduadan ketiga bukan Tdap.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Vaksin bahwa perempuan hamil seharusnya tidakmenerima&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, vaksin hidup yang dilemahkan adalah kontraindikasi bagi wanitahamil karena risiko teoritis penularan virus vaksin untuk janin. Hidup berikut,vaksin dilemahkan tidak boleh diberikan selama kehamilan kecuali dalam kondisiyang tidak biasa:&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Influenza live virus vaccine (nasal spray)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Oral poliovirus vaccine&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Measles-containing vaccines&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Mumps-containing vaccines&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Rubella-containing vaccines&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Smallpox (vaccinia) vaccine&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Typhoid vaccine (Ty21a)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Varicella (chickenpox) live virus vaccine&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Yellow fever vaccine&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Varicella. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Varicella (atau, cacar air) Vaksin universal dianjurkan untuk semua anak danorang dewasa tidak hamil yang rentan, tetapi tidak diberikan kepada wanitahamil. Ibu hamil yang mengalami cacar (varicella) mengalami peningkatan risikomemiliki penyakit parah dan sebagian kecil dari mereka mungkin bayi dilahirkandengan sindrom varicella kongenital. Rentan wanita yang terkena varicella (atausirap, yang disebabkan oleh virus yang sama) harus menerima globulin imunvaricella-zoster (VariZIG) dalam waktu 96 jam, yang dapat mencegah ataumemodifikasi infeksi. Obat anti virus biasanya diperuntukkan bagi wanita hamildengan penyakit cacar air parah. Bayi lahir dari ibu yang menderita cacar airdalam waktu 5 hari dari pengiriman juga diberikan VariZIG dalam 48 jam setelahpengiriman untuk mencegah mereka dari memiliki penyakit serius. Vaksinasidengan vaksin varicella virus hidup selama kehamilan tidak dianjurkan, meskipunvaksinasi sengaja tidak dikaitkan dengan hasil yang merugikan. Seorang anggotarumah tangga hamil bukan merupakan kontraindikasi untuk imunisasi varicelladari seorang anak dalam rumah tangga itu, namun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus vaksin varicella jarang menyebar dari orang divaksinasi yangmengembangkan ruam untuk orang yang rentan dalam rumah tangga. Resiko bagiwanita hamil rentan dan janinnya harus sangat rendah setelah jenis tampilanini. Namun, wanita hamil yang percaya bahwa dia rentan terhadap cacar air danyang memiliki eksposur rumah tangga kepada seseorang yang mengembangkan ruamsetelah imunisasi varicella harus memberitahu dokternya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idealnya, perempuan harus kebal terhadap cacar air sebelum hamil, baik darivaksin atau cacar air. Pada akhir kehamilan, perempuan rentan harus menerimadosis pertama vaksin cacar air sebelum dibuang dari fasilitas kesehatan. Dosiskedua harus diberikan 4-8 minggu kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Campak, gondok, dan rubella. Campak, gondok, dan rubella vaksin virushidup-biasanya diberikan bersama sebagai MMR-tidak boleh diberikan selamakehamilan. Namun, karena campak meningkatkan risiko aborsi spontan ataukelahiran prematur, wanita hamil rentan diberikan globulin imun dalam waktuenam hari setelah terpapar. Virus gondok belum dikaitkan dengan masalah selamakehamilan. Liar infeksi virus rubella pada awal kehamilan memiliki risikotinggi menyebabkan sindrom rubella bawaan (CRS) pada janin. Ini adalah penyakityang merusak yang dapat dicegah dengan penggunaan vaksin sebelum kehamilan.Wanita hamil disaring awal kehamilan untuk memastikan bahwa mereka kebal. Jikarentan dan terbuka, wanita hamil dan dokter bersama-sama akan perlu untukmempertimbangkan pilihan-nya. Wanita-rentan rubella harus diimunisasi denganMMR pada periode pasca-partum segera. Namun, CDC telah mengikuti hasil darivaksinasi rubella sengaja ibu hamil dan tidak ada kasus CRS telah terdeteksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penularan virus vaksin MMR dalam rumah tangga belum terbukti (kecuali virusrubella dari ibu menyusui untuk bayi mereka). Dengan demikian, anak-anak rentanharus diimunisasi apakah atau tidak ada kontak serumah hamil.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Demam kuning. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Live dilemahkan vaksin demam kuning tidak diketahui menyebabkan malformasiperkembangan. Hal ini hanya diberikan kepada wanita hamil jika melakukanperjalanan ke daerah endemik di mana dia akan beresiko terkena demam kuningtidak dapat dihindari.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Demam tipus. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Baik hidup dilemahkan Ty21a maupun polisakarida Vi vaksin demam tifoid telahdiuji pada wanita hamil atau menyusui. Beberapa ahli mungkin mempertimbangkanvaksin polisakarida bagi wanita hamil atau menyusui jika melakukan perjalananke daerah endemik tidak dapat dihindari dan ia mungkin beresiko terkena Salmonellatyphi (penyebab demam tifoid).&lt;br /&gt;Vaksin untuk beberapa wanita hamil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vaksin berikut harus dipertimbangkan untuk ibu hamil yang berisiko untukmemperoleh atau sedang terkena penyakit ini. Karena aborsi spontan terjadilebih sering pada trimester pertama kehamilan, beberapa dokter kandungan lebihmemilih untuk menghindari pemberian vaksin selama ini, jika mungkin, untukmenghindari asosiasi temporal yang mungkin terjadi. &lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;br /&gt;Hepatitis B virus. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hepatitis B (HBV) infeksi selama kehamilan dapat mengakibatkan penyakit beratbaik bagi ibu, janin, dan akhirnya untuk neonate. Imunisasi dianjurkanuniversal di Amerika Serikat untuk semua orang di bawah usia 18 tahun danmereka lebih tua dari yang yang mengalami peningkatan risiko eksposur.Kehamilan bukan merupakan kontraindikasi untuk imunisasi HBV dan vaksin harusdiberikan kepada orang-orang dengan risiko pekerjaan atau gaya hidup, kelompokrisiko khusus pasien (seperti yang menjalani hemodialisis), mereka yangmemiliki penyakit menular seksual lainnya, rumah tangga dan kontak seksualpembawa HBV, penjara tahanan, dan untuk pelancong internasional untukdaerah-daerah endemik. Semua wanita hamil harus memiliki skrining prenatal diniuntuk kekebalan tubuh dan, jika rentan dan jika mereka memiliki faktor risiko,harus diimunisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua wanita hamil harus diskrining untuk infeksi hepatitis virus B aktifkarena kebanyakan perempuan yang terinfeksi tidak tahu dan, jika merekamemiliki infeksi hepatitis B, bayi baru lahir harus menerima kelahiran dosisvaksin hepatitis B dan hepatitis B globulin imun -memberikan baik di dalam jamlahir mengurangi kemungkinan bahwa anak akan menjadi terinfeksi virus hepatitisB dan, jika terinfeksi, mengurangi kemungkinan bahwa bayi akan terinfeksisecara kronis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Pneumococcal infeksi. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pneumococcal vaksin polisakarida (PPV23) diindikasikan untuk kondisi medistertentu (seperti [ketiadaan limpa] asplenia, metabolik, penyakit ginjal,jantung, dan paru-paru, dan imunosupresi). Wanita hamil dengan kondisi tersebutjuga harus menerima vaksin, sebaiknya sebelum hamil-tapi dapat diberikan kepadawanita hamil jika dia belum pernah diimunisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Rabies eksposur. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Risiko rabies jauh melebihi risiko teoritis dari vaksin jika ibu hamil telahterkena penyakit ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infeksi meningokokus. Studi ibu hamil diimunisasi dengan vaksin polisakaridameningokokus dan bayi mereka tidak menunjukkan efek yang merugikan. Ini berartibahwa vaksin yang kemungkinan besar akan aman bagi wanita hamil yang berisikotinggi untuk infeksi meningokokus. Karena vaksin konjugasi baru meningokokus(MCV4) adalah vaksin yang lebih disukai untuk orang 11-55 tahun, banyak ahliakan lebih suka untuk memberikan MCV4 dalam pengaturan ini, walaupun tidak adadata tentang keselamatan MCV4 selama kehamilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Hepatitis A. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ibu hamil beresiko tertular infeksi virus hepatitis A jika ada seseorangterinfeksi dalam rumah tangga, jika mereka memiliki eksposur kerja, atau jikabepergian ke daerah dimana hepatitis A adalah endemik. Meskipun studi formalhepatitis A vaksin pada wanita hamil belum dilakukan, vaksin diproduksi darivirus tidak aktif sehingga risiko teoritis untuk janin harus rendah. Vaksin initelah digunakan pada wanita hamil tanpa efek samping yang telah dilaporkan.Karena perjalanan internasional kini sumber yang paling sering terkena bagiorang Amerika untuk hepatitis A, vaksinasi sebelum melakukan perjalanan kedaerah-daerah endemik sangat penting. Untuk wanita hamil yang telah terkenavirus hepatitis A, tes kepekaan dapat dibenarkan namun tidak harus menundapemberian globulin imun ("gamma globulin").&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Polio. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;polioviruses wildtype telah dieliminasi di Amerika Serikat dan dengan demikiantidak ada biasanya merupakan indikasi untuk imunisasi dari wanita hamil kecualiuntuk para wanita bepergian ke daerah endemik. Jika vaksin polio diindikasikan,hanya vaksin dilemahkan harus diberikan kepada wanita hamil dan bukan virusvaksin oral hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Anthrax. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Perempuan yang divaksinasi terhadap anthrax sebelumnya dalam hidup tidakmemiliki masalah dengan kehamilan atau bayi. Tidak ada penelitian telahdipublikasikan mengenai penggunaan vaksin anthrax pada wanita hamil, meskipunserangkaian penelitian yang dilakukan oleh Naval Health Research Center danPusat Nasional untuk Lahir Cacat Cacat dan Pembangunan menunjukkan bahwaanak-anak yang lahir dari ibu yang diimunisasi dengan vaksin Anthrax padatrimester pertama kehamilan bisa memiliki peningkatan risiko cacat lahir.Komite Penasehat untuk Praktik Imunisasi merekomendasikan bahwa wanita hamiltidak divaksinasi terhadap anthrax. Namun, dalam situasi eksposur anthraxaerosol (seperti yang mungkin terjadi dalam serangan bioterror), risikoteoritis vaksin kemungkinan akan jauh lebih kecil dari risiko penyakit; ibuhamil harus divaksinasi anthrax hanya jika potensi manfaat dari vaksinasi lebihbesar daripada potensi resiko pada janin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia papillomavirus. Meskipun uji klinis awal human papillomavirus (HPV)vaksin khusus dikecualikan wanita hamil, 1.244 kehamilan terjadi pada kelompokvaksin dan 1.272 terjadi di antara para wanita yang menerima plasebo. Tidak adaperbedaan dalam tingkat keguguran, kematian janin akhir kehamilan, atau cacatlahir pada bayi mereka. Bayi dari 500 perempuan yang menyusui ketika merekamenerima vaksin telah ada kegiatan lebih buruk daripada mereka yang mendapatplasebo dan tidak ada peristiwa dianggap berhubungan dengan vaksin. FDA telahmembentuk registri untuk mencatat hasil kehamilan antara wanita yang secaratidak sengaja diberi vaksin HPV saat hamil.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;H1N1&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sebagai ibu hamil, wajar untuk khawatir tentang kesehatan anda dan kesehatanbayi Anda selama pandemi virus flu H1N1. Sepanjang kehamilan, anda mungkinpernah mendengar banyak nasihat tentang apa yang dimakan, bagaimana untukberolahraga, dan apa yang harus dihindari untuk melindungi kesehatan bayi.Mengambil vaksin flu H1N1 adalah satu hal lagi yang bisa Anda lakukan untukmengurangi risiko bahwa menangkap virus flu H1N1 pose untuk kesehatan anda danbayi anda.&lt;br /&gt;Wanita hamil tidak lebih mungkin untuk mendapatkan virus flu H1N1 dari oranglain, tetapi ketika mereka mendapatkannya, mereka adalah sekitar lima kalilebih mungkin dirawat di rumah sakit dan sekitar tiga kali lebih mungkin untukmenderita komplikasi yang sangat serius.&lt;br /&gt;Sampai saat ini, dari wanita hamil yang telah dirawat di rumah sakit denganH1N1 virus flu, lebih dari dua-pertiga berada di trimester ketiga mereka.&lt;br /&gt;&lt;br style="mso-special-character: line-break;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;DAFTARPUSTAKA&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://bataviase.co.id/node/412965"&gt;http://bataviase.co.id/node/412965&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://vinadanvani.wordpress.com/2008/02/20/jenis-imunisasi-yang-diawajibkan-dan-dianjurkan/"&gt;http://vinadanvani.wordpress.com/2008/02/20/jenis-imunisasi-yang-diawajibkan-dan-dianjurkan/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jadwal_imunisasi"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Jadwal_imunisasi&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://info-ilmu-kebidanan.blogspot.com/2010/10/antenatal-care.html"&gt;http://info-ilmu-kebidanan.blogspot.com/2010/10/antenatal-care.html&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://info-ilmu-kebidanan.blogspot.com/2010/11/imunisasi-untuk-ibu-hamil.html"&gt;http://info-ilmu-kebidanan.blogspot.com/2010/11/imunisasi-untuk-ibu-hamil.html&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://www.scribd.com/"&gt;http://www.scribd.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-1532308766581398041?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/1532308766581398041/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2011/05/imunisasi_28.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/1532308766581398041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/1532308766581398041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2011/05/imunisasi_28.html' title='imunisasi'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-9001795528669999008</id><published>2011-05-28T02:53:00.001-07:00</published><updated>2011-05-28T02:53:35.476-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kumpulan askep'/><title type='text'>imunisasi</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-align: center; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 14.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;IMUNISASI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Adalah suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkankekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga bila kelakia terpapar dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau sakit ringan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-fareast-language: IN;"&gt;PENGERTIAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-fareast-language: IN;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-fareast-language: IN;"&gt;Imunisasi berasal dari kata imun, kebal atau resisten. Anak diimunisasi,berarti diberikan kekebalan terhadap suatu penyakit tertentu. Anak kebal atauresisten terhadap suatu penyakit tetapi belum tentu kebal terhadap penyakityang lain. Karena itu Imunisasi harus diberikan secara lengkap. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-fareast-language: IN;"&gt;CARA PEMBERIAN &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: black; mso-ansi-language: IN; mso-fareast-language: IN;"&gt;Pada dasarnya, imunisasi adalah proses merangsangsistem kekebalan tubuh dengan cara memasukkan (baik itu melalui suntik atauminum) suatu virus atau bakteri. Sebelum diberikan, virus atau bakteri tersebuttelah dilemahkan atau dibunuh, bagian tubuh dari bakteri atau virus itu jugasudah dimodifikasi sehingga tubuh kita tidak kaget dan siap untuk melawan bilabakteri atau virus sungguhan menyerang.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-fareast-language: IN;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-fareast-language: IN;"&gt;JENIS-JENISIMUNISASI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-fareast-language: IN;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-fareast-language: IN;"&gt;Pada dasarnya ada2 jenis imunisasi, yaitu : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-fareast-language: IN;"&gt;* &lt;i&gt;ImunisasiPasif (Pasive Immunization)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-fareast-language: IN;"&gt;:&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-fareast-language: IN;"&gt;Imunisasi pasifini adalah &lt;i&gt;immunoglobulin&lt;/i&gt; yang didapatkan secara genetis melalui ibu. &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-fareast-language: IN;"&gt;Memberikan imunitas sementara dengan pemberianantibodi (serum/imunoglobulin)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Indikasi:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul type="square"&gt; &lt;ul type="square"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-list: l2 level2 lfo1; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 72.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language: IN;"&gt;Setelah terpapar terhadap infeksi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-list: l2 level2 lfo1; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 72.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language: IN;"&gt;Diperkirakan akan terpapar infeksi dikemudian hari &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 36.0pt; mso-list: l3 level1 lfo2; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;•&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="mso-fareast-language: IN;"&gt;Keuntungan:Antibodi dapat memberikan perlindungan segera setelah disuntikan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo3; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;•&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="mso-fareast-language: IN;"&gt;Kerugian :Antibodihanya bertahan 6-8 minggu ,Perlindungan hanya terbatas pada Ab humoral danhanya IgG &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 36.0pt; mso-list: l4 level1 lfo4; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;•&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="mso-fareast-language: IN;"&gt;Misalnya: HepatitisB immunoglobulin (HBIG) , Varicella zoster immunoglobulin (VZIG) , Rabiesimmunoglobulin (RIG) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-fareast-language: IN;"&gt;* &lt;i&gt;ImunisasiAktif (Active Immunization)&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-fareast-language: IN;"&gt;:Suatuproses untuk menstimulasi tubuh agar membentuk antibodi dan respon imun lainnya(mis, imunitas seluler) melalui pemberian vaksin atau toksoid &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language: IN;"&gt;Vaksin :Suatu suspensi dari mikroorganisme &lt;u&gt;hidup&lt;/u&gt;atau mikroorganisme yang &lt;u&gt;inaktif&lt;/u&gt; atau fraksinya &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Toxoids :Toksinbakteri yang dimodifikasi yg dihasilkan dari kultur bakteri yg tidak lagi toksiktetapi masih mempunyai kemampuan untuk menstimulasi pembentukan antitoksin &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 36.0pt; mso-list: l5 level1 lfo5; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;•&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="mso-fareast-language: IN;"&gt;VaksinHidup &lt;i&gt;Attenuated:&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Virus&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;: Campak, gondongan, rubella, polio,&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;rota virus, Bakteri: BCG&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 36.0pt; mso-list: l1 level1 lfo6; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;•&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Inactivated Vaccines:&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Virus(polio), bakteri (pertusis), rekombinan (hepatitis B), toksoid (difteri,tetanus)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAHDENGAN IMUNISASI (PD3I)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: #002060; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;a. Difteri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Adalah penyakit yang disebabkan bakteriCorynebacterium diphteriae dengan gejala panas lebih kurang 38oC disertaiadanya pseudo membran (selaput tipis) putih keabu-abuan pada tenggorokan(laring, faring, tonsil) yang tak mudah lepas dan mudah berdarah. Dapatdisertai nyeri menelan, leher membengkak seperti leher sapi (bull neck) dansesak nafas disertai bunyi (stridor) dan pada pemeriksaan apusan tenggorok atauhidung terdapat kuman difteri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: #002060; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;b. Pertusis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteriBardetella pertusis dengan gejala batuk beruntun dan pada akhir batuk menariknafas panjang terdengar suara “hup” (whoop) yang khas, biasanya disertai muntah.Serangan batuk lebih sering pada malam hari. Akibat batuk yang berat dapatterjadi pedarahan selaput lendir mata (conjunctiva) atau pembengkakan disekitar mata (oedema periorbital). Lamanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;batuk bisa mencapai 1-3 bulan dan penyakit ini seringdisebut penyakit 100 hari. Pemeriksaan lab pada apusan lendir tenggorokan dapatditemukan kuman pertusis (Bordetella pertussis).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: #002060; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;c. Tetanus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Adalah penyakit disebabkan oleh Clostridium tetanidengan terdiri dari tetanus neonatorum dan tetanus. Tetanus neonatorum adalahbayi lahir hidup normal dan dapat menangis dan menetek selama 2 hari kemudiantimbul gejala sulit menetek disertai kejang rangsang pada umur 3-28 hari.Tetanus dengan gejala riwayat luka, demam, kejang rangsang, risus sardonicus (mukasetan), kadang-kadang disertai perut papan dan opistotonus (badan melengkung)pada umur di atas 1 bulan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: #002060; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;d. Tuberkulosis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Adalah penyakit yang disebabkan Mycobacteriumtuberculosa menyebar melalui pernapasan lewat bersin atau batuk, gejala awaladalah lemah badan, penurunan berat badan, demam dan keluar keringat pada malamhari. Gejala selanjutnya adalah batuk terus menerus, nyeri dada dan dapat terjadibatuk darah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: #002060; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;e. Campak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Adalah penyakit yang disebabkan oleh virus measles,disebarkan melalui droplet bersin atau batuk dari penderita, gejala awalpenyakit adalah demam, bercak kemerahan, batuk, pilek, conjunctivitis (matamerah), selanjutnya timbul ruam pada muka dan leher, kemudian menyebar ke tubuh,tangan serta kaki.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: #002060; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;f. Poliomielitis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Adalah penyakit pada susunan saraf pusat yangdisebabkan oleh satu dari tiga virus yang berhubungan, yaitu virus polio type1, 2, atau 3. Secara klinis penyakit polio adalah anak di bawah umur 15 tahunyang menderita lumpuh layu akut (acute flaccid paralysis/AFP). Penyebaran penyakitadalah melalui kotoran manusia (tinja) yang terkontaminasi. Kelumpuhan dimulaidengan gejala demam, nyeri otot dan kelumpuhan terjadi pada minggu pertamasakit. Kematian bisa terjadi jika otot-otot&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;pernapasan terinfeksi dan tidak segera ditangani.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: #002060; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;g. Hepatitis B&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Adalah penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis Byang merusak hati. Penyebaran penyakit terutama melalui suntikan yang tidakaman, dari ibu ke bayi selama proses persalinan, melalui hubungan seksual. Infeksipada anak biasanya tidak menimbulkan gejala. Gejala yang ada adalah lemah,gangguan perut dan gejala lain seperti flu, urine menjadi kuning, kotoranmenjadi pucat. Warna kuning bisa terlihat pula mata ataupun kulit. Penyakit inibisa menjadi kronis dan menimbulkan Cirrhosis hepatis, kanker hati danmenimbulkan kematian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: #002060; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;h. Meningitis Meningokokus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Adalah penyakit akut radang selaput otak yangdisebabkan oleh bakteri Neisseria meningitidis. Meningitis penyebab kematiandan kesakitan diseluruh dunia, CFR melebihi 50%, tetapi dengandiagnosis dini,terapi modern dan suportif CFR menjadi 5 - 15%. Pencegahan dapat dilakukan denganimunisasi dan kemoprofilkasis untuk orang-orang yang kontak dengan meningitisdan karier.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: #002060; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;i. Demam Kuning (Yellow Fever)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Adalah penyakit infeksi virus akut dengan durasipendek (inkubasi 3 sd 6 hari) dengan tingkat mortalitas yang bervariasi,disebabkan oleh virus demam kuning dari genus Flavivirus, family Flaviviridae,vektor perantara adalah Aedes aegypti. Icterus sedang ditemukan pada awalpenyakit. Beberapa kasus berkembang menjadi stadium intoksikasi yang lebihberat ditandai dengan gejala hemoragik seperti epistaksis, perdarahan gingiva,hematemesis, melena, gagal ginjal dan hati, 20%- 50% kasus ikterik berakibatfatal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;IMUNISASIYANG DIBERIKAN PADA ANAK&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-fareast-language: IN;"&gt;a. BCG untukmencegah penyakit TBC &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-fareast-language: IN;"&gt;b. DPT untukmencegah penyakit-penyakit Difteri, Pertusis,&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-fareast-language: IN;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-fareast-language: IN;"&gt;dan Tetanus. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-fareast-language: IN;"&gt;c. Polio untukmencegah penyakit Poliomielitis. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-fareast-language: IN;"&gt;d. Campak untukmencegah penyakit Campak (Measles). &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-fareast-language: IN;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;1. Imunisasi BCG, Ketahananterhadap penyakit TB (Tuberkulosis) berkaitan dengan keberadaan virus tuberclebacii yang hidup didalam darah. Itulah mengapa agar memiliki kekebalan aktif,dimasukkan jenis basil tak berbahaya ini ke dalam tubuh, alias vaksinasi BCG(Bacillus Celmette-Guerin)&lt;br /&gt;2. Imunisasi Hepatitis B, Imunisasi ini merupakan langkah efektif untukmencegah masuknya VHB, yaitu virus penyebab penyakit hepatitis B. Hepatitis Bdapat menyebabkan sirosis atau pengerutan hati, bahkan lebih buruk lagimengakibatkan kanker hati.&lt;br /&gt;3. Imunisasi Polio, Imunisasi polio akan memberikan kekebalan terhadap seranganvirus polio. Penyakit akibat virus ini dapat menyebabkan kelumpuhan.&lt;br /&gt;4. Imunisasi DTP, Dengan pemberian imunisasi DTP, diharapkan penyakit difteri,tetanus, dan pentusis, menyingkir jauh dari tubuh si kecil.&lt;br /&gt;5. Imunisasi Campak, Sebenarnya bayi sudah mendapatkan kekebalan campak dariibunya. Namun seiring bertambahnya usia, antibodi dari ibunya semakin menurunsehingga butuh antibodi tambahan lewat pemberian vaksin campak. Penyakit inidisebabkan oleh virus Morbili.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-fareast-language: IN;"&gt;TUJUAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-fareast-language: IN;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN; mso-fareast-language: IN;"&gt;Program imunisasibertujuan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian dari penyakit yangdapat dicegah dengan imunisasi. Pada saat ini, penyakit-penyakit tersebutadalah Difteri, Tetanus, Batuk Rejan (Pertusis), Campak (Measles), Polio danTuberkulosa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Pengendalian penyakit yangdapat dicegah dengan imunisasi berdasarkan Kepmenkes No. 1611/2005 tentangPedoman Penyelenggaraan Imunisasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;a. Tujuan Umum&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Turunnya angka kesakitan, kecacatan dan kematianakibat penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi (PD3I)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;b. Tujuan Khusus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;1) Tercapainya target Universal child immunization(UCI) yaitu cakupan imunisasi lengkap minimal 80% secara merata pada bayi di100% desa/kelurahan pada tahun 2010.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;2) Tercapainya eliminasi tetatus maternal dan neonatal(Maternal Neonatal Tetanus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Elimination/MNTE) (insidens di bawah 1/1000 kelahiranhidup dalam 1 tahun) di tingkat kabupaten/kota pada tahun 2012&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;3) Eradikasi Polio pada tahun 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;4) Tercapainya reduksi Campak (ReCam) 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;5) Memberikan kekebalan tubuh terhadap penyakitMeningitis meningokokus tertentu pada calon jemaah haji.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;6) Memberikan kekebalan efektif bagi semua orang yangmelakukan perjalanan berasal dari atau ke negara endemis demam kuning.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;7) Menurunkan angka kematian pada kasus gigitan hewanpenular Rabies.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;c. Strategi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;1) Memberikan akses (pelayanan) kepada masyarakat danswasta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;2) Membangun kemitraan dan jejaring kerja&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;3) Menjamin ketersediaaan dan kecukupan vaksin,peralatan rantai vaksin dan alat suntik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;4) Menerapkan sistem pemantauan wilayah setempat (PWS)untuk menentukan prioritas kegiatan serta tindakan perbaikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;5) Pelayanan imunisasi dilaksanakan oleh tenagaprofesional/terlatih&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;6) Pelaksanaan sesuai dengan standard&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;7) Memanfaatkan perkembangan methoda dan tekhnologiyang lebih efektif berkualitas dan efisien&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;8) Meningkatkan advokasi, fasilitasi dan pembinaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;d. Pokok-pokok kegiatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;1) Imunisasi rutin:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;a. Adalah kegiatan imunisasi yang secara rutin danterus menerus harus dilakukan pada periode waktu yang telah ditentukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;b. Berdasarkan kelompok usia sasaran, imunisasi rutindibagi menjadi : rutin pada bayi, wanita usia subur, dan anak sekolah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;2) Imunisasi tambahan – adalah kegiatan imunisasi yangdilakukan atas dasar ditemukannya masalah dari hasil pemantauan atau evaluasi.Kegiatan ini sifatnya tidak rutin, membutuhkan biaya khusus dan kegiatannyadilaksanakan pada suatu periode tertentu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Yang dimaksud dalam kegiatan imunisasi tambahan adalah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;a. Backlog fighting – adalah upaya aktif melengkapiimunisasi dasar pada anak yang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;berumur 1 - 3 tahun. Sasaran prioritas adalahdesa/kelurahan yang selama 2 tahun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;berturut turut tidak mencapai desa UCI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;b. Crash program – ditujukan untuk wilayah yangmemerlukan intervensi secara cepatuntuk mencegah terjadinya KLB. Kriteriapemilihan lokasi adalah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;1. Angka kematian bayi tinggidan angka PD3I tinggi; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;2. Infrastruktur (tenaga,sarana, dana kurang); &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;3.Desa yang selama 3 tahunberturut-turut tidak mencapai target UCI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;3) Imunisasi dalam penanganan KLB (Outbreak ResponseImunization/ORI)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;4) Kegiatan imunisasi khusus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;a. Pekan Imunisasi Nasional(PIN)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 36.0pt; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;b. Sub Pekan Imunisasi Nasional&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;c. Cacth-up campaign campak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;VAKSIN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;Vaksin, antiserum, dan imunologikal diperlukan manusiauntuk membantu mencegah atau mengatasi penyakit-penyakit tertentu. Vaksindiberikan untuk mencegah terkena penyakit tertentu seperti polio, hepatitis,cacar, dll; sedangkan antiserum dan imunologikal diberikan pada penderita yangsudah terinfeksi penyakit seperti tetanus, hepatitis B, dll.&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;Vaksin&lt;/b&gt; adalah sebuah senyawa antigen yangberfungsi untuk meningkatkan imunitas tubuh terhadap virus dengan menghasilkanantibodi. Vaksin terbuat dari virus yang telah dimatikan atau"dilemahkan" dengan menggunakan bahan-bahan tambahan lainnya sepertiformalaldehid, thymerosal dan lainnya. Sedangkan vaksinasi adalah suatu usahamemberikan vaksin tertentu ke dalam tubuh untuk menghasilkan sistem kekebalantubuh terhadap penyakit/virus tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Pengertian Vaksin adalah suatu produk biologis yangterbuat dari kuman, komponen kuman(bakteri, virus atau riketsia), atau racunkuman (toxoid) yang telah dilemahkan atau dimatikan dan akan menimbulkankekebalan spesifik secara aktif terhadap penyakit tertentu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;MACAM-MACAM VAKSIN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1.Vaksin BCG&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 11.25pt;"&gt;Imunisasi BCGtujuannya untuk memberikan kekebalan aktif &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;kepada bayi dan balita terhadap penyakit TBCParu Paru.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;2.Vaksin DPT ( Dipteri,Pertusis,Tetanus )&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Imunisasi DPT tujuannya untuk memberikan kekebalan yang&amp;nbsp;bersamaan terhadap &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;penyakit Dipteri,Pertusis dan&amp;nbsp; Tetanus.&lt;br /&gt;3.Vaksin Polio&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Imunisasi Polio tujuannya untuk memberikan kekebalan kepadabayi dan balita terhadap penyakit poliomielitis atau kelumpuhan.&lt;br /&gt;4.Vaksin Hepatitis B&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Imunisasi Hepatits Btujuannya untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit Hepatitis B ataupenyakit kuning.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;5. Vaksin campak&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Imunisasi campakmemberikan kekebalan aktif terhadap penyakit campak (tampek). Imunisasi campakdiberikan sebanyak 1 dosis pada saat anak berumur 9 bulan atau lebih. Padakejadian luar biasa dapat diberikan pada umur 6 bulan dan diulangi 6 bulankemudian.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;6. Vaksin TT (Tetanus Toksoid), untuk pemberiankekebalan aktif terhadap tetanus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;7. &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Vaksin DT(Difteri dan Tetanus), untuk pemberian kekebalan simultan terhadap difteri dan tetanus.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style="color: black; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;DOSIS DAN TEMPAT PEMBERIAN VAKSINIMUNISASI&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;1. BCG&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Vaksindisuntikkan secara intrakutan pada lengan atas, untuk bayi berumur kurang dari1 tahun diberikan sebanyak 0,05 mL dan untuk anak berumur lebih dari 1 tahundiberikan sebanyak 0,1 mL. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;2. DPT&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Biasanya vaksin DPTterdapat dalam bentuk suntikan, yang disuntikkan pada otot lengan atau paha.Dosis 0,5 ml secara intra muskular di bagian luar paha. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;3. Hepatitis B:Vaksin disuntikkansecara subkutan dalam sebanyak 0,5 mL. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;4. Polio:Vaksin disuntikkan secarasubkutan dalam sebanyak 0,5 mL.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;5. Campak:Vaksin disuntikkan secarasubkutan dalam sebanyak 0,5 mL.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;KONTRA INDIKASI&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;1. Kontra indikasi pemberian vaksinBCG:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; *Respon imunologikterganggu : infeksi HIV, def imun kongenital,leukemia, keganasan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; *Respon imunologik tertekan: kortikosteroid, obat kanker, radiasi&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; *Hamil&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;2. Kontra indikasi pemberian vaksinDPT:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; * Kelainanneurologis n terlambat tumbuh kembang&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Ada riwayat kejang&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Penyakitdegeneratif&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; * Pernah sebelumnya divaksinasi DPT menunjukkan:anafilaksis, ensefalopati, kejang, renjatan, hiperpireksia, tangisan/teriakanhebat.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;3. Kontra indikasi pemberian vaksinPolio:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; defisiensiimunologik atau kontak dengannya&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;4. Kontra indikasi pemberian vaksinHepatitis B:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; Tidak adakontraindikasi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;5. Kontra indikasi pemberian vaksincampak:&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * infeksi akut yang disertai demam lebih dari 38°Celsius&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * gangguan sistem kekebalan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * pemakaian obat imunosupresan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * alergi terhadap protein telur&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * hipersensitivitas terhadap kanamisin dan eritromisin&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * wanita hamil.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;KEJADIAN IKUTAN PASCAIMUNISASI (KIPI)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;KIPI adalah kejadian sakityang mungkin timbul setelah imunisasi. kejadian ini umumnya terjadi dalam masa&lt;br /&gt;&amp;nbsp;satu bulan setelah imunisasi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;1. BCG&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; setelah 2 mingguakan terjadi pembengkakan kecil dan merah di tempat suntikan. setelah 2-3minggu kemudian pembengkakan menjadi abses kecil yang menjadi luka dengan garistengah sekitar 10mm. jangan diberi obat apapun, dan biarkan luka tetap terbuka.luka tersebut akan sembuh dengan sendirinya dan meninggalkan parut yang kecil.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;2. DPT&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; kadang2 bayimenderita panas setelah mendapat vaksin ini. tetapi panas ini umumnya akansembuh dalam 1-2 hari. sebagian bayi merasa nyeri, sakit, merah atau bengkak ditempat suntikan. sedangkan sebagian bayi lainnya tidak. keadaan ini tidakberbahaya dan tidak perlu pengobatan, akan sembuh sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;3. Polio&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; tidak ada efeksamping&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;4. Campak&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; anak mungkinpanas pada hari ke 5-12 sesudah suntikan. kadang2 disertai kemerahan pada kulitseperti&amp;nbsp; campak. hal ini adalah gejala penyakit campak ringan dan umumnyasetelah 1-2 hari akan hilang.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;5. Hepatitis B&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; tidak ada efeksamping&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Yang Perlu Disampaikan Kepada Ibu Yang Anaknya Demam Setelah Diimunisasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * lebih sering meneteki (ASI) dari biasanya, untuk menjaminbayi/anak menerima cukup zat cair.jika bayi berusia lebih dari 6 bulan bolehdiberi tambahan air minum.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * memberikan obat penurun panas dengan dosis sesuai anjurandokter.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * mengompres dahi bayi dengan menggunakan kain yang dibasahiair hangat.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * membawa bayi ke dokter atau layanan kesehatan jika demamberlanjut.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="mso-no-proof: yes;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" o:spt="75" o:preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt; &lt;v:stroke joinstyle="miter"/&gt; &lt;v:formulas&gt;  &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"/&gt;  &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"/&gt;  &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"/&gt;  &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"/&gt;  &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"/&gt;  &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"/&gt;  &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"/&gt;  &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"/&gt;  &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"/&gt;  &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"/&gt;  &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"/&gt;  &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"/&gt; &lt;/v:formulas&gt; &lt;v:path o:extrusionok="f" gradientshapeok="t" o:connecttype="rect"/&gt; &lt;o:lock v:ext="edit" aspectratio="t"/&gt;&lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1027" type="#_x0000_t75" alt="http://www.medicastore.com/images/jadwal_imunisasi.jpg" style='width:367.5pt;height:212.25pt;visibility:visible;mso-wrap-style:square'&gt; &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\MIZZGR~1\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image001.jpg"  o:title="jadwal_imunisasi"/&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img alt="http://www.medicastore.com/images/jadwal_imunisasi.jpg" height="283" src="file:///C:/DOCUME~1/MIZZGR~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.jpg" v:shapes="_x0000_i1027" width="490" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;Vaksin secara umum cukup aman. Keuntunganperlindungan yang diberikan vaksin jauh lebih besar daripada efek samping yangmungkin timbul. Dengan adanya vaksin maka banyak penyakit masa kanak-kanak yangserius, yang sekarang ini sudah jarang ditemukan.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;ANTISERUM ATAU ANTITOKSIN&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;merupakan zat anti terhadap toksin. Zat toksin iniberasal dari sejenis racun yang dikeluarkan oleh kuman atau virulen. Racun inidikeluarkan dari hewan (zootoksin) dan tumbuhan (fitotoksin). &lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;Zat antitoksin ini digunakan sebagai penangkal dariberbagai macam penyakit pada manusia. Zat ini menggunakan serum binatang,tumbuhan, atau manusia yang telah dibuat kebal terhadap suatu penyakit akibatracun tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;Antitoksin yang biasa digunakan untuk menetralkanracun di dalam tubuh adalah antitetanus serum (ATS), antidifteri serum (ADS),dan serum antibisa ular (SABU), dan jenis antitoksin lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;Antitoksin diphteheria dihasilkan dari larutansteril globulin-globulin antibodi yang dimurnikan dan dipekatkan. Zat iniberasal dari serum atau plasma darah seekor binatang sehat seperti kuda yangdiimunisasi terhadap toksin difteri. Antitoksin ini digunakan sebagai agenimunisasi pasif, yang diberikan secara intramuskuler dan intravena.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;Sedangkan untuk tetanus antitoksin, merupakanlarutan steril globulin-globulin antibodi yang dimurnikan dan dikonsentrasikan.Zat ini diperoleh serum atau plasma daerah dari binatang sehat yang diimunisasiterhadap toksin atau toksoid tetanus. Penggunaannya dilakukan secaraintramuskuler dan subkutan atau intravena.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;IMUNOGLOBULIN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;adalahsejenis protein yang terdapat dalam peredaran darah manusia yang berfungsidalam sistem kekebalan tubuh. Saat ini imunoglobulin injeksi telah digunakanuntuk mengobati beberapa penyakit, umumnya penyakit-penyakit yang berkaitandengan malfungsi sistem kekebalan tubuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;Imunoglobulin adalah protein yang berfungsi sebagaiantibodi spesifik untuk menetralkan sel-sel asing. Deviasi persentase normalimunoglobulin karakteristik sifatnya pada banyak kelainan-kelainan sistem imun,termasuk kanker, kelainan-kelainan hati, rheumatoid artritis dan lupus. Tes inimengidentifikasi imunoglobulin G, imunoglobulin A dan imunoglobulin M dalamsampel darah.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%;"&gt;Di medicastore anda dapat mencari informasi lengkapvaksin, antiserum &amp;amp; imunologikal dengan merk yang berbeda denganmengetikkan nama atau indikasi obat di search engine medicastore. Sehingga andadapat memilih dan beli obat vaksin, antiserum &amp;amp; imunologikal denganpengetahuan anda.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;JADWALPEMBERIAN IMUNISASI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Jadwal Pemberian Imunisasi Pada Bayi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: red; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin; mso-no-proof: yes;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="Picture_x0020_1" o:spid="_x0000_i1026" type="#_x0000_t75" style='width:413.25pt;height:254.25pt; visibility:visible;mso-wrap-style:square'&gt; &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\MIZZGR~1\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image002.emz"  o:title=""/&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img height="339" src="file:///C:/DOCUME~1/MIZZGR~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image003.gif" v:shapes="Picture_x0020_1" width="551" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="color: red; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin; mso-no-proof: yes;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="Picture_x0020_2" o:spid="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" style='width:413.25pt;height:330pt; visibility:visible;mso-wrap-style:square'&gt; &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\MIZZGR~1\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image004.emz"  o:title=""/&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img height="440" src="file:///C:/DOCUME~1/MIZZGR~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image005.gif" v:shapes="Picture_x0020_2" width="551" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Tabel berikut adalah jenisimunisasi yang dianjurkan pada masa kanak-kanak serta tabel penyakit infeksiyang paling sering terjadi pada anak-anak.&lt;/div&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" class="MsoNormalTable" style="background: #DDE8F8; mso-cellspacing: 0cm; mso-padding-alt: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt; mso-yfti-tbllook: 1184;"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr style="mso-yfti-firstrow: yes; mso-yfti-irow: 0;"&gt;  &lt;td style="background: #95BDF7; padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Penyakit&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="background: #95BDF7; padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Waktu&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="background: #95BDF7; padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: white;"&gt;Reaksi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="background: #95BDF7; padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: white;"&gt;Perlindungan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr style="mso-yfti-irow: 1;"&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Imunisasi DPT, difteri, batuk  rejan (partusis), tetanus&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Suntikan pada umur 2, 4, 6, 18  bulan. Dan diulang pada 4-5 tahun&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Anak bisa demam, tempat suntikan  terasa sakit.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Tetanus harus diulang setiap 5  tahun supaya terhindar dari tetanus&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr style="mso-yfti-irow: 2;"&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Polio&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Vaksin diminum pada usia 0, 2, 3,  4, 6, 18 bulan dan ulangi pada umur 5 tahun&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Tidak ada&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Harus diulang agar selalu  terlindung&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr style="mso-yfti-irow: 3;"&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Campak&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Suntikan pada usia 9 bulan dan  diulang pada usia 6 tahun&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Demam dan timbul bercak-bercak&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Tidak diketahui berapa lama sejak  vaksinasi terakhir&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr style="mso-yfti-irow: 4;"&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Tuberkolosa (BCG)&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Suntikan pada usia 0-3 bulan dan  diulang pada usia 10-13 tahun, kalau dianggap perlu.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Sakit dan kaku di tempat suntikan&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;  &lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Seumur hidup&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr style="mso-yfti-irow: 5; mso-yfti-lastrow: yes;"&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td style="padding: 3.75pt 3.75pt 3.75pt 3.75pt;" valign="top"&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;d. Alat Pemantau Suhu Untuk Mengetahui Kondisi Vaksin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Vaccine Vial Monitor (VVM)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;1) VVM adalah alat pemantau paparan suhu panas, fungsi: untukmemantau suhu vaksin selama dalam perjalanan maupun dalam penyimpanan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;2) VVM ditempelkan pada setiap vial vaksin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;3) Mempunyai bentuk lingkaran dengan bentuk segi empat pada bagiandalamnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;4) Diameter VVM sekitar 0,7 cm (7mm)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;5) VVM mempunyai karakteristik yang berbeda, spesifik untuk tiapjenis vaksin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;6) Setiap jenis vaksin mempunyai VVM tersendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Termometer Muller&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;1) Suatu alat pengukur suhu tanpa menggunakan sensor pengukur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;2) Dimasukkan ke dalam lemari es atau freezer, digunakan untukmemantau suhu selama pengiriman vaksin atau pada saat penyimpanan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Freeze Watch&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;1) Suatu alat pemantau suhu dingin di bawah 0oC.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;2) Alat ini menggunakan cairan berwarna biru sebagai indikator,bila freeze watch terpapar suhu di bawah 0oC maka latar belakang putih yang adaberubah menjadi biru, kadaluarsa adalah 5 tahun dari tahun produksi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Freeze Tag&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;1) Suatu alat pemantau suhu dingin di bawah 0oC.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;2) Digerakkan dengan baterai 1,5 volt yang dapat bertahan selama 3tahun, menggunakan sistem elaktronik dengan menampilkan tanda rumput (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;􀀹&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;)atau silang (X).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;3) Bila tanda rumput pada monitor berubah menjadi tanda silang halini menandakan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;bahwa sudah terpapar pada suhu di bawah &lt;/span&gt;&lt;!--[if gte msEquation 12]&gt;&lt;m:oMath&gt;&lt;m:sSup&gt;&lt;m:sSupPr&gt;&lt;span   style='font-family:"Cambria Math","serif";mso-ascii-font-family:"Cambria Math";   mso-fareast-font-family:Calibri;mso-fareast-theme-font:minor-latin;   mso-hansi-font-family:"Cambria Math"'&gt;&lt;m:ctrlPr&gt;&lt;/m:ctrlPr&gt;&lt;/span&gt;&lt;/m:sSupPr&gt;&lt;m:e&gt;&lt;span   style='font-family:"Cambria Math","serif";mso-fareast-font-family:Calibri;   mso-fareast-theme-font:minor-latin'&gt;&lt;m:r&gt;&lt;m:rPr&gt;&lt;m:scr m:val="roman"/&gt;&lt;m:sty      m:val="p"/&gt;&lt;/m:rPr&gt;0&lt;/m:r&gt;&lt;/span&gt;&lt;/m:e&gt;&lt;m:sup&gt;&lt;i style='mso-bidi-font-style:   normal'&gt;&lt;span style='font-family:"Cambria Math","serif";mso-fareast-font-family:   Calibri;mso-fareast-theme-font:minor-latin'&gt;&lt;m:r&gt;0&lt;/m:r&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/m:sup&gt;&lt;/m:sSup&gt;&lt;/m:oMath&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !msEquation]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin; mso-text-raise: -3.0pt; position: relative; top: 3.0pt;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" style='width:12pt;height:14.25pt'&gt; &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\MIZZGR~1\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image006.png"  o:title="" chromakey="white"/&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img height="19" src="file:///C:/DOCUME~1/MIZZGR~1/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image007.gif" v:shapes="_x0000_i1025" width="16" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;C selama lebih dari 1 jam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;e.Cara Pemeriksaan Vaksin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;UJI KOCOK (Shake Test)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Dilakukan untuk meyakinkan apakah vaksin tersangka beku masihlayak digunakan &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;atau tidak.Caramelakukan uji kocok:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;1) Pilih satu contoh dari tiap tipe dan batch vaksin yangdicurigai pernah beku, utamakan dengan evaporator dan bagian lemari es yangpaling dingin. Beri label ”Tersangka Beku”. Bandingkan dengan vaksin dari tipedan batch yang sama yang sengaja dibekukan hingga beku padat seluruhnya danberi label ”Dibekukan”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;2) Biarkan contoh ”Dibekukan” dan vaksin ”Tersangka Beku” sampaimencair seluruhnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;3) Kocok contoh ”Dibekukan” dan vaksin ”Tersangka Beku” secarabersamaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;4) Amati contoh ”Dibekukan” dan vaksin ”Tersangka Beku”bersebelahan untuk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;membandingkan waktu Pengendapan (umumnya 5-30 menit)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;5) Bila terjadi:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;a) Pengendapan vaksin ”Tersangka Beku” lebih lambat dari contoh”Dibekukan”: vaksindapat digunakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;b) Pengendapan vaksin ”Tersangka Beku” lebih cepat dari contoh”Dibekukan”: vaksin jangan digunakan, vaksin sudah rusak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;6) Harus melakukan uji kocok untuk tiap vaksin yang berbeda batchdan jenis vaksinnya dengan kontrol ”Dibekukan” yang sesuai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;f.Penanganan Vaksin Rusak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Vaksin yang disebut rusak adalah sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;1) Vaksin yang sudah menunjukkan indikator VVM pada tingkat C danD berarti sudah rusak dan tidak dapat digunakan lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;2) Vaksin yang sudah lewat tanggal kadaluarsa (expiry date)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;3) Vaksin yang beku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;4) Vaksin yang pecah. Vaksin yang rusak dikeluarkan dari lemaries, kemudian dilaporkan kepada atasan petugas. Jika sedikit dapat dimusnahkansendiri oleh Puskesmas, tetapi bila banyak dapat dikumpulkan ke DinkesKabupaten/Kota dengan dibuat berita acara pemusnahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;g. Penanganan Vaksin Sisa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Sisa vaksin yang telah dibuka pada pelayanan Posyandu tidak bolehdigunakan lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Sedangkan pelayanan imunisasi stasis (di Puskesmas, Poliklinik)sisa vaksin dapat dipergunakan lagi dengan ketentuan sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;1) Vaksin tidak melewati tanggal kadaluarsa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;2) Tetap disimpan dalam suhu +20C - +80C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;3) Kemasan tidak pernah tercampur/terendam dengan air&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;4) VVM tidak menunjukkan indikasi paparan panas yang merusakvaksin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;5) Pada label agar ditulis tanggal pada saat Vial pertama kalidipakai/dibuka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;6) Vaksin DPT, DT, TT, Hepatitis B, dan DPT-HB dapat digunakankembali hingga 4 minggu sejak vial vaksin dibuka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;7) Vaksin Polio dapat digunakan kembali hingga 3 minggu sejak vialdibuka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-layout-grid-align: none; text-autospace: none;"&gt;&lt;span style="mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;8) Vaksin Campak karena tidak mengandung zat pengawet hanya bolehdigunakan tidak lebih dari 8 jam sejak dilarutkan, sedangkan Vaksin BCG hanyaboleh digunakan 3 jam setelah dilarutkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; mso-outline-level: 2;"&gt;&lt;a href="http://info-ilmu-kebidanan.blogspot.com/2010/11/imunisasi-untuk-ibu-hamil.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: windowtext; text-decoration: none; text-underline: none;"&gt;IMUNISASIUNTUK IBU HAMIL&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; mso-outline-level: 2;"&gt;&lt;br /&gt;Tujuan pemberian imunisasi adalah secara epidemiologis untuk menurunkan insidentetanus neonatarum menjadi 1 per 10.000 kelahiran hidup. Selain itu ia jugamenekan angka kematian tetanus neonatarum menjadi separuh dari CFR (casefatality rate) sebelumnya, dengan jalan menemukan kasus dan mencari faktorrisiko. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan risiko yaitu meliputistatus imunisasi tetanus toksoid ibu hamil dan pertolongan persalinan danperawatan tali pusat. Selain pemberian tetanus toksoid, ibu hamil juga diberiimunisasi hepatitis B, tetapi pemberian hepatitis B ini adalah hanya untukibu-ibu hamil yang beresiko tinggi terhadap hepatitis B. Ibu-ibu hamil yangberesiko tinggi terhadap pneumonia atau influenza diberikan juga vaksininfluenza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idealnya, wanita usia subur harus diimunisasi sebelum hamil untuk melindungibayi mereka terhadap penyakit serius. Sebagai contoh, rubella menyebabkankerusakan serius pada janin yang belum lahir dan dapat dicegah dengan vaksinrubella. Varicella (cacar air) dapat menyebabkan cacat lahir pada janin danpneumonia fatal pada ibu, melainkan dapat dicegah dengan vaksin varicella.Tetanus pada bayi baru lahir, sering fatal, dicegah jika ibu telah diimunisasi,seperti halnya dengan banyak penyakit dapat dicegah dengan vaksin lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun banyak obat, termasuk beberapa vaksin, yang dihindari selama kehamilankarena berpotensi membahayakan ibu atau janin, beberapa vaksin sebenarnyadianjurkan untuk wanita hamil. imunisasi tertentu selama kehamilan akanmeningkatkan kesehatan ibu dan orang lain akan melindungi anak dengan cara antibodiibu yang tetap pada anak untuk 3-6 bulan pertama kehidupan.&lt;span style="mso-tab-count: 3;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sementara obat-obatan tertentu dapat membahayakan janin yang sedang berkembang,risiko janin berkembang yang dirugikan dengan vaksinasi dari ibu selamakehamilan tetap hanya teoritis. Saat ini, tidak ada bukti risiko dari vaksinasiibu hamil dengan vaksin virus atau bakteri atau toksoid. vaksin dilemahkanLive, termasuk MMR dan varicella, merupakan keprihatinan teoritis yang lebihbesar, sehingga dianjurkan bahwa perempuan menghindari kehamilan sebagailangkah pencegahan untuk setidaknya 28 hari setelah pemberian vaksin tersebut.Aturan 28-hari digunakan meskipun tidak ada bukti dalam studi sebelum kerusakanpada janin ketika ibu hamil menerima satu dari vaksin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita hamil dan penyedia layanan kesehatan harus selalu mempertimbangkanrisiko dan manfaat vaksin serta risiko dari penyakit ini sebelum memberikanatau menerima vaksin. Imunisasi sebelum konsepsi selalu disukai untuk imunisasiselama kehamilan untuk mencegah penyakit pada anak. Setelah melahirkan,perempuan rentan terhadap rubella atau varicella harus diimunisasi dengan MMRatau vaksin varicella sebelum pulang dari rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyusui tidak mengganggu respon terhadap vaksin yang direkomendasikan untukorang dewasa. Meskipun vaksin rubella virus telah ditemukan di susu manusia,ini dan lain vaksin diberikan kepada ibu selama kehamilan atau segera setelahmelahirkan tidak terbukti mengganggu respon imun anak-anak untuk vaksin. Juga,tidak ada anak telah mengembangkan penyakit dari vaksin yang diberikan kepadaibu mereka. ASI mengandung antibodi dan faktor-faktor lain yang dapat membantumelindungi bayi terhadap penyakit menular banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) telah menerbitkan jadwalimunisasi dewasa yang direkomendasikan, termasuk untuk wanita hamil. Vaksindirekomendasikan untuk semua wanita hamil&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;br /&gt;Influenza. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ibu hamil yang terinfeksi dengan virus influenza akan meningkatkan risiko rawatinap, komplikasi medis yang serius, dan hasil kehamilan yang merugikan.Imunisasi wanita hamil dengan vaksin virus influenza inaktif yang efektif dalammengurangi infeksi saluran pernapasan demam pada wanita hamil. Imunisasi ibuselama kehamilan juga melindungi bayi yang baru lahir karena dia melewatiantibodi kekebalan di plasenta (antibodi influenza sebenarnya lebih tinggi didalam darah tali pusat daripada di darah ibu). Bayi dengan account infeksivirus influenza untuk rawat inap banyak dan cenderung untuk infeksi pernafasanbakteri. Kematian Anak Usia berhubungan dengan infeksi virus influenza terjadipaling sering pada bayi kurang dari usia 6 bulan. Sayangnya, selama 6 bulanpertama kehidupan, tidak ada vaksin atau obat anti-virus influenza yangtersedia. Untuk alasan ini, perempuan hamil harus menerima vaksin virus influenzadan mereka yang akan membantu untuk merawat bayi baru lahir harus divaksinasijuga. Studi tentang vaksinasi influenza lebih dari 2.000 wanita hamil telahmenunjukkan tidak ada efek samping untuk janin dari vaksin. Namun, vaksininfluenza hidung tidak boleh diberikan kepada wanita hamil karena merupakanvaksin virus hidup.&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;br /&gt;Tetanus. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tetanus pada bayi baru lahir-begitu umum di seluruh Amerika-dicegah jika ibusudah diimunisasi. Hal ini karena ibu yang melewati kekebalan antibodi kepadabayi di plasenta. Sang ibu yang kebal jika dia telah diimunisasi sebelum hamilatau selama kehamilan. Seorang ibu hamil yang status imunisasi tetanus tidakpasti atau yang terakhir imunisasi lebih dari 10 tahun yang lalu harusdiimunisasi terhadap tetanus. Hal ini biasanya diberikan dikombinasikan denganvaksin difteri toksoid (produk yang disebut Td). Baru-baru ini vaksin Td baruyang juga berisi vaksin pertusis telah dilisensi untuk orang dewasa (Tdap)termasuk untuk digunakan bagi wanita di kelompok usia subur. Kehamilan bukanmerupakan kontraindikasi untuk Tdap imunisasi. Namun, pada saat ini, CDCmerekomendasikan bahwa wanita hamil yang menerima terakhir toksoid tetanusvaksin yang mengandung kurang dari 10 tahun yang lalu menerima Tdap dalamperiode pasca-melahirkan sesuai dengan rekomendasi vaksinasi rutin. Jika dosisterakhir toksoid tetanus-vaksin yang mengandung lebih dari 10 tahun sebelumnya,mereka lebih suka bahwa ia akan diimunisasi dengan Td selama trimester keduadan ketiga bukan Tdap.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Vaksin bahwa perempuan hamil seharusnya tidakmenerima&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, vaksin hidup yang dilemahkan adalah kontraindikasi bagi wanitahamil karena risiko teoritis penularan virus vaksin untuk janin. Hidup berikut,vaksin dilemahkan tidak boleh diberikan selama kehamilan kecuali dalam kondisiyang tidak biasa:&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Influenza live virus vaccine (nasal spray)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Oral poliovirus vaccine&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Measles-containing vaccines&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Mumps-containing vaccines&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Rubella-containing vaccines&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Smallpox (vaccinia) vaccine&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Typhoid vaccine (Ty21a)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Varicella (chickenpox) live virus vaccine&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * Yellow fever vaccine&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Varicella. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Varicella (atau, cacar air) Vaksin universal dianjurkan untuk semua anak danorang dewasa tidak hamil yang rentan, tetapi tidak diberikan kepada wanitahamil. Ibu hamil yang mengalami cacar (varicella) mengalami peningkatan risikomemiliki penyakit parah dan sebagian kecil dari mereka mungkin bayi dilahirkandengan sindrom varicella kongenital. Rentan wanita yang terkena varicella (atausirap, yang disebabkan oleh virus yang sama) harus menerima globulin imunvaricella-zoster (VariZIG) dalam waktu 96 jam, yang dapat mencegah ataumemodifikasi infeksi. Obat anti virus biasanya diperuntukkan bagi wanita hamildengan penyakit cacar air parah. Bayi lahir dari ibu yang menderita cacar airdalam waktu 5 hari dari pengiriman juga diberikan VariZIG dalam 48 jam setelahpengiriman untuk mencegah mereka dari memiliki penyakit serius. Vaksinasidengan vaksin varicella virus hidup selama kehamilan tidak dianjurkan, meskipunvaksinasi sengaja tidak dikaitkan dengan hasil yang merugikan. Seorang anggotarumah tangga hamil bukan merupakan kontraindikasi untuk imunisasi varicelladari seorang anak dalam rumah tangga itu, namun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus vaksin varicella jarang menyebar dari orang divaksinasi yangmengembangkan ruam untuk orang yang rentan dalam rumah tangga. Resiko bagiwanita hamil rentan dan janinnya harus sangat rendah setelah jenis tampilanini. Namun, wanita hamil yang percaya bahwa dia rentan terhadap cacar air danyang memiliki eksposur rumah tangga kepada seseorang yang mengembangkan ruamsetelah imunisasi varicella harus memberitahu dokternya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idealnya, perempuan harus kebal terhadap cacar air sebelum hamil, baik darivaksin atau cacar air. Pada akhir kehamilan, perempuan rentan harus menerimadosis pertama vaksin cacar air sebelum dibuang dari fasilitas kesehatan. Dosiskedua harus diberikan 4-8 minggu kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Campak, gondok, dan rubella. Campak, gondok, dan rubella vaksin virushidup-biasanya diberikan bersama sebagai MMR-tidak boleh diberikan selamakehamilan. Namun, karena campak meningkatkan risiko aborsi spontan ataukelahiran prematur, wanita hamil rentan diberikan globulin imun dalam waktuenam hari setelah terpapar. Virus gondok belum dikaitkan dengan masalah selamakehamilan. Liar infeksi virus rubella pada awal kehamilan memiliki risikotinggi menyebabkan sindrom rubella bawaan (CRS) pada janin. Ini adalah penyakityang merusak yang dapat dicegah dengan penggunaan vaksin sebelum kehamilan.Wanita hamil disaring awal kehamilan untuk memastikan bahwa mereka kebal. Jikarentan dan terbuka, wanita hamil dan dokter bersama-sama akan perlu untukmempertimbangkan pilihan-nya. Wanita-rentan rubella harus diimunisasi denganMMR pada periode pasca-partum segera. Namun, CDC telah mengikuti hasil darivaksinasi rubella sengaja ibu hamil dan tidak ada kasus CRS telah terdeteksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penularan virus vaksin MMR dalam rumah tangga belum terbukti (kecuali virusrubella dari ibu menyusui untuk bayi mereka). Dengan demikian, anak-anak rentanharus diimunisasi apakah atau tidak ada kontak serumah hamil.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Demam kuning. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Live dilemahkan vaksin demam kuning tidak diketahui menyebabkan malformasiperkembangan. Hal ini hanya diberikan kepada wanita hamil jika melakukanperjalanan ke daerah endemik di mana dia akan beresiko terkena demam kuningtidak dapat dihindari.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Demam tipus. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Baik hidup dilemahkan Ty21a maupun polisakarida Vi vaksin demam tifoid telahdiuji pada wanita hamil atau menyusui. Beberapa ahli mungkin mempertimbangkanvaksin polisakarida bagi wanita hamil atau menyusui jika melakukan perjalananke daerah endemik tidak dapat dihindari dan ia mungkin beresiko terkena Salmonellatyphi (penyebab demam tifoid).&lt;br /&gt;Vaksin untuk beberapa wanita hamil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vaksin berikut harus dipertimbangkan untuk ibu hamil yang berisiko untukmemperoleh atau sedang terkena penyakit ini. Karena aborsi spontan terjadilebih sering pada trimester pertama kehamilan, beberapa dokter kandungan lebihmemilih untuk menghindari pemberian vaksin selama ini, jika mungkin, untukmenghindari asosiasi temporal yang mungkin terjadi. &lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;br /&gt;Hepatitis B virus. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hepatitis B (HBV) infeksi selama kehamilan dapat mengakibatkan penyakit beratbaik bagi ibu, janin, dan akhirnya untuk neonate. Imunisasi dianjurkanuniversal di Amerika Serikat untuk semua orang di bawah usia 18 tahun danmereka lebih tua dari yang yang mengalami peningkatan risiko eksposur.Kehamilan bukan merupakan kontraindikasi untuk imunisasi HBV dan vaksin harusdiberikan kepada orang-orang dengan risiko pekerjaan atau gaya hidup, kelompokrisiko khusus pasien (seperti yang menjalani hemodialisis), mereka yangmemiliki penyakit menular seksual lainnya, rumah tangga dan kontak seksualpembawa HBV, penjara tahanan, dan untuk pelancong internasional untukdaerah-daerah endemik. Semua wanita hamil harus memiliki skrining prenatal diniuntuk kekebalan tubuh dan, jika rentan dan jika mereka memiliki faktor risiko,harus diimunisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua wanita hamil harus diskrining untuk infeksi hepatitis virus B aktifkarena kebanyakan perempuan yang terinfeksi tidak tahu dan, jika merekamemiliki infeksi hepatitis B, bayi baru lahir harus menerima kelahiran dosisvaksin hepatitis B dan hepatitis B globulin imun -memberikan baik di dalam jamlahir mengurangi kemungkinan bahwa anak akan menjadi terinfeksi virus hepatitisB dan, jika terinfeksi, mengurangi kemungkinan bahwa bayi akan terinfeksisecara kronis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Pneumococcal infeksi. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pneumococcal vaksin polisakarida (PPV23) diindikasikan untuk kondisi medistertentu (seperti [ketiadaan limpa] asplenia, metabolik, penyakit ginjal,jantung, dan paru-paru, dan imunosupresi). Wanita hamil dengan kondisi tersebutjuga harus menerima vaksin, sebaiknya sebelum hamil-tapi dapat diberikan kepadawanita hamil jika dia belum pernah diimunisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Rabies eksposur. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Risiko rabies jauh melebihi risiko teoritis dari vaksin jika ibu hamil telahterkena penyakit ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infeksi meningokokus. Studi ibu hamil diimunisasi dengan vaksin polisakaridameningokokus dan bayi mereka tidak menunjukkan efek yang merugikan. Ini berartibahwa vaksin yang kemungkinan besar akan aman bagi wanita hamil yang berisikotinggi untuk infeksi meningokokus. Karena vaksin konjugasi baru meningokokus(MCV4) adalah vaksin yang lebih disukai untuk orang 11-55 tahun, banyak ahliakan lebih suka untuk memberikan MCV4 dalam pengaturan ini, walaupun tidak adadata tentang keselamatan MCV4 selama kehamilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Hepatitis A. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ibu hamil beresiko tertular infeksi virus hepatitis A jika ada seseorangterinfeksi dalam rumah tangga, jika mereka memiliki eksposur kerja, atau jikabepergian ke daerah dimana hepatitis A adalah endemik. Meskipun studi formalhepatitis A vaksin pada wanita hamil belum dilakukan, vaksin diproduksi darivirus tidak aktif sehingga risiko teoritis untuk janin harus rendah. Vaksin initelah digunakan pada wanita hamil tanpa efek samping yang telah dilaporkan.Karena perjalanan internasional kini sumber yang paling sering terkena bagiorang Amerika untuk hepatitis A, vaksinasi sebelum melakukan perjalanan kedaerah-daerah endemik sangat penting. Untuk wanita hamil yang telah terkenavirus hepatitis A, tes kepekaan dapat dibenarkan namun tidak harus menundapemberian globulin imun ("gamma globulin").&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Polio. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;polioviruses wildtype telah dieliminasi di Amerika Serikat dan dengan demikiantidak ada biasanya merupakan indikasi untuk imunisasi dari wanita hamil kecualiuntuk para wanita bepergian ke daerah endemik. Jika vaksin polio diindikasikan,hanya vaksin dilemahkan harus diberikan kepada wanita hamil dan bukan virusvaksin oral hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Anthrax. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Perempuan yang divaksinasi terhadap anthrax sebelumnya dalam hidup tidakmemiliki masalah dengan kehamilan atau bayi. Tidak ada penelitian telahdipublikasikan mengenai penggunaan vaksin anthrax pada wanita hamil, meskipunserangkaian penelitian yang dilakukan oleh Naval Health Research Center danPusat Nasional untuk Lahir Cacat Cacat dan Pembangunan menunjukkan bahwaanak-anak yang lahir dari ibu yang diimunisasi dengan vaksin Anthrax padatrimester pertama kehamilan bisa memiliki peningkatan risiko cacat lahir.Komite Penasehat untuk Praktik Imunisasi merekomendasikan bahwa wanita hamiltidak divaksinasi terhadap anthrax. Namun, dalam situasi eksposur anthraxaerosol (seperti yang mungkin terjadi dalam serangan bioterror), risikoteoritis vaksin kemungkinan akan jauh lebih kecil dari risiko penyakit; ibuhamil harus divaksinasi anthrax hanya jika potensi manfaat dari vaksinasi lebihbesar daripada potensi resiko pada janin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia papillomavirus. Meskipun uji klinis awal human papillomavirus (HPV)vaksin khusus dikecualikan wanita hamil, 1.244 kehamilan terjadi pada kelompokvaksin dan 1.272 terjadi di antara para wanita yang menerima plasebo. Tidak adaperbedaan dalam tingkat keguguran, kematian janin akhir kehamilan, atau cacatlahir pada bayi mereka. Bayi dari 500 perempuan yang menyusui ketika merekamenerima vaksin telah ada kegiatan lebih buruk daripada mereka yang mendapatplasebo dan tidak ada peristiwa dianggap berhubungan dengan vaksin. FDA telahmembentuk registri untuk mencatat hasil kehamilan antara wanita yang secaratidak sengaja diberi vaksin HPV saat hamil.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;H1N1&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sebagai ibu hamil, wajar untuk khawatir tentang kesehatan anda dan kesehatanbayi Anda selama pandemi virus flu H1N1. Sepanjang kehamilan, anda mungkinpernah mendengar banyak nasihat tentang apa yang dimakan, bagaimana untukberolahraga, dan apa yang harus dihindari untuk melindungi kesehatan bayi.Mengambil vaksin flu H1N1 adalah satu hal lagi yang bisa Anda lakukan untukmengurangi risiko bahwa menangkap virus flu H1N1 pose untuk kesehatan anda danbayi anda.&lt;br /&gt;Wanita hamil tidak lebih mungkin untuk mendapatkan virus flu H1N1 dari oranglain, tetapi ketika mereka mendapatkannya, mereka adalah sekitar lima kalilebih mungkin dirawat di rumah sakit dan sekitar tiga kali lebih mungkin untukmenderita komplikasi yang sangat serius.&lt;br /&gt;Sampai saat ini, dari wanita hamil yang telah dirawat di rumah sakit denganH1N1 virus flu, lebih dari dua-pertiga berada di trimester ketiga mereka.&lt;br style="mso-special-character: line-break;" /&gt;&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br style="mso-special-character: line-break;" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;DAFTARPUSTAKA&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://bataviase.co.id/node/412965"&gt;http://bataviase.co.id/node/412965&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://vinadanvani.wordpress.com/2008/02/20/jenis-imunisasi-yang-diawajibkan-dan-dianjurkan/"&gt;http://vinadanvani.wordpress.com/2008/02/20/jenis-imunisasi-yang-diawajibkan-dan-dianjurkan/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jadwal_imunisasi"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Jadwal_imunisasi&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://info-ilmu-kebidanan.blogspot.com/2010/10/antenatal-care.html"&gt;http://info-ilmu-kebidanan.blogspot.com/2010/10/antenatal-care.html&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://info-ilmu-kebidanan.blogspot.com/2010/11/imunisasi-untuk-ibu-hamil.html"&gt;http://info-ilmu-kebidanan.blogspot.com/2010/11/imunisasi-untuk-ibu-hamil.html&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://www.scribd.com/"&gt;http://www.scribd.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-9001795528669999008?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/9001795528669999008/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2011/05/imunisasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/9001795528669999008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/9001795528669999008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2011/05/imunisasi.html' title='imunisasi'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-5065715755809040799</id><published>2011-05-28T02:47:00.001-07:00</published><updated>2011-05-28T02:47:32.314-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kumpulan askep'/><title type='text'>askep pediatrik abses otak</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;      &lt;/span&gt;BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;a.&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Latar belakang&lt;br /&gt;Abses otak (AO) adalah suatu reaksi piogenik yang terlokalisir pada jaringan otak. AO pada anak jarang ditemukan dan di Indonesia juga belum banyak dilaporkan. Morgagni (1682¬1771) pertama kali melaporkan AO yang disebabkan oleh peradangan telinga. Keadaan-keadaan ini jarang terjadi, namun demikian insidens terjadinya abses otak sangat tinggi pada penderita yang mengalami gangguan kekebalan tubuh (seperti penderita HIV positif atau orang yang menerima transplantasi organ).&lt;br /&gt;Pada beberapa penderita dihubungkan dengan kelainan jantung bawaan sianotik. Mikroorganisme penyebab AO meliputi bakteri, jamur dan parasit tertentu. Mikroorganisme tersebut mencapai substansia otak melalui aliran darah, perluasan infeksi sekitar otak, luka tembus trauma kepala dan kelainan kardiopulmoner. Pada beberapa kasus tidak diketahui sumber infeksinya.&lt;br /&gt;Angka kejadian yang sebenarnya dari AO tidak diketahui. Laki-laki lebih sering daripada perempuan dengan perbandingan 2:1. Poerwadi melaporkan 18 kasus AO pada anak dengan usia termuda 5 bulan&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Abses otak dapat terjadi akibat penyebaran perkontinuitatum dari fokus infeksi di sekitar otak maupun secara hematogen dari tempat yang jauh, atau secara langsung seperti trauma kepala dan operasi kraniotomi. Abses yang terjadi oleh penyebaran hematogen dapat pada setiap bagian otak, tetapi paling sering pada pertemuan substansia alba dan grisea; sedangkan yang perkontinuitatum biasanya berlokasi pada daerah dekat permukaan otak pada lobus tertentu. abses otak bersifat soliter atau multipel. Yang multipel biasanya ditemukan pada penyakit jantung bawaan sianotik; adanya shunt kanan ke kiri akan menyebabkan darah sistemik selalu tidak jenuh sehingga sekunder terjadi polisitemia. Polisitemia ini memudahkan terjadinya trombo-emboli.&lt;br /&gt;Dua pertiga abses otak adalah soliter, hanya sepertiga abses otak adalah multipel. Pada tahap awal abses otak terjadi reaksi radang yang difus pada jaringan otak dengan infiltrasi lekosit disertai udem, perlunakan dan kongesti jaringan otak, kadang-kadang disertai bintik perdarahan. Setelah beberapa hari sampai beberapa minggu terjadi nekrosis dan pencairan pada pusat lesi sehingga membentuk suatu rongga abses. Astroglia, fibroblas dan makrofag mengelilingi jaringan yang nekrotik. Mula-mula abses tidak berbatas tegas tetapi lama kelamaan dengan fibrosis yang progresif terbentuk kapsul dengan dinding yang konsentris. Tebal kapsul antara beberapa milimeter sampai beberapa sentimeter. Beberapa ahli membagi perubahan patologi abses otak dalam 4 stadium yaitu :&lt;br /&gt;1.&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Stadium serebritis dini&lt;br /&gt;2.&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Stadium serebritis lanjut&lt;br /&gt;3.&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Stadium pembentukan kapsul dini&lt;br /&gt;4.&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Stadium pembentukan kapsul lanjut.&lt;br /&gt;Abses dalam kapsul substansia alba dapat makin membesar dan meluas ke arah ventrikel sehingga bila terjadi ruptur, dapat menimbulkan meningitis. Infeksi jaringan fasial, selulitis orbita, sinusitis etmoidalis, amputasi meningoensefalokel nasal dan abses apikal dental dapat menyebabkan abses otak yang berlokasi pada lobus frontalis. Otitis media, mastoiditis terutama menyebabkan abses otak lobus temporalis dan serebelum, sedang abses lobus parietalis biasanya terjadi secara hematogen.&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Dari penjelasan diatas, walaupun prevalensi dan angka kejadian dari anak penderita abses otak ini jarang terjadi dan selalu dikaitkan dengan penyakit kelainan jantung bawaan pada masa bayi, namun tetap saja perlu adanya pendekatan dan penjelasan yang komprehensif &amp;nbsp;dalam dunia asuhan keperawatan, sehingga masalah dan komplikasi dari abses otak pada anak ini dapat teratasi serta dapat dilakukan pencegahan dini. Oleh karena itu, kami tertarik menulis tentang asuhan keperawatan pada anak dengan abses otak.&lt;br /&gt;b.&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Tujuan&lt;br /&gt;Tujuan umum:&lt;br /&gt;Makalah ini bertujuan menjelaskan secara singkat tentang Abses Otak terutama pada anak yang menyangkut angka kejadian, etiologi, patofisiologi, gambaran klinik, diagnosis, diagnosis banding, penanganan, prognosis, asuhan keperawatan, dan penyimpangan KDM-nya&lt;br /&gt;Tujuan khusus:&lt;br /&gt;Makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas makalah asuhan keperawatan pada anak dengan abses otak pada mata kuliah keperawatan anak sebagai pengganti dari MID semester &amp;nbsp;AKPER YAPENAS 21 Maros tahun ajaran 2011.&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;     &lt;/span&gt;BAB II&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;    &lt;/span&gt;LANDASAN TEORI&lt;br /&gt;A.&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Defenisi.&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Merupakan infeksi intra kranial dapat melibatkan jaringan otak atau lapisan yang menutupi otak dan medula spinalis (meningitis) atau adanya akumulasi bebas / terbentuknya pus berkapsul dalam otak (abses otak) sumber penyebab dapat berupa bakteri, virus atau jamur (fungi) dan hasilnya / penyembuhan dapat komplet (sembuh total) sampai pada menimbulkan penurunan neurologis dan juga sampai terjadi kematian. (Marilgan E doengs Mary France Moorhouse Alice Bissler. Rencana Askep Edisi III Penerbit Buku Kedokteran Jakarta, 1992).&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Abses otak adalah kumpulan nanah yang terbungkus oleh suatu kapsul dalam jaringan otak yang disebabkan karena infeksi bakteri atau jamur. Abses otak biasanya akibat komplikasi dari suatu infeksi, trauma atau tindak pembedahan.&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Abses Otak adalah penimbunan nanah yang terlokalisasi di dalam otak.&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Abses otak (AO) adalah suatu reaksi piogenik yang terlokalisir pada jaringan otak.&lt;br /&gt;Abses otak adalah suatu proses infeksi yang melibatkan parenkim otak; terutama disebabkan oleh penyebaran infeksi dari fokus yang berdekatan oleh penyebaran infeksi dari fokus yang berdekatan atau melaui sistem vaskular.(Price,2005;1155). Abses otak (AO) adalah suatu reaksi piogenik yang terlokalisir pada jaringan otak. Timbunan abses pada daerah otak mempunyai daerah spesifik, pada daerah cerebrum 75% dan cerebellum 25%.(long,1996;193)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Anatomi fisiologi&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Otak manusia adalah struktur pusat pengaturan yang memiliki volume sekitar 1.350cc dan terdiri atas 100 juta sel saraf atau neuron. Otak manusia bertanggung jawab terhadap pengaturan seluruh badan dan pemikiran manusia. Oleh karena itu terdapat kaitan erat antara otak dan pemikiran. Otak dan sel saraf didalamnya dipercayai dapat mempengaruhi kognisi manusia. Pengetahuan mengenai otak mempengaruhi perkembangan psikologi kognitif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian - bagian otak manusia :&lt;br /&gt;Bagian Otak depan&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Diensefalon&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Talamus&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Epitalamus&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Hipotalamus&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Subtalamus&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Telensefalon (Hemisfer serebrum)&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Korteks serebrum&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Bulbus olfaktori&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Amigdala&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Septal region&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Forniks&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Basal ganglia&lt;br /&gt;Otak tengah&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Tektum&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Cerebral&lt;br /&gt;Otak belakang&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Medula oblongata&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Vestibular nuclei&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Cochlear nuclei&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Medullary RF&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Raphe nuclei&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Solitary nucleus&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Olivary complex&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Metensefalon&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Pons&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Serebelum/otak kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Etiologi&lt;br /&gt;Penyebab terbanyak adalah bakteri anaerobik (70%). Bakteri lain yang jadi penyebab adalah Streptococcus sp, Staphylococcus sp, Bacteriodes fragilis.&lt;br /&gt;Pada bayi baru lahir biasanya disebabkan oleh Proteus sp, E coli, Group B Streptococcus.&lt;br /&gt;6 – 20% abses otak disebabkan oleh kombinasi berupa mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur, fokus infeksi yang dapat menyebabkan abses otak antara lain :&lt;br /&gt;1. Penyebaran langsung dari fokus infeksi yang berdekatan dengan otak, misalnya infeksi telinga tengah, sinusitis paranasalis dan mastoiditis&lt;br /&gt;2. Penyebaran dari fokus infeksi yang jauh secara hematogen&lt;br /&gt;3. Infeksi akibat trauma tembus kepala&lt;br /&gt;4. Infeksi pasca operasi kepala&lt;br /&gt;5. Sinusitis radang rongga paranasal, Sinusitis frontalis, dan sinusitis maksilaris&lt;br /&gt;6. Lain-lain, infeksi mata dan infeksi wajah&lt;br /&gt;Penyakit jantung bawaan sianotik dengan pirau dari kanan ke kiri (misalnya pada Tetralogy of Fallot), terutama pada anak berusia lebih dari 2 tahun, merupakan faktor predisposisi terjadinya abses otak .&lt;br /&gt;Terjadinya abses otak melalui 4 stadium, yaitu:&lt;br /&gt;1. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Stadium serebritis dini (hari ke 1 – 3)&lt;br /&gt;2. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Stadium serebritis lambat (hari ke 4 – 9)&lt;br /&gt;3. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Stadium pembentukan kapsul dini (hari ke 10 – 14)&lt;br /&gt;4. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Stadium pembentukan kapsul lambat (setelah hari ke 14)&lt;br /&gt;Berbagai mikroorganisme dapat ditemukan pada AO, yaitu bakteri, jamur dan parasit"). Bakteri yang tersering adalah Staphylococcus aureus, Streptococcus anaerob, Streptococcus&lt;br /&gt;beta hemolyticus, Streptococcus alpha hemolyticus, E. coli dan Baeteroides&lt;br /&gt;Abses oleh Staphylococcus biasanya berkembang dari perjalanan otitis media atau fraktur kranii. Bila infeksi berasal dari sinus paranasalis penyebabnya adalah Streptococcus aerob dan anaerob, Staphylococcus dan Haemophilus influenzae. Abses oleh Streptococcus dan Pneumococcus sering merupakan komplikasi infeksi paru. Abses pada penderita jantung bawaan sianotik umumnya oleh Streptococcus anaerob&lt;br /&gt;. Jamur penyebab AO antara lain Nocardia asteroides, Cladosporium trichoides dan spesies Candida dan Aspergillus. Walaupun jarang, Entamuba histolitica, suatu parasit amuba usus dapat menimbulkan AO secara hematogen&lt;br /&gt;. Kira-kira 6¬20% AO disebabkan oleh flora campuran, kurang lebih 25% AO adalah kriptogenik (tidak diketahui sebabnya).&lt;br /&gt;- Komplikasi dari infeksi telinga (otitis media, mastoiditis ) hampir setengah dari jumlah penyebab abses otak serta Komplikasi infeksi lainnya seperti ; paru-paru (bronkiektaksis, abses paru,empiema ) jantung ( endokarditis ), organ pelvis, gigi dan kulit.(long,1996;193)&lt;br /&gt;D. Gejala klinik&lt;br /&gt;Gejala awal abses otak tidak jelas karena tidak spesifik. Pada beberapa kasus, penderita yang berobat dalam keadaan distress, terus menerus sakit kepala dan semakin parah, kejang atau defisit neurologik (misalnya otot pada salah satu sisi bagian tubuh melemah).&lt;br /&gt;Gejala yang timbul bervariasi dari seorang dengan yang lain, tergantung pada ukuran dan lokasi abses pada otak.&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Gejala abses cerebri dapat dibagi menjadi:&lt;br /&gt;1. Gejala infeksi umum&lt;br /&gt;2. Gejala tekanan tinggi intra kranial&lt;br /&gt;3. Gejala fokal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada stadium awal gambaran klinik AO tidak khas, terdapat gejala-gejala infeksi seperti demam, malaise, anoreksi dan gejala-gejala peninggian tekanan intrakranial berupa muntah, sakit kepala dan kejang. Dengan semakin besarnya AO gejala menjadi khas berupa trias abses otak yang terdiri dari gejala infeksi, peninggian tekanan intrakranial dan gejala neurologik fokal&lt;br /&gt;. Abses pada lobus frontalis biasanya tenang dan bila ada gejala-gejala neurologik seperti hemikonvulsi, hemiparesis, hemianopsia homonim disertai kesadaran yang menurun menunjukkan prognosis yang kurang baik karena biasanya terjadi herniasi dan perforasi ke dalam kavum ventrikel&lt;br /&gt;. Abses lobus temporalis selain menyebabkan gangguan pendengaran dan mengecap didapatkan disfasi, defek penglihatan kwadran alas kontralateral dan hemianopsi komplit. Gangguan motorik terutama wajah dan anggota gerak atas dapat terjadi bila perluasan abses ke dalam lobus frontalis relatif asimptomatik, berlokasi terutama di daerah anterior sehingga gejala fokal adalah gejala sensorimotorik&lt;br /&gt;. Abses serebelum biasanya berlokasi pada satu hemisfer dan menyebabkan gangguan koordinasi seperti ataksia, tremor, dismetri dan nistagmus.&lt;br /&gt;Abses batang otak jarang sekali terjadi, biasanya berasal hematogen dan berakibat fatal.&lt;br /&gt;E.&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Patofisiologi&lt;br /&gt;Infeksi otak awalnya berasal dari penyebaran langsung bibit penyakit dari sumber infeksi di daerah lain yang berdekatan dengan otak (seperti infeksi pada telinga tengah, infeksi sinus, abses pada gigi) atau melalui peredaran darah yang berasal dari sumber infeksi di seluruh tubuh. Masuknya kuman penyakit ke dalam jaringan otak dapat terjadi secara langsung akibat trauma lesakkan (misalnya peluru yang menembuk otak) sehingga terjadi pembentukkan abses. Abses otak juga dapat disebabkan karena tindakan pembedahan pada otak dan trauma di daerah wajah.&lt;br /&gt;Fase awal abses otak ditandai dengan edema lokal, hiperemia infiltrasi leukosit atau melunaknya parenkim. Trombisis sepsis dan edema. Beberapa hari atau minggu dari fase awal terjadi proses liquefaction atau dinding kista berisi pus. Kemudian terjadi ruptur, bila terjadi ruptur maka infeksi akan meluas keseluruh otak dan bisa timbul meningitis. ( long,1996;193)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;AO dapat terjadi akibat penyebaran perkontinuitatum dari fokus infeksi di sekitar otak maupun secara hematogen dari tempat yang jauh, atau secara langsung seperti trauma kepala dan operasi kraniotomi. Abses yang terjadi oleh penyebaran hematogen dapat pada setiap bagian otak, tetapi paling sering pada pertemuan substansia alba dan grisea; sedangkan yang perkontinuitatum biasanya berlokasi pada daerah dekat permukaan otak pada lobus tertentu.&lt;br /&gt;AO bersifat soliter atau multipel. Yang multipel biasanya ditemukan pada penyakit jantung bawaan sianotik; adanya shunt kanan ke kiri akan menyebabkan darah sistemik selalu tidak jenuh sehingga sekunder terjadi polisitemia.&lt;br /&gt;Polisitemia ini memudahkan terjadinya trombo-emboli. Umumnya lokasi abses pada tempat yang sebelumnya telah mengalami infark akibat trombosis; tempat ini menjadi rentan terhadap bakteremi atau radang ringan. Karena adanya shunt kanan ke kin maka bakteremi yang biasanya dibersihkan oleh paru-paru sekarang masuk langsung ke dalam sirkulasi sistemik yang kemudian ke daerah infark. Biasanya terjadi pada umur lebih dari 2 tahun. Dua pertiga AO adalah soliter, hanya sepertiga AO adalah multipel. Pada tahap awal AO terjadi reaksi radang yang difus pada jaringan otak dengan infiltrasi lekosit disertai udem, perlunakan dan kongesti jaringan otak, kadang-kadang disertai bintik perdarahan. Setelah beberapa hari sampai beberapa minggu terjadi nekrosis dan pencairan pada pusat lesi sehingga membentuk suatu rongga abses. Astroglia, fibroblas dan makrofag mengelilingi jaringan yang nekrotik. Mula-mula abses tidak berbatas tegas tetapi lama kelamaan dengan fibrosis yang progresif terbentuk kapsul dengan dinding yang konsentris. Tebal kapsul antara beberapa milimeter sampai beberapa sentimeter.&lt;br /&gt;Beberapa ahli membagi perubahan patologi AO dalam 4 stadium yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) stadium serebritis dini&lt;br /&gt;2) stadium serebritis lanjut&lt;br /&gt;3) stadium pembentukan kapsul dini&lt;br /&gt;4) stadium pembentukan kapsul lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abses dalam kapsul substansia alba dapat makin membesar dan meluas ke arah ventrikel sehingga bila terjadi ruptur, dapat menimbulkan meningitis. Infeksi jaringan fasial, selulitis orbita, sinusitis etmoidalis, amputasi meningoensefalokel nasal dan abses apikal dental dapat menyebabkan AO yang berlokasi pada lobus frontalis. Otitis media, mastoiditis terutama menyebabkan AO lobus temporalis dan serebelum, sedang abses lobus parietalis biasanya terjadi secara hematogen.&lt;br /&gt;2. Patogenesis&lt;br /&gt;Fokus infeksi primer yang dapat menyebabkan abses serebri adalah :&lt;br /&gt;- Otogenik : mastoiditis, otitis mediasinusitis : sinusitis frontalis, ethmoidales, maksilaris, aphenoidates, bronchietas, empyem, tonsilitis, apendisitis, pyelone, phritus, septik aborsi, osteomyliti, ekstraksi gigi.&lt;br /&gt;-Trauma : peluru, tusukan, imfresi faktur&lt;br /&gt;- Lain-lain : infeksi mata thrombose sinus caifernosus, infeksi wajah&lt;br /&gt;- 20% tidak ditemukan fkus infeksi primer&lt;br /&gt;F.&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;PEMERIKSAAN DAN DIAGNOSIS&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Anamnesis:&lt;br /&gt;Sakit kepala merupakan keluhan dini yang paling sering dijumpai (70 – 90%). Terkadang juga didapatkan mual, muntah dan kaku kuduk (25%).&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Pemeriksaan fisik:&lt;br /&gt;Panas tidak terlalu tinggi. Defisit neurologis fokal menunjukkan adanya edema di sekitar abses. Kejang biasanya bersifat fokal. Gangguan kesadaran mulai dari perubahan kepribadian, apatis sampai koma. Apabila dijumpai papil edema menunjukkan bahwa proses sudah berjalan lanjut. Dapat dijumpai hemiparese dan disfagia.&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Pemeriksaan laboratorium:&lt;br /&gt;o&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Darah: pemeriksaan lekosit dan laju endap darah; didapatkan peninggian lekosit dan laju endap darah&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Cairan Serebro Spinal (CSS): dilakukan bila tidak ada tanda-tanda peningkatan tekanan intra kranial (TIK) oleh karena dikhawatirkan terjadi herniasi Pemeriksaan cairan serebrospinal pada umumnya memperlihatkan gambaran yang normal. Bisa didapatkan kadar protein yang sedikit meninggi dan sedikit pleositosis, glukosa dalam batas normal atau sedikit berkurang, kecuali bila terjadi perforasi dalam ruangan ventrikel&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Pemeriksaan radiologi:&lt;br /&gt;CT Scan: CT scan kepala dengan kontras dapat dipakai untuk memastikan diagnosis. Pada stadium awal (1 dan 2) hanya didapatkan daerah hipodens dan daerah irreguler yang tidak menyerap kontras. Pada stadium lanjut (3 dan 4) didapatkan daerah hipodens dikelilingi cincin yang menyerap kontras.&lt;br /&gt;•&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Pemeriksaan tambahan&lt;br /&gt;- Fungsi tumbal dapat berbahaya pada abses otak dengan tekanan tinggi intra kranial&lt;br /&gt;- Thorak foto untuk mencari kemungkinan fokus infeksi poto tengkorak untuk mencari tanda-tanda tekanan tinggi intra kranial juga mencari sumber infeksi&lt;br /&gt;-EEG memperlihatkan tanda-tanda fokal sloding disekitar abses&lt;br /&gt;- Radioaktive te scanning merupakan pemeriksaan yang cukup sensitif untuk abses cerebri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G. DIAGNOSIS&lt;br /&gt;Diagnosis ditegakkan berdasarkan gambaran klinik, pe-meriksaan laboratorium disertai pemeriksaan penunjang lainnya. Foto polos kepala memperlihatkan tanda peninggian tekanan intrakranial, dapat pula menunjukkan adanya fokus infeksi ekstraserebral; tetapi dengan pemeriksaan ini tidak dapat diidentifikasi adanya abses. Pemeriksaan EEG terutama penting untuk mengetahui lo-kalisasi abses dalam hemisfer. EEG memperlihatkan perlambatan fokal yaitu gelombang lambat delta dengan frekuensi 1¬3 siklus/detik pada lokasi abses&lt;br /&gt;Pnemoensefalografi penting terutama untuk diagnostik abses serebelum. Dengan arteriografi dapat diketahui lokasi abses di hemisfer. Saat ini, pemeriksaan angiografi mulai ditinggalkan setelah digunakan pemeriksaan yang relatif noninvasif seperti CT scan. Dan scanning otak menggunakan radioisotop tehnetium dapat diketahui lokasi abses; daerah abses memperlihatkan bayangan yang hipodens daripada daerah otak yang normal dan biasanya dikelilingi oleh lapisan hiperderns.&lt;br /&gt;Gejala awal abses otak tidak jelas karena tidak spesifik. Pada beberapa kasus, penderita yang berobat dalam keadaan distress, terus menerus sakit kepala dan semakin parah, kejang atau defisit neurologik (misalnya otot pada salah satu sisi bagian tubuh melemah). Dokter harus mengumpulkan riwayat medis dan perjalanan penyakit penderita serta keluhan-keluhan yang diderita oleh pasien. Harus diketahui kapan keluhan pertama kali timbul, perjalanan penyakit dan apakah baru-baru ini pernah mengalami infeksi. Untuk mendiagnosis abses otak dilakukan pemeriksaan CT scan (computed tomography) atau MRI sken (magnetic resonance imaging) yang secara mendetil memperlihatkan gambaran potongan tiap inci jaringan otak. Abses terlihat sebagai bercak/noktah pada jaringan otak. Kultur darah dan cairan tubuh lainnya akan menemukan sumber infeksi tersebut. Jika diagnosis masih belum dapat ditegakkan, maka sampel dari bercak/noktah tersebut diambil dengan jarum halus yang dilakukan oleh ahli bedah saraf.&lt;br /&gt;Biopsi dilakukan untuk menyingkirkan kemungkinan tumor atau stroke dan untuk menentukan organisme penyebab terjadinya abses.&lt;br /&gt;H.DIAGNOSIS BANDING&lt;br /&gt;•Gangguan pembuluh darah otak, yang bersifat oklusi dan perdarahan, terutama pada penderita AO dengan penyakit jantung bawaan sianotik. Jarang terjadi sebelum usia 2 tahun.&lt;br /&gt;Serangan nerolgik timbulnya mendadak, pada AO perlahan.&lt;br /&gt;•Hidrosefalus. Gejala klinik AO di bawah 2 tahun, kadang-kadang sukar dibedakan dari hidrosefalus.&lt;br /&gt;•Tumor otak seperti astrositoma mempunyai gambaran klinik seperti AO. Dengan pemeriksaan CT scan dapat dibedakan keduanya.&lt;br /&gt;•Kelainan lain yang harus dibedakan dari AO adalah proses desak ruang intrakranial seperti hematoma subdural, abses subdural dan abses epidural serta hematoma epidural&lt;br /&gt;I.&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;PENATALAKSANAAN DAN PENGOBATAN&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya terapi AO meliputi pemberian antibiotik dan tindakan operatif berupa eksisi (aspirasi), drainase dan ekstirpasi. Faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam menentukan pemberian antibiotik, sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Bila gejala klinik belum berlangsung lama (≤ 1 minggu) atau kapsul belum terbentuk.&lt;br /&gt;2. Sifat-sifat abses:&lt;br /&gt;a.Abses yang lokasinya jauh dalam jaringan otak merupakan kontraindikasi operasi.&lt;br /&gt;b. Besar abses.&lt;br /&gt;c. Soliter atau multipel; pada abses multipel tidak dilakukan operasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 2 pendekatan yang dilakukan dalam terapi abses otak, yaitu :&lt;br /&gt;&amp;nbsp; 1. Antibiotika untuk mengobati infeksi---Jika diketahui infeksi yang terjadi disebabkan oleh bakteri yang spesifik, maka diberikan antibiotika yang sensitif terhadap bakteri tersebut, paling tidak antibiotika berspektrum luas untuk membunuh lebih banyak kuman penyakit. Paling sedikit antibiotika yang diberikan selama 6 hingga 8 minggu untuk menyakinkan&lt;br /&gt;bahwa infeksi telah terkontrol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;2. Aspirasi atau pembedahan untuk mengangkat jaringan abses---Jaringan abses diangkat atau cairan nanah dialirkan keluar tergantung pada ukuran dan lokasi abses tersebut. Jika lokasi abses mudah dicapai dan kerusakkan saraf yang ditimbulkan tidak terlalu membahayakan maka abses diangkat dengan tindakan pembedahan. Pada kasus lainnya, abses dialirkan keluar baik dengan insisi (irisan) langsung atau dengan pembedahan yaitu memasukkan jarum ke lokasi abses dan cairan nanah diaspirasi (disedot) keluar. Jarum ditempatkan pada daerah abses oleh ahli bedah saraf dengan bantuan neurografi stereotaktik, yaitu suatu tehnik pencitraan radiologi untuk melihat jarum yang disuntikkan ke dalam jaringan abses melalui suatu monitor. Keberhasilan pengobatan dilakukan dengan menggunakan MRI sken atau CT sken untuk menilai keadaan otak dan abses tersebut. Antikonvulsan diberikan untuk mengatasi kejang dan penggunaanya dapat diteruskan hingga abses telah berhasil diobati&lt;br /&gt;Pemilihan antibiotik didasarkan hasil pemeriksaan bakteriologik dan sensitivitas. Sebelum ada hash pemeriksaan bakteriologik dapat diberikan antibiotik secana polifragmasi ampisilin/penisilin dan kioramfenikol. Bila penyebabnya kuman anaerob dapat diberikan metronidasol. Golongan sefalosporin generasi ke tiga dapat pula digunakan. Tindakan pembedahan dapat dilakukan dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut di atas. Pengobatan untuk abses otak adalah antibiotik; yang paling sering digunakan adalahpenisilin, metronidazol, nafsilin dan sefalosporin (misalnya seftizoksim). Antibiotik biasanya dilanjutkan sampai 4-6 minggu dan pemeriksaan CT scan dan Mri diulang setiap 2 minggu.&lt;br /&gt;Jika antibiotik tidak berhasil mengatasi keadaan ini, maka dilakukan pembedahan untuk&lt;br /&gt;membuang nanah.&lt;br /&gt;Kadang abses menyebabkan bertambahnya tekanan dan pembengkakan di dalam otak.&lt;br /&gt;Keadaan ini sangat serius dan bisa menyebabkan kerusakan otak yang menetap, sehingga diberikan kortikosteroid dan obat lainnya (misalnya manitol) untuk mengurangi pembengkakan otak dan mengurangi tekanan di dalam otak.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Penatalaksanaan medikamentosa dengan atau tanpa aspirasi dilakukan pada stadium serebritis, abses multipel dan abses yang didapatkan pada daerah kritis. Pada penatalaksanaan medikamentosa diberikan:&lt;br /&gt;1. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Cefotaxime 200-300 mg/KgBB/hari IV dibagi dalam 4 dosis selama 6 minggu atau&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Kombinasi Ampicillin 200 mg/KgBB/hari IV dibagi dalam 6 dosis + Chloramphenicol 100 mg/KgBB/hari IV dibagi dalam 4 dosis.&lt;br /&gt;2. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Metronidazole 15 mg/KgBB/dosis IV kemudian dilanjutkan dengan 7,5 mg/KgBB/dosis IV/PO setiap 6 jam selama 7 hari (maksimal 4 g/hari).&lt;br /&gt;3. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Apabila didapatkan peningkatan TIK dapat diberikan:&lt;br /&gt;a. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Mannitol dosis awal 0,5-1 mg/KgBB IV kemudian dilanjutkan 0,25-0,5 mg/KgBB IV setiap 4-6 jam&lt;br /&gt;b. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Dexamethasone dosis awal 0,5 mg/KgBB IV dilanjutkan dengan dosis rumatan 0,5 mg/KgBB/hari IV dibagi dalam 3 dosis atau&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Methylprednisolone dosis awal 1-2 mg/KgBB IV dilanjutkan dengan dosis rumatan 0,5 mg/KgBB/dosis setiap 6 jam&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Pengurangan dosis (tappering off) dimulai pada hari ke 5&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Perhatian: Steroid dapat menghambat penetrasi antibiotik pada abses dan menghambat pembentukan dinding abses yang berakibat abses mudah pecah dan terjadi meningitis.&lt;br /&gt;J. KOMPLIKASI&lt;br /&gt;• &amp;nbsp;Herniasi unkal atau tonsiler karena kenaikan TIK&lt;br /&gt;• &amp;nbsp;Ventrikulitis karena pecahnya abses di ventrikel&lt;br /&gt;• &amp;nbsp;Perdarahan abses&lt;br /&gt;Komplikasi mi terjadi bila AO tidak sembuh sempurna.Komplikasi meliputi : retardasi mental, epilepsi, kelainan nerologik fokal yang lebih berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K.PENCEGAHAN&lt;br /&gt;Kebanyakkan abses otak berhubungan dengan higiene mulut yang buruk, infeksi sinus yang kompleks atau gangguan sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, pencegahan yang terbaik adalah menjaga dan membersihkan rongga mulut dan gigi dengan baik serta secara teratur mengunjungi dokter gigi. Infeksi sinus diobati dengan dekongestan dan antibiotika yang tepat. Infeksi HIV dicegah dengan tidak melakukan hubungan seks yang tidak aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;L.PROGNOSIS&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Tanpa pengobatan yang adekuat, abses otak berakibatkan fatal. Saat ini, dengan pemeriksaan diagnostik dan antibiotika yang canggih, banyak penderita abses otak terobati dengan sangat baik. Sayangnya, masalah-masalah neurologis jangka lama sering terjadi setelah abses diangkat dan infeksi telah diobati. Misalnya, gejala-gejala sisa yang menyangkut fungsi tubuh, perubahan kepribadian atau kejang akibat jaringan parut atau kerusakan lain yang terbentuk pada jaringan.&lt;br /&gt;Tergantung dari:&lt;br /&gt;1)cepatnya diagnosis ditegakkan&lt;br /&gt;2)derajat perubahan patologis&lt;br /&gt;3)soliter atau multipel&lt;br /&gt;4)penanganan yang adekuat.&lt;br /&gt;Dengan alat-alat canggih dewasa ini AO pada stadium dini dapat lebih cepat didiagnosis sehingga prognosis lebih baik. Prognosis AO soliter lebih baik dan mu1tipe1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M. PENYIMPANGAN KDM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ABSES OTAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trauma, hematogen, komplikasi meningitis purulenta, mikroorganisme&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;                            &lt;/span&gt;Invasi mikroorganisme pathogen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;     &lt;/span&gt;Reaksi inflamasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;     &lt;/span&gt;Pembentukan abses&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peningkatan volume jaringan otak&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;      &lt;/span&gt; pembesaran abses&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peningkatan tekanan intra cranial&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;      &lt;/span&gt;rubtur abses&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;     &lt;/span&gt;Peregangan dan penekanan saraf&lt;br /&gt;Penekanan struktur jaringan serebral&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Perubahan korteks motorik&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;   &lt;/span&gt;perubahan struktur seluler kortekssensori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Peningkatan respon neuromuscular&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;penurunan kemampuan proses &amp;nbsp;interpretasi informasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidakseimbangan koordinasi motorik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;     &lt;/span&gt;BAB III&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt;   &lt;/span&gt;ASUHAN KEPERAWATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asuhan Keperawatan Pada Anak Dengan Abses Otak&lt;br /&gt;A. PENGKAJIAN&lt;br /&gt;1. Anamnesis&lt;br /&gt;- Identitas klien ;usia, jenis kelamin, pendidikan, alamat, pekerjaan, agama, suku bangsa, tgl MRS, askes dst.&lt;br /&gt;- Keluhan utama ; nyeri kepala disertai dengan penurunan kesadaran.&lt;br /&gt;- Riwayat penyakit sekarang ; demam, anoreksi dan malaise, peninggian tekanan intrakranial serta gejala nerologik fokal .&lt;br /&gt;- Riwayat penyakit dahulu ; pernah atau tidak menderita infeksi telinga(otitis media, mastoiditi ) atau infeksi paru-paru (bronkiektaksis,abses paru,empiema ) jantung(endokarditis organ pelvis, gigi dan kulit.&lt;br /&gt;2. Pemeriksaan fisik&lt;br /&gt;- KU&lt;br /&gt;- Pola fungsi kesehatan :&lt;br /&gt;Aktivitas/istirahat :&lt;br /&gt;gejala ; malaise&lt;br /&gt;Tanda ;ataksia,masalah berjalan,kelumpuhan,gerakan involunter.&lt;br /&gt;Sirkulasi&lt;br /&gt;Gejala ; adanya riwayat kardiopatologi, seperti endokarditis&lt;br /&gt;Tanda ; TD meningkat,nadi menurun (berhubungan peningkatan TIK dan pengaruh pada vasomotor).&lt;br /&gt;Eliminasi&lt;br /&gt;Tanda;adanya inkontensia dan/atau retensi&lt;br /&gt;Nutrisi&lt;br /&gt;Gejala ; kehilangan nafsu makan,disfagia (pada periode akut )&lt;br /&gt;Tanda ; anoreksia,muntah.turgor kulit jelek,membran mukosa kering.&lt;br /&gt;Higiene&lt;br /&gt;Tanda ; ketergantungan terhadap semua kebutuhan perawatan diri(pada periode akut)&lt;br /&gt;Neurosensori&lt;br /&gt;Gejala ; sakit kepala,parestesia,timbul kejang, gangguan penglihatan&lt;br /&gt;Tanda ; penurunan status mental dan kesadaran,kehilangan memori, sulit dalam mengambil keputusan,afasia,mata; pupil unisokor (peningkatan TIK),nistagmus.kejang umum lokal.&lt;br /&gt;Nyeri /kenyamanan&lt;br /&gt;Gejala ; Sakit kepala mungkin akan diperburuk oleh ketegangan;leher/punggung kaku.&lt;br /&gt;Tanda ; tampak terus terjaga. Menangis/mengeluh.&lt;br /&gt;Pernapasan&lt;br /&gt;Gejala ; adanya riwayat infeksi sinus atau paru&lt;br /&gt;Tanda ;peningkatan kerja pernapasan ( episode awal ). Perubahan mental (letargi sampai koma) dan gelisah.&lt;br /&gt;Keamanan&lt;br /&gt;Gejala ; adanya riwayat ISPA/infeksi lain meliputi ; mastoiditis, telinga tengah, sinus,abses gigi; infeksi pelvis,abdomen atau kulit;fungsi lumbal, pembedahan, fraktur pada tengkorak/cedera kepala.&lt;br /&gt;Tanda ; suhu meningkat, diaforesis, menggigil. Kelemahan secara umum; tonus otot flaksid atau spastik;paralisis atau parese. Gangguan sensasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. DIAGNOSA DAN INTERVENSI KEPERAWATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Nyeri akut b.d proses inflamasi, toksin dalam sirkulasi&lt;br /&gt;Tujuan : Nyeri teratasi atau dapat dikontrol.&lt;br /&gt;Kriteria hasil : klien melaporkan nyeri berkurang atau dapat diatasi, dapat mengidentifikasi aktivitas yang meningkatkan atau mengurangi nyeri, klien tidak gelisah, skala nyeri 0-1 atau teratasi.&lt;br /&gt;Intervensi :&lt;br /&gt;- berikan lingkungan yang tenang, ruangan agak gelap sesuai indikasi(menurunkan reaksi terhadap stimulasi dari luar atau sensitivitas pada cahaya dan meningkatkan relaksasi )&lt;br /&gt;- Tingkatkan tirah baring, bantulah kebutuhan perawatan diri yang penting.(menurunkan gerakan yang dapat meningkatkan nyeri)&lt;br /&gt;- Kolaborasi: Berikan analgetik, seperti asetaminofen, kodein.( untuk menghilangkan nyeri )&lt;br /&gt;2. Hambatan mobilitas fisik b.d gangguan persepsi atau kognitif, penurunan kekuatan,terapi pembatasan/kewaspadaan keamanan mis tirah baring, imobilisasi.&lt;br /&gt;Tujuan : klien dapat menunjukkan cara mobilisasi secara optimal&lt;br /&gt;Kriteria hasil : klien dapat mempertahankan posisi tubuh yang optimal, klien dapat mempertahankan/meningkatkan kekuatan dan fungsi tubuh yang sakit,mempertahankan integritas kulit, kandung kemih dan fungsi usus.&lt;br /&gt;Intervensi :&lt;br /&gt;- Periksa kembali kembali kemampuan dan keadaan secara fungsional pada kerusakan yang terjadi(mengidentifikasi kemungkinan kerusakan secara fungsional dan mempengaruhi pilihan intervensi yang akan dilakukan )&lt;br /&gt;- Kaji derajat imobilisasi pasien dengan menggunakan skala ketergantungan (0-4)&lt;br /&gt;Nilai 0 : klien mampu mandiri.&lt;br /&gt;Nilai 1 : memerlukan bantuan/peralatan yang minimal.&lt;br /&gt;Nilai 2 : memerlukan bantuan sedang/dengan pengawasan/diajarkan.&lt;br /&gt;Nilai 3 : memerlukan bantuan/peralatan yang terus menerus dan alat khusus.&lt;br /&gt;Nilai 4 : tergantung secara total pada pemberi asuhan.&lt;br /&gt;Seseorang dalam semua katagori sama-sama mempunyai risiko kecelakaan namun katagori 2-4 mempunyai resiko terbesar untuk terjadinya bahaya tersebut sehubungan dengan imobilisasi&lt;br /&gt;- Letakkan pasien pada posisi tertentu. Ubah posisi pasien secara teratur dan buat sedikit perubahan posisi antar waktu.(perubahan posisi yang teratur menyebabkan penyebaran terhadap berat badan dan menigkatkan sirkulasi seluruh bagian tubuh.&lt;br /&gt;- Berikan bantuan untuk melakukan ROM (mempertahankan mobilisasi dan fungsi sendi/posisi normal ekstrimitas dan menurunkan terjadinya vena statis.&lt;br /&gt;- Berikan perawatan kulit dengan cermat, masase dengan pelembab, ganti linen/pakaian yang basah tersebut tetap bersih dan bebas dari kerutan. ( meningkatkan sirkulasi dan elastisitas kulit dan menurunkan terjadinya eksekoriasi kulit )&lt;br /&gt;- Pantau haluaran urin. Catat warna dan bau urine. Bantu dengan latihan kandung kemih bila memungkinkan.&lt;br /&gt;3. Perubahan persepsi-sensori b.d defisit neurologis.&lt;br /&gt;Tujuan : mengembalikan dan mempertahankan fungsi persepsi sensori.&lt;br /&gt;Kriteria hasil : tingkat kesadaran normal, fungsi persepsi membaik.&lt;br /&gt;Intervensi&lt;br /&gt;- Evaluasi/pantau secara teratur perubahan orientasi, kemampuan berbicara,alam perasaan, sensorik, dan proses pikir.&lt;br /&gt;- Kaji kesadaran sensorik seperti respon sentuhan, panas/dingin,benda tajam/tumpul dan kesadaran terhadap gerakan dan alat tubuh.&lt;br /&gt;- Bicara dengan suara yang lembut dan pelan. Gunakan kalimat yang pendek dan sederhana.&lt;br /&gt;kolaborasi&lt;br /&gt;- Rujuk pada ahli fisioterapi, terapi okupasi, terapi wicara, dan terapi kognitif.&lt;br /&gt;4. Risti terhadap penyebaran infeksi b.d diseminata hematogen dari patogen, statis cairan.&lt;br /&gt;Tujuan : Penyebaran infeks tidak terjadi&lt;br /&gt;Kriteria hasil : mencapai masa penyembuhan tepat waktu, tidak ada bukti penyebaran infeksi endogen atau keterlibatan orang lain.&lt;br /&gt;Intervensi :&lt;br /&gt;- berikan tindakan isolasi sebagai tindakan pencegahan. ( isolasi diperlukan sampai organismenya diketahui/dosis antibiotik yang cocok telah diberikan untuk menurunkan risiko penyebaran pada orang lain )&lt;br /&gt;- pertahankan tehnik aseptik dan tehnik mencuci tangan yang tepat baik pasien, pengunjung, maupun staf. Pantau dan batasi pengunjung/staf sesuai kebutuhan.(menurunkan resiko pasien terkena infeksi sekunder. Mengotrol penyebaran sumber infeksi, mencegah pemajanan pada individu terinfeksi)&lt;br /&gt;- Teliti adanya keluhan nyeri dada, berkembangnya nadi yang tidak teratur atau demam yang terus menerus.( infeksi sekunder seperti miokarditis/perikarditis dapat berkembang dan memerlukan intervensi lanjut )&lt;br /&gt;Kolaborasi:&lt;br /&gt;- berikan terapi antibiotik sesuai indikasi(obat yang dipilih tergantung pada tipe infeksi dan sensitivitas individu.&lt;br /&gt;- siapkan untuk intervensi pembedahan sesuai indikasi.( mungkin memerlukan drainase dari adanya abses otak atau penglepasan pirau ventrikel” mencegah ruptur/mengontrol penyebaran infeksi )&lt;br /&gt;5. Resti perubahan perfusi jaringan serebral b.d edema serebral&lt;br /&gt;Tujuan : Pasien kembali pada,keadaan status neurologis sebelum sakit, Meningkatnya kesadaran pasien dan fungsi sensoris.&lt;br /&gt;Kriteria hasil : Tanda-tanda vital dalam batas normal, Rasa sakit kepala berkurang, Kesadaran meningkat, adanya peningkatan kognitif dan tidak ada atau hilangnya tanda-tanda tekanan intrakranial yang meningkat.&lt;br /&gt;Intervensi :&lt;br /&gt;- pantau status neurologis dengan teratur dan bandingkan dengan keadaan normalnya, seperti GCS( pengkajian kecenderungan adanya perubahan tingkat kesadaran dan potensial penigkatan tekanan intrakranial adalah sangat berguna dalam menentukan lokasi,dan perkembangan dari kerusakan cerebral )&lt;br /&gt;- pantau pernapasan, catat pola dan irama pernapasan.( tipe dari pola pernapasan merupakan tanda yang berat dari adanya peningkatan TIK/daerah serebral yang terkena dan mungkin merupakan indikasi perlunya untuk melakukan intubasi disertai pemasangan ventilator mekanik.&lt;br /&gt;- pantau intake dan output. Catat karakteristik urine, turgor kulit dan keadaan membran mukosa.(hipertermi menigkatkan kehilangan air tak kasat mata dan menigkatkan resiko dehidrasi, terutama jika kesadaran menurun.&lt;br /&gt;Kolaborasi&lt;br /&gt;- tinggikan kepala tempat tidur sekitar 15-45 derajat sesuai toleransi dan indikasi. Jaga kepala tetap pada posisi netral.(peningkatan aliran vena dari kepala akan menurunkan TIK.)&lt;br /&gt;- berikan obat sesuai indikasi seperti ; deksametason, klorpomasin, asetaminofen.&lt;br /&gt;Deksametason : dapat menurunkan permeabilitas kapiler untuk membatasi pembentukan edema serebral.&lt;br /&gt;Klorpomasin : obat pilihan dalam mengatasi kelainan postut tubuh atau mengigil yang dapat meningkatkan TIK.&lt;br /&gt;Asetaminofen : menurunkan metabolisme seluler/menurunkan konsumsi oksigen dan resiko kejang.&lt;br /&gt;6. Kurang pengetahuan tentang kondisi abses otak, prognosis dan perawatan abses otak b.d kurangnya informsi&lt;br /&gt;Tujuan : Klien mengetahui tentang kondisi abses otak, prognosis dan perawatan abses otak&lt;br /&gt;Kriteria Hasil : Klien terlihat tenang, Klien mengerti tentang kondisinya&lt;br /&gt;Intervensi :&lt;br /&gt;- Berikan informasi dalam bentuk-bentuk dan segmen yang sederhana.( menurunnya rentang perhatian pasien dapat menurunkan kemampuan untuk menerima,mengingat,menyimpan informasi yang diberikan,)&lt;br /&gt;- Beri kesempatan pada klien dan keluarga untuk bertanyaa mengenai hal-hal yang tidak diketahuinya.(Doenges,1999:308 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;P E N U T U P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kesimpulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Abses otak merupakan suatu infeksi intra kranial dapat melibatkan jaringan otak atau lapisan yang menutupi otak dan medulla spinalis atau adanya akumulasi bebas / terbentukya pus berkapsul dalam otak (abses otak) sumber penyebab dapat berupa bakteri, virus, atau jamur dan hasilnya / penyembuhannya dapat komplet (sembuh total).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Dalam melakukan pengkajian pada pasien di fokuskan pada masalah yang berhubungan dengan penyakit yang diderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Diagnosa yang ditegakkan harus berdasarkan pada data yang ditemukan saat pengkajian tidak terfokus pada konsep teri saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Dalam merencanakan tindakan keperawatan dilakukan sesuai prosedur keperawatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Saran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Dalam melakukan asuhan keperawatan hendaknya perawat lebih memperhatikan kebuuhan keadaan pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Perencanaan yang dirumuskan harus sesuai prioritas masalah yang muncul agar dapat diatasi dengan kebutuhan utama pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Dalam merencanakan tindakan keperawatan dilakukan dengan prosedur keperawatan dan kode etik keperawatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/10AbsesOtak89.pdf/10AbsesOtak89.html.http://supersuga.wordpress.com/2008/03/26/anatomi-otak/.&lt;br /&gt;http://tiaraaskep.blogspot.com/2008/11/asuhan-keperawatan-sol.html&lt;br /&gt;http://www.pediatrik.com/isi03.php?page=html&amp;amp;hkategori=pdt&amp;amp;direktori=pdt&amp;amp;filepdf=0&amp;amp;pdf=&amp;amp;html=061214-wkbl195.htm&lt;br /&gt;http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/10AbsesOtak89.pdf/10AbsesOtak89.html .&lt;br /&gt;http://www.susukolostrum.com/artikel-kesehatan/syaraf/abses-otak.html&lt;br /&gt;http://penyimpangankdm-udin.blogspot.com/2010/05/blog-post_8344.html&lt;br /&gt;http://medicastore.com/penyakit/337/Abses_Otak.html&lt;br /&gt;http://jhon-asuhan-keperawatan.blogspot.com/2010/01/abses-otak.html&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-5065715755809040799?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/5065715755809040799/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2011/05/askep-pediatrik-abses-otak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/5065715755809040799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/5065715755809040799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2011/05/askep-pediatrik-abses-otak.html' title='askep pediatrik abses otak'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-5996189806090688804</id><published>2011-03-18T04:04:00.000-07:00</published><updated>2011-03-18T04:04:20.690-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kumpulan askep'/><title type='text'>ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN KULIT</title><content type='html'>A. PENDAHULUANPada beberapa tempat didunia seperti Australia, Inggris dan Amerika Serikat, insidens kamker kulit akan meningkat. Umumnya yang terkena adalah orang kulit putih yang banyak terpajan sinar matahari. Di Indonesia, insidens kanker kulit sebanyak di negera-negara tersebut. Walaupun demikian, kanker kulit perlu dikenali karena dapat menyebabkan kecacatan sehingga merusak penampilan dan pada stadium lanjut dapat berakibat fatal.Kanker kulit merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak terkendali dan dapat merusak jaringan disekitarnya dan mampu menyebar ke bagian tubuh yang lain. Karena kulit terdiri atas beberapa jenis sel yang terkena akan tetapi yang paling sering muncul adalah Karsinoma Sel Basal (KSB), Karsinoma Sel Skuamosa KSS) dan Melanoma Maligna (MM). KSB dan KSS seringkali digolongkan ke dalam kanker kulitnon melanoma (KKNM). Perubahan apapun yang terjadi pada kulit baik bentuk warna atau ukuran seperti perubahan pada kanker kulit misalnya seperti tahi lalat. B. ANATOMI KULITKulit merupakan bagian tubuh paling luar yang terdiri atas lapisan epidermis, dermis dan subkutis. Epidermis terdiri atasbeberapa lapis lagi, paling atas adalah lapisan tanduk (stratum korneum). Berturut-turut di bawahnya stratum lusibasale (teriri atas sel keratinosit dan melanosit). Adapun lapisan dermis mempunyai dua bagian yaitu pers papilare dan ers retikulare. Lapisan kulit paling bawah adalah subkutis yang dibentuk oleh jaringan lemak. Dilapisan ini terdapat ujung-ujung saraf tepi pembuluh darah dan getah bening.Selain lapisan tersebut, kulit juga terdiri atas kelenjar-kelenjar kulit, rambut dan kuku, semua itu disebut adneksa kulit. Kelenjar kulit terletak dilapisan dermis yang terjadi atas kelenjar keringat (glandula sudorifera) dan kelenjar palit (glandula sebasea). Rambut terdiri atas bagian yang berada di bawah kulit (akar rambut) dan yang di atas kulit (batang rambut).Kulit melindungi tubuh dari trauma dan merupakan benteng pertahanan terhadap infeksi bakteri, virus dan jamur. Kehilangan panas dan penyimpanan panas diatur melalui vasodilatasi pembuluh-pembuluh darah kulit atau sekresi kelenjar keringat. Apabila permukaan kulit rusak maka, cairan tubuh yang penting akan menguap dan elektrolit-elektrolit akan hilang dalam beberapa jam saja. Contoh dari keadaan ini yaitu misalnya pada pasien luka bakar. Aroma yang muncul dari kulit berfungsi sebagai pertanda penerimaan atau penolakan sosial dan seksual. Organ-organ adneksa kulit seperti kuku dan rambut telah diketahui mempunyai nilai-nilai kosmetik. Kulit juga merupakan temat sensasi raba, tekan, suhu, nyeri dan nikmat berkat jalinan ujung-ujung syaraf yang saling bertautan.C. ETIOLOGIPejanan sinar matahari merupakan penyebab utama kanker kulit. Perubahan dalam lapisan ozon akibat plusi seperti polusi klorofluorokarbon, bagi orang yang mendapat terapi engan menggunakan sinar x juga menyebabkan terjadinya kanker kulit. Peningkatan kanker kulit disebabkan oleh perubahan gaya hidup, kebiasaan orang untuk berjemur serta melakukan aktivitas di bawah sinar matahari. Penyebab lain yang di temukan dari kanker kulit antata lain • Disebabkan adanya factor genetic.• Kekurangan produksi pigmen melanin di dalam kulit.• Terjadinya kontak dengan zat-zat kimia tertentu, seperti senyawa arsen, nitrat, batubara, aspal dan paraffin.• Pemajanan sinar X industri dan medical.D. PatofisiologiTumor kulit dapat terbentuk dari berbagai jenis sel dalam kulit seperti sel-sel epidermis dan melanosit. Tumor-tumor ini dapat merupakan tumor jinak atau ganas dan dapat terlokalisis dalam epidermis atau menembus kedalam dermis dan jaringan subkutan.Insiden karsinoma sel basah berdasar dengan jumlah pigmen melanin pada epidermis dan lama total pajanan langsung terhadap matahari, pada pelaut dan petani contohnya, dan sering terpajan matahari seperti wajah, kepala dan leher.Spektum sinar matahari yang bersifat karsinogenik adalah sinar yang panjang gelombangnya berkisar antara 280 – 320 nm dan penyebab lain iradasi dengan sinar - x, fakto genetic tetapi jarang ditemui seperti albino dan xeroderma pigmentosum.Spektum matahari inilah yang membakar dan membuat kulit menjadi rusak (perubahan warna kulit menjadi cokelat).E. PatoflowF. Manifestasi klinis1) Bentuk kelainan kulit seperti tahi lalat yang bentuknya tidak simetris atau yang bentuknya tidak mempunyai tepi yang tidak sama satu sama yang lainnya.2) Tahi lalat yang mempunyai warna lebih dari satu warna. Tahi lalat biasanya mempunyai warna cokelat gelap. Bila terlihat mempunyai warna cokelat gelap serta terlihat mempunyai beberapa warna merah, putih, hitam atau dadu sebaiknya lebih waspada.3) Tahi lalat yang tidak rata atau memudar4) Tahi lalat yang berdiameter lebih dari 6mm sebaiknya diperiksakan5) Bila mengalami perubahan sperti terasa nyeri mudah berdarah meradang sebaiknya diperiksakan ke dokter.G. Klasifikasi • Karsinoma Sel BasalMerupakan jenis penyakit kanker kulit yang paling banyak diderita. Kanker jenis ini tidak mengalami penyebaran kebagian tubuh lainnya. Tetapi sel kanker dapat berkembang dan menyebabkan kerusakan jaringan kulit sekitarnya.Warna kulit yang terang dan sering terkena pijaran cahaya matahari keduanya diduga sebagai penyebab jenis kanker ini adalah system imun tubuh yang lemah (baik dampak penyakit lain atau pengobatan), luka bakar sinar x-ray.Tanda dan gejalaBagian tubuh yang terserang kanker sel basal biasanya wajah, leher, dan kulit kepala. Adapun tanda-tanda penyakit kanker berjenis ini adalah benjolan yang agak berkilat, kemerahan dengan pinggir meninggi yang berwarna agak kehitaman, kelainan seperti jaringan parut dan lecet/luka yang tidak sembuh-sembuh.Terapi dan PengobatanApabila diagnosa telah ditegakkan secara jelas bahwa penderita mengalami kanker kulit berjenis sel basal,maka tindakan yang dilakukan umumnya adalah pembedahan atau pengangkatan jaringan kulit (kanker) secara komplit atau pula dengan tindakan penyinaran. Metode lainnya yang juga kerap dilakukan adalah bedah beku, bedah listrik, leser, disuntikkan (kemoterapi).• Karsinoma Sel SkuamosaMerupakan jenis penyakit kanker kulit yang lebih banyak diderita pria terutama kaum lansia. Ini adalah jenis kanker kulit dimana terjadi keganasan sel keratirosit epidermis yang merupakan kanker kulit kedua tersering. Penyakit kanker kulit ini dapat menyebar kebagian tubuh yang lain. Umumnya diderita mereka yang berada di wilayah tropic. Seperti halnya penderita penyakit KSB, kanker kulit jenis ini juga diduga akibat sinar matahari.Imun tubuh yang lemah virus, bahan-bahan kimia dan jaringan parut juga dapat menimbulkan penyakit ini. Adapun tanda dan gejalanya adalah mempunyai kelainan berupa benjolan atau luka yang tidak sembuh-sembuh. Diagnosa ditegakkan dari metode yang sama pada KSB, begitupun tindakan terapi dan pengobatan cenderung sama dengan kanker sel basal. • Melanoma Malignamelanoma maligna merupakan jenis penyakit kanker kulit yang paling ganas dan berpotensi mematikan. Di Amerika, di dapatkan data enam dari tujuh penderita kanker ini meninggal dunia dan jumlah orang yang terserang meningkat dari tahun ke tahun. Melanoma maligna bisa berkembang dari tahi lalat timbul yang sudah ada atau yang baru muncul.Tanda dan GejalaInformasi ini sangat penting sekali bagi mereka yang memiliki tahi lalat yang kemudian mengalami perubahan baik warna, ukuran, maupun bentuknya. Tahi lalat terkadang terasa gatal dan bila digaruk mengeluarkan darah. Sel kanker ini tumbuh dari melanosit yaitu sel kulit yang berfungsi menghasilkan zat warna melanin.Kanker ini dapat dicurugai dengan ABCD yaitu A: Asimetris bentuknya tak beraturan. B: border atau pinggirannya juga idak rata. C: color atau warnanya yang bervariasi dari satu area ke area lainnya, bisa kecoklatan sampai hitam.bahkan dalam kasus tertentu ditemukan berwarna putih, merah, biru. D: diameternya lebih besar dari 6mm.Terapi dan PengobatanMelanoma maligna merupakan jenis kanker kulit yang aling ganas dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya seperti kelenjar limfa. Tindakan yang dilakukan pada enderita kanker jenis ini adalah pengangkatan secara komlik jaringan kanker dengan jalan pembedahan, apabila telah diketahui terjadi penyebaran maka dibutuhkan operasi lanjutan untuk mengangkat jaringan disekitarnya. Jika sel kanker ditemukan menyebar ke kelenjar limfa, maka mau tidak mau kelenjarnya juga diangkat.H. Pencegahan Kanker Kulit Jangan mencoba berjemur untuk membuat kulit lekas berwarna coklat kekuningan jika kulit anda mudah terbakar. Hindari pejanan sinr matahari yang tidak diperlukan, khususnya ketika radiasi sinar UV terjadi intensif antara pukul 10.00 wib – 15.00 wib. Jangan sekali-kalimembiarkan kulit terbakar karena sinar UV. Oleskan preparat tabir surya pelindung kulit jika anda harus berjemur bawah terik matahari. Preparat ini akan menghalangi pancaran sinar matahari yang berbahaya. Oleskan preparat tabir surya kembali sesudah terkena terik matahari dalam waktu yang lama. Gunakan pelembab bibir ata ligloss yang mengandung reparat tabir surya dengan angka SPF tinggi. Kenakan pakaian pelindung yang tepat (misalnya:topi, kemeja tangan panjang). Jangan menggunakan lampu pemanas untuk membuat kulit berwarna cokelat kekuningan.I. Penatalaksanaan 1) Penatalaksanaan medisPenatalaksanaan medis yang dapat dilakukan yaitu pembedahan, kemoterapi dan terapi biologis.a). PembedahanAhli bedah biasanya akan mengangkat lesi ditambah batas-batas jaringan normal sekitarnya untuk mencegah berkembangnya kembali tumor tersebut. Satu margin 1-2 cm sekeliling melanoma dipertimbangkan secara adekuat untuk melanoma dengan ketebalan kurang dari 3mm. lesi-lesi dengan kedalaman lebih dari 1mm tetapi kurang dari 3mm ditangani melalui pembedahan dengan kesembuhan kira-kira 70-80%. Lesi dalam lebih dari 3mm kemungkinan akan mengalami kekambuhan sekitar 40-50%. Batas-batas reseksi sekeliling melanoma yang dalam ini biasanya direkomendasikan menjadi paling sdikit 2-3cm. Terapi radiasi merupakan bentuk pengobatan lainnya. Dengan penggunaan energi sinar X dosis tinggi, kobalt, electron, tau sumber-sumber radiasi lainnya untuk menghancurkan atau membunuh sel-sel melanoma.b). Kemoterapikemoterapi dapat diberikan dengan berbagai cara salah satunya adalah secara topical, dimana agen-agen tersebut diberikan secara langsung ada lesi. Agen-agen yang digunakan meliputi 5-fluorourasil atau psorelen. Obat-obat yang paling umum digunakan untuk ini meliputi melpalan, dakarbazasin ( DTIC), dan sisplatin. Cara yang dilakukan dalam memberikan kemoterapi adalah secara sistemik. Saat ini, kemoterapi sistemik belum apat membuktikan efektivitasnya dalam mencegah kambuhnya penyakit pada pasien dengan jenis kanker fase dini. Tapi biasanya digunakan pada orang pada penyakit yang menyebar secara luas. c). T erapi biologisterapi biologis juga disebut bioterapi atau immunoterapi, bekerja baik secara langsung ataupun tidak langsung melawan kanker dengan mengubah cara-cara tubuh untuk bereaksi terhadap kanker. Bentuk umum dari bioterapi dibawah penyelidikan untuk melanoma meliputi paksin, injeksi bskterium yang diketahui sebagai BSG (basilus calmeete Guerin) dan enggunaan interperon, interleunkin, dan antibiotic monoclonal. Vaksinasi tersebut dibuat dari melanoma yang diradiasi dan di nonaktifkan. Diharapkan vaksin-vaksin tersebut akan mensintesis system imun untuk mengenal melanoma dan oleh karenanya akan meningkatkan kemampuan system untuk menghancurkan melanoma tersebut. Injeksi BSG mempengaruhi stimulasi non spesifik dari system imun dan sedang dipelajari sebagai terapi untuk asien-pasien fase awal. Diharapkan bahwa bahwa injeksi BSG secara langsung kedalam metastase nodul-nodul subkutan dapat menyebabkan regresi lesi.Penatalaksanaan karsinoma ini bergantung pada lokasi tumor, tipe sel (lokasi dan kedalaman), sifat-sifat yang invasif atau tidak anvasif dan ada tidaknya kelenjar limfe yang mengalami metastase, tindakannya adalah:a) Eksisi bedah: tujuannya untuk mengangkat keseluruhan tumorb) Pembedahan mikrografik moh: merupakan metode untuk mengangkat lesi kulit yang malignan.c) Bedah elektro: merupakan tekhnik penghancuran atau penghilangan jaringan dengan menggunakan energi listrik.d) Bedah beku: tujuannya menghancurkan tumor dengan cara dee freezing (alat jarumtermokopel). Dilakukan setelah dikemoterapi.e) Terapi radiasi: terapi ini sering dilakukan untuk kanker keloak mata, ujung hidung dan daerah didekat struktur yang vital. 2) Penatalaksanaan perawatKarena banyak kanker kulit yang diangkat dengan tindakan eksisi, eran perawat adalah:a) Meredakan nyeri dan ketidaknyamanan.b) Pemberian analgetik yang tepat.c) Meredakan ansietasd) Pendidikan pasien dan pertimbangan perawatan dirumah.J. KomplikasiKecacaan karena pembedahan terutama bila kanker kulit tersebut kambuh ada wajah yang membutuhkan reseksi ulang, atau jika eksisi luas dibutuhkan seperti halnya ada melanoma. Selain itu juga dapat terjadi metastase penyakit ke otak biasanya fatal kecuali bila reseksi pembedahan masih mungkin di lakukan.Serta dapat menimbulkan metastase tulang dan dapat menimbulkan nyeri berat dan mengarah pada fraktur dan kompresi medulla spinalis. K. Pengkajiana. Aktivitas IstirahatTanda : Keterbatasan mobilisasi/kehilangan pada bagian yang terkena (mungkin segera karena nyeri, pembengkakkan setelah tindakan aksisi dan graft kulit).b. SirkulasiHipertensi (kadang-kadang terlihat sebagai rspon terhadap nyeri/ansietas), takikardia (respon stress, hipovolemia), lesi cenderung sikuker dengan bagian luar yang tidak teraturc. NeurosensoriNyeri dada daerah karsinoma.d. Nyeri/KenyamananGejala : Nyeri berat saat tindakan eksisi dan grafh kulit (mungin terlokasi pada area lesi yang di eksisi local yang luas dan pada grafh kulit)e. KeamananTanda : Lesi semakin menonjol, pendarahan lesi, perubahan local pada warna nodul (biasanya relative licin serta berwarna biru hitam yang seragam, dapat meningkat/berubah secara bertahap), serta nodul yang menebal, bersisik dan berulselasi. f. Penyuluhan /PembelajaranGejala : Lingkungan trauma, aktivitas perwatan dini dan tugas pemeliharaan/perwatan rumah.L. Asuhan keperawatana. Pengkajianb. Diagnosa Keperawatano Diagnosa 1 : Nyeri berhubungan dengan pembedahanTujuan : nyeri teratasi.Kriteria Hasil: Nyeri hilang/ terkontrol.Intervensi: Tentukan letak nyeri, karakteristik, kualitas dan beratnya sebelum pasien mendapatkan pengobatan.R/: Memberikan data. Chek pesanan medis terhadap obat, dosis,dan frekuensi pemberian analgesik.R/: mencegah kesalahan. Pantau tanda-tanda vitalR/: memberikan data mengenai respons pada obat. Bantu relaksasi untuk memfasilitasi respons terhadap analgesic.R/: meningkatkan respons terbaik ada pemberian obat. Bantu pasien dalam distraksi.R/: pengalihan dapat mengurangi rasa nyeri.Evaluasi: mengungkapkan bahwa nyeri turun atau hilang.o Diagnosa2 : perubahan integritas kulit berhubungan dengan insisi pebedahan. Tujuan : meningkatkan penyembuhan luka. Kriteria hasil : insisi luka sembuh.Intervensi : Jelaskan prosedur pada pasien.R/: meningkatkan pengertian. Inspeksi daerah insisi terhadap adanya kemerahan dan pembengkakan.R/: meningkatkan intervensi awal jika terjadi abnormalitas awal. Catat karakteristik luka.R/: memberikan data. Bersihkan sekeliling daerah insisi dengan larutan pembersih yang cocok.R/: mencegah infeksi. Usap daerah yang bersih kearah yang kurang bersih.R/: meningkatkan teknik aseptic. Ganti balutan luka sesuai permintaan atau sesuai kebutuhan.R/: memberikan kesempatan untuk melakukan observasi daerah insisi dengan interval waktu yang teratur. Instruksikan pasien dalam penggantian balutan, beri kesempatan untuk demonstrasi ulang.R/: meningkatkan kebersihan dan penyembuhan luka. Beri tahu pasien untuk melaporkan adanya kemerahan, pembengkakan, nyeri dari insisi.R/: memberikan pengenalan dini terhadap masalah potensial. Instruksikan pasien bagaimana merawat insisi selama mandi atau keramas.R/: memberikan informasi yang akan dapat melindungi insisi tersebut. Instruksikan pasien bagaiman cara untuk meminimalkan penekanan pada daerah insisi.R/: mencegah peregangan yang tidak perlu.Evaluasi: - Tidak ada kemerahan, pembengkakan pada daerah insisi.- Insisi tampak sembuh dengan baik.o Diagnosa3 : gangguan citra tubuh berhubungan dengan kecacatan karena penyakit.Tujuan : pasien dapat menggungkapkan kekuatirannya atas penolakan oleh orang lain karena perubahan kulit dari pembedahan/ terapi radiasi.Kriteria hasil : mendiskusikan strategi-strategi untuk mengatasi perubahan pada citra tubuh.Intervensi :  Kaji pengetahuan pasien terhadap adanya potensi kecacatan yang berhubungan dengan pembedahan dan perubahan.R/:memberikan informasi untuk memformulasikan perencanaan. Pantau kemampuan pasien untuk melihat perubahan bentuk dirinya.R/: ketidakmampuan untuk melihat bagian tubuhnya yang terkena mungkin mengindikasikan kesulitan dalam koping. Dorong pasien untuk mendiskusikan perasaan mengenai perubahan penampilan dari pembedahan.R/: memberikan jalan untuk mengekpresikan dirinya. Diskusikan pilihan untuk rekontruksikan dan cara-cara untuk membuat penampilan yang kurang menjadi menarik.R/: meningkatkan control diri sendiri atas kehilangan.Evaluasi :- pasien mampu mengidentifikasi sumber-sumber komunitas yang potensial untuk mengatasi.- Pasien melukiskan pilihan-pilihan untuk meminimalkan kelainan yang ada.- Pasien mampu mendemonstrasikan kemampuan menghadapi kecacatan.o Diagnosa 4 : kurang pengetahuan berhubungan dengan penanganan kanker kulit seperti pembedahan, radioterapi dan kemoterapi topical.Tujuan : memberikan pemahaman tentang pembedahan, terapi radiasi dan penanganan dengan kemoterapi untuk kanker kulit.Kriteria hasil : menyatakan tindakan perawatan diri untuk menurunkan insiden dan bertambah beratnya gejala yang berhubungan dengan pengobatan.Intervensi: Beritahu kapan pembedahan/terapi radiasi akan dilakukan.R/: memberikan informasi yang diperlukan. Jelaskan tujuan dari penanganan.R/:meningkatkan pemahaman terhadap pengobatan. Ajarkan untuk menggunakan kemoterapi topikal.R/: meningkatkan perawatan diri sendiri. Beritahu kemungkinan efek samping dari pemberian obat topical seperti iritasi kulit.R/: meningkatkan keamanan dari pemberian obat toikal tanpa adanya komplikasi. Beritahu adanya efek samping dari terapi radiasi dan tindakan perawatan diri unruk mengatasinya.R/: meningkatkan perawatan diri.Evaluasi:- Pasien mendemonstrasikan perawatan insisi secara benar.- Pasien mendemonstrasikan pemakaian kemoterai toikal secara benar sesuai dengan kebutuhan.- Pasien mengidentifikasi kemungkinan komplikasi dari pengobatan dan tindakan-tindakan perawatan diri untuk menurunkan beratnya masalah.DAFTAR PUSTAKADoengoes.M.G. 1999. Rencana Asuhan Keperawatan. Jakarta:EGC.Price.S.A. 2005. Patofisiologi. Edisi:6. Jakarta:EGC.Smelt.Z, Susanne.C. 2001. Buku Ajar Keperawatan Medikal-Bedah Brunner &amp; Suddar. Edisi:8. Jakarta: EGC.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-5996189806090688804?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/5996189806090688804/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2011/03/asuhan-keperawatan-gangguan-kulit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/5996189806090688804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/5996189806090688804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2011/03/asuhan-keperawatan-gangguan-kulit.html' title='ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN KULIT'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-6136080959198348530</id><published>2011-03-18T04:01:00.000-07:00</published><updated>2011-03-18T04:10:13.375-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='anatomi n fisiologi'/><title type='text'>ALAT PENCERNAAN MAKANAN klik ajaaaaa</title><content type='html'>&lt;a title="View Alat Pencernaan Makanan on Scribd" href="http://www.scribd.com/doc/50510143/Alat-Pencernaan-Makanan" style="margin: 12px auto 6px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block; text-decoration: underline;"&gt;Alat Pencernaan Makanan&lt;/a&gt;&lt;iframe class="scribd_iframe_embed" src="http://www.scribd.com/embeds/50510143/content?start_page=1&amp;view_mode=list" data-auto-height="true" data-aspect-ratio="0.772727272727273" scrolling="no" id="doc_56756" width="100%" height="600" frameborder="0"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;(function() { var scribd = document.createElement("script"); scribd.type = "text/javascript"; scribd.async = true; scribd.src = "/javascripts/embed_code/inject.js?1300395014"; var s = document.getElementsByTagName("script")[0]; s.parentNode.insertBefore(scribd, s); })();&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-6136080959198348530?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/6136080959198348530/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2011/03/alat-pencernaan-makanan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/6136080959198348530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/6136080959198348530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2011/03/alat-pencernaan-makanan.html' title='ALAT PENCERNAAN MAKANAN klik ajaaaaa'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-4021364939197315309</id><published>2011-03-18T03:56:00.000-07:00</published><updated>2011-03-18T03:56:25.672-07:00</updated><title type='text'>PENYIMPANGAN KDM</title><content type='html'>&lt;a title="View Penyimpangan Kdm on Scribd" href="http://www.scribd.com/doc/50522016/Penyimpangan-Kdm" style="margin: 12px auto 6px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block; text-decoration: underline;"&gt;Penyimpangan Kdm&lt;/a&gt;&lt;iframe class="scribd_iframe_embed" src="http://www.scribd.com/embeds/50522016/content?start_page=1&amp;view_mode=list" data-auto-height="true" data-aspect-ratio="1.2938689217759" scrolling="no" id="doc_25262" width="100%" height="600" frameborder="0"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;(function() { var scribd = document.createElement("script"); scribd.type = "text/javascript"; scribd.async = true; scribd.src = "/javascripts/embed_code/inject.js?1300395014"; var s = document.getElementsByTagName("script")[0]; s.parentNode.insertBefore(scribd, s); })();&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-4021364939197315309?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/4021364939197315309/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2011/03/penyimpangan-kdm.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/4021364939197315309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/4021364939197315309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2011/03/penyimpangan-kdm.html' title='PENYIMPANGAN KDM'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-7098670518382817412</id><published>2011-02-26T05:05:00.000-08:00</published><updated>2011-02-26T05:14:09.394-08:00</updated><title type='text'>Gastritis</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;A. Pengertian&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Gastritis adalah peradangan pada mukosa lambung yang dapat bersifat akut kronik, difus atau lokal (Soepaman, 1998).&lt;br /&gt;Gastritis adalah inflamasi dari mukosa lambung (Arif Mansjoer, 1999).&lt;br /&gt;Gastritis adalah radang mukosa lambung (Sjamsuhidajat, R, 1998).&lt;br /&gt;Berdasarkan pengertian di atas penulis menyimpulkan bahwa Gastritis merupakan inflamasi mukosa lambung yang dapat bersifat akut, kronik, difus atau lokal.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Askep Gastritis&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;B. Etiologi&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Penyebab dari Gastritis dapat dibedakan sesuai dengan klasifikasinya sebagai berikut :&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="color: #cc0000;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Gastritis Akut&lt;br /&gt;Penyebabnya adalah obat analgetik, anti inflamasi terutama aspirin      (aspirin yang dosis rendah sudah dapat menyebabkan erosi mukosa lambung).&lt;br /&gt;Bahan kimia misal : lisol, alkohol, merokok, kafein lada, steroid dan      digitalis.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="color: #cc0000;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Gastritis Kronik&lt;br /&gt;Penyebab dan patogenesis pada umumnya belum diketahui.&lt;br /&gt;Gastritis ini merupakan kejadian biasa pada orang tua, tapi di duga pada      peminum alkohol, dan merokok.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Askep Gastritis&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;C. Manifestasi klinik&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="1" style="color: #cc0000;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Manifestasi klinik      yang biasa muncul pada Gastritis Akut lainnya, yaitu Anorexia, mual,      muntah, nyeri epigastrium, perdarahan saluran cerna pada Hematemesis      melena, tanda lebih lanjut yaitu anemia.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="2" style="color: #cc0000;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Gastritis Kronik&lt;br /&gt;Kebanyakan klien tidak mempunyai keluhan, hanya sebagian kecil mengeluh      nyeri ulu hati, anorexia, nausea, dan keluhan anemia dan pemeriksaan fisik      tidak di jumpai kelainan.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;D. Proses Penyakit&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="color: #cc0000;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Gastritis akut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zat iritasi yang masuk ke dalam lambung akan mengiitasi mukosa lambung.&lt;br /&gt;Jika mukosa lambung teriritasi ada 2 hal yang akan terjadi :&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;ol start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Karena terjadi iritasi mukosa lambung sebagai       kompensasi lambung. Lambung akan meningkat sekresi mukosa yang berupa       HCO3, di lambung HCO3 akan berikatan dengan NaCL sehingga menghasilkan       HCI dan NaCO3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil dari penyawaan tersebut akan meningkatkan asam lambung. Jika asam       lambung meningkat maka akan meningkatkan mual muntah, maka akan terjadi       gangguan nutrisi cairan &amp;amp;amp; elektrolit.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin-left: 1in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="color: #cc0000;" type="disc"&gt;&lt;ol start="2" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Iritasi mukosa lambung akan menyebabkan mukosa       inflamasi, jika mukus yang dihasilkan dapat melindungi mukosa lambung       dari kerusakan HCL maka akan terjadi hemostatis dan akhirnya akan terjadi       penyembuhan tetapi jika mukus gagal melindungi mukosa lambung maka akan       terjadi erosi pada mukosa lambung. Jika erosi ini terjadi dan sampai pada       lapisan pembuluh darah maka akan terjadi perdarahan yang akan menyebabkan       nyeri dan hypovolemik.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="color: #cc0000;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Gastritis kronik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gastritis kronik disebabkan oleh gastritis akut yang berulang sehingga      terjadi iritasi mukosa lambung yang berulang-ulang dan terjadi penyembuhan      yang tidak sempurna akibatnya akan terjadi atrhopi kelenjar epitel dan      hilangnya sel pariental dan sel chief. Karena sel pariental dan sel chief      hilang maka produksi HCL. Pepsin dan fungsi intinsik lainnya akan menurun      dan dinding lambung juga menjadi tipis serta mukosanya rata, Gastritis itu      bisa sembuh dan juga bisa terjadi perdarahan serta formasi ulser.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;E. Komplikasi&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="1" style="color: #cc0000;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Komplikasi yang      timbul pada Gastritis Akut, yaitu perdarahan saluran cerna bagian atas      (SCBA) berupa hemotemesis dan melena, berakhir dengan syock hemoragik,      terjadi ulkus, kalau prosesnya hebat dan jarang terjadi perforasi.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="2" style="color: #cc0000;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Komplikasi yang      timbul Gastritis Kronik, yaitu gangguan penyerapan vitamin B 12, akibat      kurang pencerapan, B 12 menyebabkan anemia pernesiosa, penyerapan besi      terganggu dan penyempitan daerah antrum pylorus.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Askep Gastritis&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;F. Penatalaksaan Medik&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="1" style="color: #cc0000;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Gastritis Akut&lt;br /&gt;Pemberian obat-obatan H2 blocking (Antagonis reseptor H2). Inhibitor pompa      proton, ankikolinergik dan antasid (Obat-obatan alkus lambung yang lain).      Fungsi obat tersebut untuk mengatur sekresi asam lambung.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Gastritis Kronik&lt;br /&gt;Pemberian obat-obatan atau pengobatan empiris berupa antasid, antagonis H2      atau inhibitor pompa proton.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&amp;nbsp;&lt;/ol&gt;&lt;ol start="1" style="color: #cc0000;" type="1"&gt;&amp;nbsp;&lt;/ol&gt;&lt;ol start="1" style="color: #cc0000;" type="1"&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin-bottom: 12pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Lucida Calligraphy&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Askep Gastritis&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Lucida Calligraphy&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Lucida Calligraphy&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Lucida Calligraphy&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Gastritis&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;A. Pengkajian&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="1" style="color: #cc0000;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Faktor      predisposisi dan presipitasi&lt;br /&gt;Faktor predisposisi adalah bahan-bahan kimia, merokok, kafein, steroid,      obat analgetik, anti inflamasi, cuka atau lada.&lt;br /&gt;Faktor presipitasinya adalah kebiasaan mengkonsumsi alcohol dan rokok,      penggunaan obat-obatan, pola makan dan diet yang tidak teratur, serta gaya      hidup seperti kurang istirahat.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="2" style="color: #cc0000;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Test dignostik&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;ul type="circle"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Endoskopi : akan tampak erosi multi yang sebagian       biasanya berdarah dan letaknya tersebar.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin-left: 1in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="2" style="color: #cc0000;" type="1"&gt;&lt;ul type="circle"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Pemeriksaan Hispatologi : akan tampak kerusakan mukosa       karena erosi tidak pernah melewati mukosa muskularis.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin-left: 1in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="2" style="color: #cc0000;" type="1"&gt;&lt;ul type="circle"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Pemeriksaan radiology.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin-left: 1in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="2" style="color: #cc0000;" type="1"&gt;&lt;ul type="circle"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Pemeriksaan laboratorium.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin-left: 1.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="2" style="color: #cc0000;" type="1"&gt;&lt;ul type="circle"&gt;&lt;ul type="square"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Analisa gaster : untuk mengetahui tingkat sekresi        HCL, sekresi HCL menurun pada klien dengan gastritis kronik.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kadar serum vitamin B12 : Nilai normalnya 200-1000        Pg/ml, kadar vitamin B12 yang rendah merupakan anemia megalostatik.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kadar hemagiobi, hematokrit, trombosit, leukosit dan        albumin.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Gastroscopy.&lt;br /&gt;Untuk mengetahui permukaan mukosa (perubahan) mengidentifikasi area        perdarahan dan mengambil jaringan untuk biopsi.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;B. Diagnosa Keperawatan yang Mungkin Muncul&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="1" style="color: #cc0000;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Resti gangguan      keseimbangan volume cairan dan elektrolit kurang dari kebutuhan tubuh      berhubungan dengan intake yang tidak adekuat, muntah.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="2" style="color: #cc0000;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Gangguan      pemenuhan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan      intake yang tidak adekuat, anorexia.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="3" style="color: #cc0000;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Gangguan rasa      nyaman nyeri berhubungan dengan inflamasi mukosa lambung.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="4" style="color: #cc0000;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Keterbatasan      aktivitas berhubungan dengan kelemahan fisik.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="5" style="color: #cc0000;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kurang      pengetahuan tentang penyakit berhubungan dengan kurangnya informasi.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #cc0000; line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;C. Intervensi&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Diagnosa Keperawatan 1. :&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Tujuan :&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Resti gangguan keseimbangan cairan tidak terjadi.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kriteria Hasil :&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Membran mukosa lembab, turgor kulit baik, elektrolit kembali normal, pengisian kapiler berwarna merah muda, tanda vital stabil, input dan output seimbang.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Intervensi :&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kaji tanda dan gejala dehidrasi, observasi TTV, ukur intake dan out anjurkan klien untuk minum ± 1500-2500ml, observasi kulit dan membran mukosa, kolaborasi dengan dokter dalam pemberian cairan infus.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Diagnosa Keperawatan 2. :&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Tujuan&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Gangguan nutrisi teratasi.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kriteria Hasil :&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Berat badan stabil, nilai laboratorium Albumin normal, tidak mual dan muntah BB dalam batas normal, bising usus normal.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Intervensi :&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kaji intake makanan, timbang BB secara teratur, berikan perawatan oral secara teratur, anjurkan klien makan sedikit tapi sering, berikan makanan dalam keadaan hangat, auskultasi bising usus, kaji makanan yang disukai, awasi pemeriksaan laboratorium misalnya : Hb, Ht, Albumin.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Diagnosa Keperawatan 3. :&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Tujuan :&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Nyeri dapat berkurang/hilang.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kriteria Hasil :&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Nyeri hilang/terkontrol, tampak rileks dan mampu tidur/istirahat, skala nyeri menunjukkan angka 0.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Intervensi :&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kaji skala nyeri dan lokasi nyeri, observasi TTV, berikan lingkungan yang tenang dan nyaman, anjurkan tekhnik relaksasi dengan nafas dalam, lakukan kolaborasi dalam pemberian obat sesuai dengan indikasi untuk mengurangi nyeri.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Diagnosa Keperawatan 4. :&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Tujuan :&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Keterbatasan aktifitas teratasi.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kriteria Hasil :&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;K/u baik, klien tidak dibantu oleh keluarga dalam beraktifitas.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Intervensi :&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Tingkatkan tirah baring atau duduk, berikan lingkungan yang tenang dan nyaman, batasi pengunjung, dorong penggunaan tekhnik relaksasi, kaji nyeri tekan pada gaster, berikan obat sesuai dengan indikasi.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Diagnosa Keperawatan 5. :&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Tujuan :&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kurang pengetahuan teratasi.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kriteria Hasil :&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Klien dapat menyebutkan pengertian, penyebab, tanda dan gejala, perawatan, pencegahan dan pengobatan.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Intervensi :&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kaji tingkat pengetahuan klien, beri pendidikan kesehatan (penyuluhan) tentang penyakit, beri kesempatan klien atau keluarga untuk bertanya, beritahu tentang pentingnya obat-obatan untuk kesembuhan klien.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;D. Evaluasi&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Evaluasi pada klien dengan Gastrtitis, yaitu :&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="1" style="color: #cc0000;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Keseimbangan      cairan dan elektrolit teratasi&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kebutuhan      nutrisi teratasi&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Gangguan rasa      nyeri berkurang&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Klien dapat      melakukan aktifitas&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Pengetahuan      klien bertambah.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-7098670518382817412?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/7098670518382817412/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2011/02/gastritis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/7098670518382817412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/7098670518382817412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2011/02/gastritis.html' title='Gastritis'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-5564514596823124039</id><published>2011-02-26T03:57:00.000-08:00</published><updated>2011-02-26T03:57:20.781-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div id="__ss_1265371" style="width: 477px;"&gt; &lt;strong style="display: block; margin: 12px 0pt 4px;"&gt;&lt;a href="http://www.slideshare.net/hoklap/soal-dan-pembahasan-try-out" title="Soal Dan Pembahasan Try Out matematika SMP"&gt;Soal Dan Pembahasan Try Out matematika SMP&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt; &lt;object height="510" id="__sse1265371" width="477"&gt; &lt;param name="movie" value="http://static.slidesharecdn.com/swf/doc_player.swf?doc=soaldanpembahasantryout-090408130730-phpapp01&amp;amp;stripped_title=soal-dan-pembahasan-try-out&amp;amp;userName=hoklap" /&gt; &lt;param name="allowFullScreen" value="true"/&gt; &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"/&gt; &lt;embed name="__sse1265371" src="http://static.slidesharecdn.com/swf/doc_player.swf?doc=soaldanpembahasantryout-090408130730-phpapp01&amp;amp;stripped_title=soal-dan-pembahasan-try-out&amp;amp;userName=hoklap" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="477" height="510"&gt;&lt;/embed&gt; &lt;/object&gt; &lt;div style="padding: 5px 0pt 12px;"&gt; View more &lt;a href="http://www.slideshare.net/"&gt;documents&lt;/a&gt; from &lt;a href="http://www.slideshare.net/hoklap"&gt;achmad hidayat&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-5564514596823124039?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/5564514596823124039/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2011/02/soal-dan-pembahasan-try-out-matematika.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/5564514596823124039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/5564514596823124039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2011/02/soal-dan-pembahasan-try-out-matematika.html' title=''/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-5497438666549903083</id><published>2010-04-28T02:28:00.000-07:00</published><updated>2010-04-28T02:33:37.363-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='health'/><title type='text'>Sariawan  atau stomatitis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/S9gA6Wb9w_I/AAAAAAAAADg/11-FQt_rDfM/s1600/images+(1).jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 149px; height: 96px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/S9gA6Wb9w_I/AAAAAAAAADg/11-FQt_rDfM/s200/images+(1).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465119150269383666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seriawan (stomatitis) di dalam mulut adalah hal sepele, tapi ada sebagian orang yang tidak pernah bebas dari seriawan , yang lama belum sembuh, sudah tumbuh yang baru lagi. Seriawannya sulit sembuh sekalipun sudah ditutul dengan segala macam obat seriawan, makan berbagai jenis vitamin, berkumur dengan obat kumur.&lt;br /&gt;Bila anda mengalami hal demikian, ada baiknya anda mencari pengobatan dengan akupunktur, dan anda akan terbebas dari seriawan berulang.&lt;br /&gt;Tinjauan Kepustakaan Barat&lt;br /&gt;Stomatitis adalah radang pada selaput lendir/mukosa dalam rongga mulut seperti pipi, gusi, bibir, lidah, langit-langit.&lt;br /&gt;Penyebabnya bisa berasal dari keadaan dalam mulut atau bagian dari penyakit sistemik.&lt;br /&gt;Penyebab yang berasal dari keadaan dalam mulut seperti&lt;br /&gt;• Kebersihan mulut yang kurang&lt;br /&gt;• Letak susunan gigi/ kawat gigi&lt;br /&gt;• Makanan /minuman yang panas dan pedas&lt;br /&gt;• Rokok&lt;br /&gt;• Pasta gigi yang tidak cocok&lt;br /&gt;• Lipstik&lt;br /&gt;• Infeksi jamur dan lain-lain.&lt;br /&gt;Bagian dari penyakit sistemik antara lain&lt;br /&gt;• Reaksi alergi : seriawan timbul setelah makan jenis makanan tertentu. Jenis makanan ini berbeda untuk tiap-tiap penderita.&lt;br /&gt;• Hormonal imbalance&lt;br /&gt;• Stres mental&lt;br /&gt;• Kekurangan vitamin dan mineral&lt;br /&gt;• Gangguan pencernaan&lt;br /&gt;• Radiasi.&lt;br /&gt;Seriawan bisa menyerang bayi sampai orang dewasa.&lt;br /&gt;Pengobatan&lt;br /&gt;• Hindari makanan seperti cabai, nenas&lt;br /&gt;• Sembuhkan penyakit atau keadaan yang mendasarinya.&lt;br /&gt;• Pelihara kebersihan mulut dan gigi.&lt;br /&gt;• Antibiotik, kortikosteroid, anti-viral, anti-jamur lokal.&lt;br /&gt;Tinjauan Kepustakaan Timur&lt;br /&gt;Radang selaput lendir mulut ini akibat adanya panas / api berlebihan di dalam badan yang bermanifestasi di selaput lendir mulut.&lt;br /&gt;Ada 2 tipe.&lt;br /&gt;Pertama, tipe ekses panas akibat pola makan yang salah yaitu terlalu banyak konsumsi makanan yang spicy, pedas, tinggi lemak, alkohol.&lt;br /&gt;Kedua, tipe defisiensi Yin sehingga timbul panas palsu dalam badan, orang dengan defisiensi Yin menderita seriawan kronis berulang terutama bila ada kelelahan fisik atau mental, kurang tidur.&lt;br /&gt;Akupunktur bekerja dengan menghilangkan panas yang ekses, mengembalikan keseimbang Yin dan Yang agar selaput lendir mulut tidak menjadi korban panas berlebih dalam badan.&lt;br /&gt;Terapi dilakukan 2-3 kali seminggu sebanyak 8-10 kali&lt;br /&gt;Sariawan/Stomatitis&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sariawan merupakan salah atu penyakit yang populer, karena hampir setiap orang mengalami sariawan dalam hidupnya. nah lalu apakah anda mengetahui tentang sariawan? apakah sariawan? apa penyebab sariawan? bagaimana cara mengobati sariawan? pertanyaan tersebut sangat sering saya terima dari rekan2 saya maupun dari orang yang kebetukan bertemu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ilmu kedokteran gigi atau pun dalam ilmu kesehatan gigi sariawan tidak luput dari perhatian, mungkin beberapa orang menganggap enteng namun kenyataannya sangat menggang kita dalam aktifitas apa lagi kalau kita makan wahh... makanan mahal yang terasa enak sekalipun kalau kita sariawan tidak akan terasa nikmat di mulut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sariawan merupakan bahasa awam untuk berbagai macam lesi/benjolan yang timbul di rongga mulut. Namun biasanya jenis sariawan yang sering timbul sehari-hari pada rongga mulut kita disebut (dalam istilah kedokteran gigi) Stomatitis Aftosa Rekuren. &lt;br /&gt;Gejalanya berupa rasa sakit atau rasa terbakar satu sampai dua hari yang kemudian bisa timbul luka (ulser) di rongga mulut. Rasa sakit dan rasa panas pada sariawan ini membuat kita susah makan dan minum. Sehingga kadang pasien dengan Sariawan datang ke dokter gigi dalam keadaan lemas. Ini sering menyerang siapa saja. Tidak mengenal umur maupun jenis kelamin. Biasanya daerah yang paling sering timbul Sariawan ini adalah di mukosa pipi bagian dalam, bibir bagian dalam, lidah serta di langit-langit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab dari sariawan/satomatitis? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini penyebab utama dari Sariawan belum diketahui. Namun para ahli telah menduga banyak hal yang menjadi penyebab timbulnya sariawan ini, diantaranya adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor General :&lt;br /&gt;Hormonal maupun penyakit sistemik.&lt;br /&gt;Stres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor Lokal:&lt;br /&gt;Overhang tambalan atau karies, protesa (gigi tiruan)&lt;br /&gt;Luka pada bibir akibat tergigit/benturan.&lt;br /&gt;Defisiensi (kekurangan) vitamin B12 dan zat besi. &lt;br /&gt;dll yang menyebabkan trauma pada gusi atau mukosa mulut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infeksi virus dan bakteri juga diduga sebagai pencetus timbulnya Sariawan ini. Ada pula yang mengatakan bahwa sariawan merupakan reaksi imunologik abnormal pada rongga mulut. Nah yang cukup sering terjadi pada kita, terutama warga kota yang sibuk, adalah stress. Faktor psilkologis ini (stress) telah diselidiki berhubungan dengan timbulnya Sariawan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara mengatasinya Sariawan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengetahui penyebabnya, diharapkan kita dapat menghindari timbulnya sariawan ini, diantaranya dengan menjaga kebersihan rongga mulut serta mengkonsumsi nutrisi yang cukup, terutama yang mengandung vitamin B12 dan zat besi. Juga selain itu, jangan lupa untuk menghindari stress. Namun bila ternyata sariwan selalu hilang timbul, Anda dapat mencoba dengan kumur-kumur air garam hangat dan pergi ke dokter gigi untuk meminta obat yang tepat untuk sariawannya. Karena apabila kita tidak tau pasti kadang kita mengkonsumsi obat yang salah, karena pengobatannya sebaiknya juga berdasarkan faktor penyebabnya. Sebaiknya jangan di obati sembarangan karena kita tidak tahu apakah obat tersebut bersifat karsinogenik, atau merangsang kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada artikel tentang yoghurt dapat mengobati sariawan, jadi apakah yoghurt bisa mengobati sariawan? Yoghurt mengandung lactobacillus, pada kondisi flora dan fauan mulut yang tidak seimbang, bakteri tersebut dapat membantu keseimbangan kebun binatang mulut. Tapi sariawan yang lebih dari dua minggu harus di waspadai... segera hubungi dokter supaya bisa di check and recek lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi:&lt;br /&gt;(Dok) peradangan mulut&lt;br /&gt;Kelas:&lt;br /&gt;Nomina&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;KBBI III&lt;br /&gt;Tesaurus&lt;br /&gt;Tidak ditemukan.&lt;br /&gt;Glosarium&lt;br /&gt;Menampilkan 1 - 10 dari 10 entri.&lt;br /&gt;  Bahasa Indonesia Bahasa Asing Kata kunci Bidang Sumber&lt;br /&gt;1. gingivostomatitis herpetik herpetic gingivostomatitis gingivostomatitis; herpetik&lt;br /&gt;Kedokteran&lt;br /&gt;Pusba&lt;br /&gt;2. parotidostomatitis parotidostomatitis parotidostomatitis&lt;br /&gt;Kedokteran Hewan&lt;br /&gt;Pusba&lt;br /&gt;3. stomatitis stomatitis&lt;br /&gt;stomatitis&lt;br /&gt;Kedokteran Hewan&lt;br /&gt;Pusba&lt;br /&gt;4. stomatitis angular angular stomatitis&lt;br /&gt;angular; stomatitis&lt;br /&gt;Kedokteran&lt;br /&gt;Pusba&lt;br /&gt;5. stomatitis nekrotik necrotic stomatitis nekrotik; stomatitis&lt;br /&gt;Kedokteran Hewan&lt;br /&gt;Pusba&lt;br /&gt;6. stomatitis papular papular stomatitis papular; stomatitis&lt;br /&gt;Kedokteran Hewan&lt;br /&gt;Pusba&lt;br /&gt;7. stomatitis papular bovin bovine papular stomatitis&lt;br /&gt;bovin; papular; stomatitis&lt;br /&gt;Kedokteran&lt;br /&gt;Pusba&lt;br /&gt;8. stomatitis ulseratif ulcerative stomatitis stomatitis; ulseratif&lt;br /&gt;Kedokteran Hewan&lt;br /&gt;Pusba&lt;br /&gt;9. stomatitis viral viral stomatitis stomatitis; viral&lt;br /&gt;Kedokteran&lt;br /&gt;Pusba&lt;br /&gt;10. stomatitis; seriawan stomatitis&lt;br /&gt;seriawan; stomatitis&lt;br /&gt;Kedokteran&lt;br /&gt;Pusba&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-5497438666549903083?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/5497438666549903083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2010/04/sariawan-atau-stomatitis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/5497438666549903083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/5497438666549903083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2010/04/sariawan-atau-stomatitis.html' title='Sariawan  atau stomatitis'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/S9gA6Wb9w_I/AAAAAAAAADg/11-FQt_rDfM/s72-c/images+(1).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-3460176913259770588</id><published>2010-04-28T02:20:00.000-07:00</published><updated>2010-04-28T02:26:43.936-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips n trik'/><title type='text'>10 tips kesehatan yang paling mendasar</title><content type='html'>10 Essential Health Tips &lt;br /&gt;(The Basics to Practice Every Day) &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"He who has health has hope, and he who has hope has everything." -Arabian Proverb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Move More&lt;br /&gt;Make it a daily challenge to find ways to move your body. Climb stairs if given a choice between that and escalators or elevators. Walk your dog; chase your kids; toss balls with friends, mow the lawn. Anything that moves your limbs is not only a fitness tool, it's a stress buster. Think 'move' in small increments of time. It doesn't have to be an hour in the gym or a 45-minute aerobic dance class or tai chi or kickboxing. But that's great when you're up to it. Meanwhile, move more. Thought for the day: Cha, Cha, Cha…. Then do it!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Cut Fat&lt;br /&gt;Avoid the obvious such as fried foods, burgers and other fatty meats (i.e. pork, bacon, ham, salami, ribs and sausage). Dairy products such as cheese, cottage cheese, milk and cream should be eaten in low fat versions. Nuts and sandwich meats, mayonnaise, margarine, butter and sauces should be eaten in limited amounts. Most are available in lower fat versions such as substitute butter, fat free cheeses and mayonnaise. Thought for the day: Lean, mean, fat-burning machine…. Then be one!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Quit Smoking &lt;br /&gt;The jury is definitely in on this verdict. Ever since 1960 when the Surgeon General announced that smoking was harmful to your health, Americans have been reducing their use of tobacco products that kill. Just recently, we've seen a surge in smoking in adolescents and teens. Could it be the Hollywood influence? It seems the stars in every movie of late smoke cigarettes. Beware. Warn your children of the false romance or 'tough guy' stance of Hollywood smokers. Thought for the day: Give up just one cigarette…. the next one.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Reduce Stress &lt;br /&gt;Easier said than done, stress busters come in many forms. Some techniques recommended by experts are to think positive thoughts. Spend 30 minutes a day doing something you like. (i.e.,Soak in a hot tub; walk on the beach or in a park; read a good book; visit a friend; play with your dog; listen to soothing music; watch a funny movie. Get a massage, a facial or a haircut. Meditate. Count to ten before losing your temper or getting aggravated. Avoid difficult people when possible. Thought for the day: When seeing red, think pink clouds….then float on them. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Protect Yourself from Pollution &lt;br /&gt;If you can't live in a smog-free environment, at least avoid smoke-filled rooms, high traffic areas, breathing in highway fumes and exercising near busy thoroughfares. Exercise outside when the smog rating is low. Exercise indoors in air conditioning when air quality is good. Plant lots of shrubbery in your yard. It's a good pollution and dirt from the street deterrent. Thought for the day: 'Smoke gets in your eyes'…and your mouth, and your nose and your lungs as do pollutants….hum the tune daily.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Wear Your Seat Belt&lt;br /&gt;Statistics show that seat belts add to longevity and help alleviate potential injuries in car crashes. Thought for the day: Buckle down and buckle up.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Floss Your Teeth&lt;br /&gt;Recent studies make a direct connection between longevity and teeth flossing. Nobody knows exactly why. Perhaps it's because people who floss tend to be more health conscious than people who don't? Thought for the day: Floss and be your body's boss.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Avoid Excessive Drinking &lt;br /&gt;While recent studies show a glass of wine or one drink a day (two for men) can help protect against heart disease, more than that can cause other health problems such as liver and kidney disease and cancer. Thought for the day: A jug of wine should last a long time.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Keep a Positive Mental Outlook &lt;br /&gt;There's a definitive connection between living well and healthfully and having a cheerful outlook on life. Thought for the day: You can't be unhappy when you're smiling or singing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Choose Your Parents Well &lt;br /&gt;The link between genetics and health is a powerful one. But just because one or both of your parents died young in ill health doesn't mean you cannot counteract the genetic pool handed you. Thought for the day: Follow these basic tips for healthy living and you can better control your own destiny&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 tips kesehatan yang dasar &lt;br /&gt;dasar untuk praktek setiap hari &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Banyak bergerak&lt;br /&gt;Buatlah tantangan harian untuk menemukan cara untuk menggerakkan tubuh Anda. Menaiki tangga jika diberi pilihan antara yang dan eskalator atau lift. Berjalan anjing Anda; mengejar anak-anak Anda; melemparkan bola dengan teman-teman, memotong rumput. Apapun yang bergerak anggota tubuh Anda bukan hanya sebuah alat kebugaran, it's a stress buster. Pikirkan 'bergerak' sedikit demi sedikit waktu. Tidak harus satu jam di gym atau aerobik 45 menit kelas dansa atau tai chi atau kickboxing. Tapi itu hebat ketika Anda sanggup melakukannya. Sementara itu, bergerak lebih. Renungan hari ini: Cha, Cha, Cha .... Kemudian melakukannya! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.diet lemak&lt;br /&gt;Hindari yang jelas seperti gorengan, burger dan daging lemak lainnya (misalnya daging babi, bacon, ham, salami, iga dan sosis). Produk susu seperti keju, keju cottage, susu dan krim sebaiknya dikonsumsi dalam versi rendah lemak. Kacang-kacangan dan sandwich daging, mayones, margarin, mentega dan saus harus dimakan dalam jumlah terbatas. Kebanyakan tersedia dalam versi rendah lemak seperti mengganti mentega, lemak bebas keju dan mayones. Renungan hari ini: Lean, mean, mesin pembakar lemak .... Kemudian menjadi satu! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tidak merokok &lt;br /&gt;Juri jelas dalam putusan ini. Pernah sejak tahun 1960 ketika Surgeon General mengumumkan bahwa merokok itu berbahaya bagi kesehatan Anda, Amerika telah mengurangi penggunaan produk tembakau yang membunuh. Baru-baru ini, kami telah melihat peningkatan merokok pada remaja dan remaja. Mungkinkah pengaruh Hollywood? Sepertinya bintang-bintang di setiap film akhir-akhir ini asap rokok. Beware. Memperingatkan anak-anak Anda asmara palsu atau 'tough guy' sikap Hollywood perokok. Renungan hari ini: nyerah  hanya satu rokok .... berikutnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mengurangi Stres &lt;br /&gt;Lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, stress busters datang dalam berbagai bentuk. Beberapa teknik yang direkomendasikan oleh para ahli adalah untuk berpikir positif. Menghabiskan 30 menit sehari melakukan sesuatu yang Anda sukai. (yaitu, Rendam dalam bak air panas; berjalan-jalan di pantai atau di taman, membaca buku yang bagus; mengunjungi seorang teman; bermain dengan anjing Anda; mendengarkan musik yang menenangkan, menonton film yang lucu. Dapatkan pijat, sebuah wajah atau sebuah potong rambut. Renungkan. Count sampai sepuluh sebelum kehilangan kesabaran atau mendapatkan diperparah. Hindari orang yang sulit, bila mungkin. Pemikiran untuk hari: Ketika melihat lampu merah, merah muda berpikir awan .... kemudian mengapung di atasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Lindungi Diri Anda dari Pencemaran &lt;br /&gt;Jika Anda tidak dapat hidup di lingkungan yang bebas asap, paling tidak menghindari kamar penuh asap, daerah lalu lintas tinggi, bernapas di jalan raya dekat asap dan berolahraga sibuk thoroughfares. Latihan di luar ketika asap rating rendah. Latihan di dalam ruangan di udara ketika kualitas udara yang baik. Plant banyak semak-semak di halaman Anda. It's a good polusi dan kotoran dari jalan jera. Renungan hari ini: 'Asap mendapat di matamu' ... dan mulut Anda, dan hidung dan paru-paru seperti yang Anda lakukan polutan .... Bersenandung lagu setiap hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kenakan sabuk pengaman &lt;br /&gt;Statistik menunjukkan bahwa sabuk pengaman menambah umur panjang dan membantu meringankan potensi cidera dalam kecelakaan mobil. Renungan hari ini: Buckle ke bawah dan gesper atas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Bersihkan gigimu&lt;br /&gt;Studi baru-baru ini membuat hubungan langsung antara umur panjang dan membersihkan gigi dengan benang gigi. Ada yang tahu persis mengapa. Mungkin itu karena orang-orang yang floss cenderung lebih sadar kesehatan daripada orang-orang yang tidak? Renungan hari ini: Floss dan tubuh Anda bos. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Hindari berlebihan Minum &lt;br /&gt;Sementara kajian terbaru menunjukkan segelas anggur atau satu gelas sehari (dua untuk pria) dapat membantu melindungi terhadap penyakit jantung, lebih dari yang dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya seperti hati dan penyakit ginjal dan kanker. Renungan hari ini: Sebuah guci anggur harus berlangsung lama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Menjaga pikiran positif &lt;br /&gt;Pasti ada hubungan antara hidup dengan baik dan sehat dan memiliki pandangan hidup ceria. Renungan hari ini: Anda tidak bisa bahagia ketika Anda tersenyum atau bernyanyi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Orang tua yang baik&lt;br /&gt;Hubungan antara genetika dan kesehatan merupakan kuat. Tapi hanya karena salah satu atau kedua orangtua Anda meninggal muda dalam keadaan sakit bukan berarti Anda tidak dapat menangkal menyerahkan kolam genetik Anda. Renungan hari: dasar Ikuti tips untuk hidup sehat dan Anda dapat lebih mengontrol takdir Anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-3460176913259770588?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/3460176913259770588/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2010/04/10-tips-kesehatan-yang-paling-mendasar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/3460176913259770588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/3460176913259770588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2010/04/10-tips-kesehatan-yang-paling-mendasar.html' title='10 tips kesehatan yang paling mendasar'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-1474240173204448854</id><published>2010-04-28T02:15:00.000-07:00</published><updated>2010-04-28T02:19:55.559-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips n trik'/><title type='text'>NIKMATILAH SETIAP SAAT DALAM HIDUPMU, KARENA MUNGKIN ITU TIDAK AKAN TERULANG LAGI! kesalahan dari orang pintar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/S9f9YMYxWlI/AAAAAAAAADY/9pK5PU9Bh3g/s1600/images.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 120px; height: 120px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/S9f9YMYxWlI/AAAAAAAAADY/9pK5PU9Bh3g/s200/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465115264921197138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kesalahan dari orang pintar, kenapa orang yang terlalu pintar hanya bisa menjadi orang yang no 2 dan biasanya orang yang no1nya adalah orang yang berpendidikan lebih rendah dari bawahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. karena terlalu banyak mengetahui hingga lupa untuk terjun dan melakukan aksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. tidak berani aksi padahal didalam hatinya, "aku pasti bisa kalau aku mau", bodo banget nih. Memang benar yang dikatakan oleh orang orang terdahulu, "pikiran yang salah itu bisa menjadi musuh kita sendiri" (hehehe kayak pilosop aja). Orang yang seperti ini adalah orang yang tidak pernah gagal karena dia tidak pernah mencoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. merasa dirinya pintar sehingga enggan diberitahukan oleh orang yang dia rasa pendidikannya lebih dibawahnya. Kalau menurut saya orang ini adalah orang yang sok pintar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. biasanya ahli ekonomi atau ahli yang lain lain menggunakan rumus baku yang menurut saya sudah kadaluarsa/ expired. Selalu menggunakan rumus rumus yang dalam kehidupan nyata lebih berkembang daripada yang tertera di buku. Jadi orang seperti ini tidak menjadi orang yang kreatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. tidak ingin lebih bodoh dari muridnya sehingga walaupun muridnya benar tetapi dianggapnya salah. Belum tahu mereka ini, kalau murid tidak lebih pintar dari gurunya berarti ilmu pengetahuan tidak berkembang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada pepatah orang bijak yang mengatakan&lt;br /&gt;"KAMU BOLEH MENJADI SEORANG AHLI TETAPI JANGAN BERPIKIR SEPERTI SEORANG AHLI"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELAMAT MENCOBA YA..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-1474240173204448854?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/1474240173204448854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2010/04/nikmatilah-setiap-saat-dalam-hidupmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/1474240173204448854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/1474240173204448854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2010/04/nikmatilah-setiap-saat-dalam-hidupmu.html' title='NIKMATILAH SETIAP SAAT DALAM HIDUPMU, KARENA MUNGKIN ITU TIDAK AKAN TERULANG LAGI! kesalahan dari orang pintar'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/S9f9YMYxWlI/AAAAAAAAADY/9pK5PU9Bh3g/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-2900177225517170208</id><published>2009-12-19T19:51:00.000-08:00</published><updated>2009-12-19T19:52:03.339-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='health'/><title type='text'>kunyit</title><content type='html'>&lt;a title="View Mak. Ttg. Penyakit &amp;amp; Obat-obatan on Scribd" href="http://www.scribd.com/doc/24330229/Mak-Ttg-Penyakit-Obat-obatan" style="margin: 12px auto 6px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block; text-decoration: underline;"&gt;Mak. Ttg. Penyakit &amp; Obat-obatan&lt;/a&gt; &lt;object codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,0,0" id="doc_304642155393047" name="doc_304642155393047" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" align="middle" height="500" width="450" &gt;  &lt;param name="movie" value="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf?document_id=24330229&amp;access_key=key-9kwyp9kb21mm9ae67iw&amp;page=1&amp;version=1&amp;viewMode=list"&gt;   &lt;param name="quality" value="high"&gt;   &lt;param name="play" value="true"&gt;  &lt;param name="loop" value="true"&gt;   &lt;param name="scale" value="showall"&gt;  &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt;   &lt;param name="devicefont" value="false"&gt;  &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt;   &lt;param name="menu" value="true"&gt;  &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;   &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;   &lt;param name="salign" value=""&gt;            &lt;param name="mode" value="list"&gt;       &lt;embed src="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf?document_id=24330229&amp;access_key=key-9kwyp9kb21mm9ae67iw&amp;page=1&amp;version=1&amp;viewMode=list" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" play="true" loop="true" scale="showall" wmode="opaque" devicefont="false" bgcolor="#ffffff" name="doc_304642155393047_object" menu="true" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" salign="" type="application/x-shockwave-flash" align="middle" mode="list" height="500" width="450"&gt;&lt;/embed&gt; &lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-2900177225517170208?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/2900177225517170208/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/12/kunyit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/2900177225517170208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/2900177225517170208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/12/kunyit.html' title='kunyit'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-3542394424588542435</id><published>2009-10-02T19:18:00.000-07:00</published><updated>2009-10-02T19:23:06.603-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan hati n jiwa'/><title type='text'>tentukan target n tujuan hidup anda</title><content type='html'>Kesuksesan tidak akan datang dengan sendirinya atau hadir begitu saja dalam kehidupan seseorang. Kesuksesan merupakan sebuah proses yang terjadi dari berbagai rangkaian peristiwa. Salah satu faktor yang sangat menentukan kesuksesan adalah perencanaan yang matang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah berpikir untuk menjadi seorang yang sukses jika anda tidak memiliki tujuan dalam hidup. Jangan berharap untuk menggapai prestasi yang tinggi kalau anda tidak mampu menetapkan target yang jelas dalam kehidupan anda. Sebab orang-orang yang tidak memiliki tujuan dalam hidup tidak akan tahu kemana harus melangkah, dan dan orang-orang yang tidak memiliki target yang jelas dalam kehidupannya tidak akan pernah tahu apa yang harus dilakukan dan dikerjakannya. Mereka semua hanya sekedar mengikuti arus hidup tanpa berpikir apa yang ingin mereka capai di masa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup tanpa perencannan bagaikan seorang pengembara yang tersesat di hutan tapi dia tidak memiliki peta ataupun kompas. Dia akan kebingungan untuk mengambil tindakan. Kalau dia hanya berdiam diri pertolongan belum tentu akan datang, tapi kalau berjalan khawatir akan tersesat lebih dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu tidak tahu kemana akan pergi, kamu akan berakhir ditempat yang lain&lt;br /&gt;-Yogi Berra-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi seorang yang sukses, yang pertama kali harus anda lakukan adalah menentukan tujuan jelas atau cita-cita yang ingin anda capai dalam kehidupan anda. Cita-cita akan memperlihatkan kepada anda gambaran masa mendatang, dan memudahkan anda untuk mengambil sebuah langkah atau keputusan. Cita-cita juga akan mampu membangkitkan motivasi anda untuk mencapai apa yang telah anda rencanakan dalam hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secepat apapun seorang seorang pembalap motor memacu motornya, dia tidak akan pernah menjadi seorang juara kalau dia tidak mengetahui dimana garis finish berada. Namun sebaliknya, selambat apapun seekor keong berjalan, dia tetap akan bisa sampai pada tujuan perjalannya selama dia mengetahui tujuan akhir dari perjalanannya. Segiat apapun usaha seseorang dia tidak akan pernah sampai kemana-mana selama dia tidak pernah memiliki tujuan hidup. Mereka hanyalah orang-orang yang bekerja untuk mewujudkan mimpi-orang lain yang memiliki tujuan jelas dalam kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang memiliki cita-cita akan tahu betul apa yang harus dan akan dikerjakannya kedepan, mereka mengetahi dengan jelas jalan mana saja yang akan mereka ambil untuk mewujudkan keinginannya tersebut.&lt;br /&gt;Seorang yang memiliki impian dan cita-cita dalam hidupnya akan memiliki motivasi yang luar biasa. mereka akan berusaha sekuat tenaga untuk mewujudkan semua impian-impiannya, dan semangatnya akan menyala-yala ketika dia diingatkan akan impian besarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi yang pertama kali harus anda lakukan untuk menjadi seorang yang sukses adalah mengetahui betul apa yang menjadi keinginan anda dalam hidup. Kemudian catat keinginan tersebut, buat langkah-langkah konkrit untuk mewujudkannya, dan komitmenlah dengan apa yang telah anda cita-citakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEMOGA BERHASIL!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-3542394424588542435?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/3542394424588542435/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/10/tentukan-target-n-tujuan-hidup-anda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/3542394424588542435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/3542394424588542435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/10/tentukan-target-n-tujuan-hidup-anda.html' title='tentukan target n tujuan hidup anda'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-1284779241030262281</id><published>2009-10-02T19:13:00.000-07:00</published><updated>2009-10-02T19:17:58.421-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan hati n jiwa'/><title type='text'>Kekuatan Fokus ===========&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;</title><content type='html'>Banyak orang yang tidak menyadari potensi luar biasa dari kekuatan fokus dalam mencapai tujuan.&lt;br /&gt; Fokus pada tujuan bagaikan sinar laser yang akan menembus setiap rintangan yang menghalangi Anda meraih tujuan tersebut. &lt;br /&gt; Bila fokus meningkatkan kualitas diri, pengetahuan, keterampilan, prestasi dalam bidang pekerjaan Anda, dan memfokuskan seluruh kekuatan untuk mewujudkan tujuan, maka Anda akan mendapatkan hasil yang luar biasa dalam kehidupan.&lt;br /&gt; karena fokus kunci segala kesuksesan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-1284779241030262281?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/1284779241030262281/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/10/kekuatan-fokus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/1284779241030262281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/1284779241030262281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/10/kekuatan-fokus.html' title='Kekuatan Fokus ===========&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-8389463802757116449</id><published>2009-10-02T19:07:00.000-07:00</published><updated>2009-10-02T19:11:43.730-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan hati n jiwa'/><title type='text'>Mengapa ibu menangis...?????</title><content type='html'>ALLAH menjawab … KARENA IBUMU SEORANG WANITA , Aku menciptakan wanita sebagai mahluk yang istimewa , Aku kuatkan bahunya untuk menyangga dunia , Aku lembutkan hatinya untuk memberi rasa aman , Aku kuatkan rahimnya untuk melahirkan benih manusia , Dan aku tabahkan pribadinya untuk terus berjuang saat orang lain menyerah . Aku beri dia rasa sensitif untuk mencintai putra-putrinya , Aku tanamkan rasa kasih sayang untuk anak-anaknya , Aku berikan dia kekuatan untuk mengasuh putra -putrinya , Aku kuatkan batinya untuk tetap menyayangi meski disakiti oleh buah hatinya sekalipun !!! Ibumu , mahluk yang sangat kuat , Jika suatu saat kau lihat Ibumu menangis SEDIH Karena AKU beri dia air mata , yang bisa ia gunakan sewaktu-waktu Untuk membasuh luka batinnya dan memberikan kekuatan yang baru . SAUDARAKU .. Tataplah IBU kita … lalu tanyalah pada DIRI kita ini … apa yg telah kita lakukan untuk Membuatnya bangga telah melahirkan KITA ????????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mumpung Masih suasana Lebaran bagi yang masih memiliki Ibu Kandung, bersilaturrahmilah kepada BELIAU, bersimpuhlah dan raih tangannya yang lemah dan mulai keriput MOHON MAAFLAH kepadanya dengan berjanji akan menyayanginya di saat-saat akhir hayatnya.&lt;br /&gt;Bagi mereka yang sudah tidak memiliki Orang Tua, datangilah Makamnya dan berdoalah untuk mereka.Karena hanya itulah cara membalas KASIH SAYANGNYA.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-8389463802757116449?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/8389463802757116449/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/10/mengapa-ibu-menangis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/8389463802757116449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/8389463802757116449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/10/mengapa-ibu-menangis.html' title='Mengapa ibu menangis...?????'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-8149869154460747935</id><published>2009-10-02T19:05:00.000-07:00</published><updated>2009-10-02T19:07:28.913-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info komik'/><title type='text'>jadwal komik elek n MnC</title><content type='html'>Jadwal Terbit Komik Elek dan MnC 7 Oktober 2009&lt;br /&gt;Maaf ya Jadwal mungkin aja bisa Berubah atau telat...........&lt;br /&gt;Label: Jadwal Komik Elek dan MnC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ELEKMEDIA&lt;br /&gt;Dorabase 16&lt;br /&gt;Eyeshield 21 30&lt;br /&gt;Kunimitsu 21&lt;br /&gt;La Corda D"Oro 3&lt;br /&gt;Mr. Fullswing 23&lt;br /&gt;Ouran High School Host Club 5&lt;br /&gt;Dora Emon Comik Quiz 8&lt;br /&gt;Pacar 365 Hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;m&amp;c&lt;br /&gt;G - School 8&lt;br /&gt;Aoizaka Baseball Club 13&lt;br /&gt;Monika 127&lt;br /&gt;Song Of Love 3&lt;br /&gt;Shinobi Life 4&lt;br /&gt;MG Darling 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LC : Psychometrist Eiji 7&lt;br /&gt;LC : Sora! 2&lt;br /&gt;LC : My Lovely Honey 1&lt;br /&gt;LC : Tomoo 02&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadwal Terbit Komik Elek dan MnC 30 September 2009&lt;br /&gt;Jadwal bisa berubah dan Kemungkinan bisa telat&lt;br /&gt;Label: Jadwal Komik Elek dan MnC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elekmedia&lt;br /&gt;Dora Emon Comik Quiz 7&lt;br /&gt;Eatman 15&lt;br /&gt;Juvenile Remix 2&lt;br /&gt;Sexy Simpleton 6&lt;br /&gt;The Ruler of Nabari 2&lt;br /&gt;Lum, The Invader Girl 14&lt;br /&gt;Rocket Man 10&lt;br /&gt;Kung Fu Komang 38&lt;br /&gt;Zig - Zag 7&lt;br /&gt;Kaiser Z 6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shonen Star 57 / 2009&lt;br /&gt;Hanalala 42/2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LC : Zipang 01&lt;br /&gt;LC : Kyoko Karasumas Case Files 01&lt;br /&gt;LC : Team Medical Dragon 9&lt;br /&gt;LC : Monju o1&lt;br /&gt;LC : Zenith 1&lt;br /&gt;LC : Black Lagoon 01&lt;br /&gt;LC Lucky Luke - rodeo&lt;br /&gt;LC Michel Vaillant - The Mystery Driver&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-8149869154460747935?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/8149869154460747935/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/10/jadwal-komik-elek-n-mnc.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/8149869154460747935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/8149869154460747935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/10/jadwal-komik-elek-n-mnc.html' title='jadwal komik elek n MnC'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-7090746670747322255</id><published>2009-08-26T21:19:00.000-07:00</published><updated>2009-08-26T21:20:17.281-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Demi Sahabat</title><content type='html'>By Rukiah&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Demi sahabat akan kulakukan apapun untuknya....&lt;br /&gt;tak kenal lelah..&lt;br /&gt;tak kenal waktu..&lt;br /&gt;bahkan ..&lt;br /&gt;rasa malu ini pun mesti z buang hanya untuk membahagiakannya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;demi sahabat..&lt;br /&gt;segala apa dan daya telah kulakukan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semua hal telah kulakukan untukmu sahabat..&lt;br /&gt;semua ilmuku telah kuturunkan untukmu..&lt;br /&gt;bahkan cinta pertamaku kulepas untukmu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena itu pula&lt;br /&gt;hidup ini berprinsip&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sahabat lebih penting dari pada cinta..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi sahabat apa engkau sadar telah menyakiti hati ini....&lt;br /&gt;melupakan diri ini...&lt;br /&gt;membuang diri ini bak sampah yang tak berguna..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-7090746670747322255?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/7090746670747322255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/08/demi-sahabat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/7090746670747322255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/7090746670747322255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/08/demi-sahabat.html' title='Demi Sahabat'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-772100137979513093</id><published>2009-04-01T00:10:00.000-07:00</published><updated>2009-09-14T00:28:19.588-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>DIA YANG KEMBALI</title><content type='html'>By Rukiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika matahari di ufuk barat&lt;br /&gt;Tenggelam dalam kegelapan&lt;br /&gt;Semerbak warna menjadi hitam pekat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Kala senja berganti malam &lt;br /&gt;           Matahari berganti bulan&lt;br /&gt;           Keceriaan berganti duka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paras wajahmu……..&lt;br /&gt;Keolakan hatimu……&lt;br /&gt;Manisnya kata-katamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Turut berganti&lt;br /&gt;          Bagai serigala berbulu domba&lt;br /&gt;          Bagai topeng berwajah dua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadialan yang kau jabarkan &lt;br /&gt;Kebijaksanaan yang kau ajarkan &lt;br /&gt;Entah lenyap di telan malam &lt;br /&gt;Malam yang begitu kelam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Ketika roda waktu makin berputar&lt;br /&gt;        Bagai paras yang tak berdosa&lt;br /&gt;        Engkau kembali……&lt;br /&gt;        Dengan segala kesempurnaan sifatmu&lt;br /&gt;        Maka….tetapkanlah pendirian hatimu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-772100137979513093?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/772100137979513093/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/04/dia-yang-kembali.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/772100137979513093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/772100137979513093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/04/dia-yang-kembali.html' title='DIA YANG KEMBALI'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-8873913906524902733</id><published>2009-03-31T23:57:00.000-07:00</published><updated>2009-09-14T00:30:08.926-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>SUNGGUH TAK PANTAS</title><content type='html'>By Rukiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salahkah diri ini jika menangisimu&lt;br /&gt;Menangisi perkataanmu&lt;br /&gt;Perkataan yang tak seharusnya &lt;br /&gt;Terucap dari bibir indahmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Salahkah bila hati ini&lt;br /&gt;          Lidah ini&lt;br /&gt;          Mengucapkan kebenaran&lt;br /&gt;          Kebenaran yang tak kau inginkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salahkah diri ini jika berkeras hati&lt;br /&gt;Tak mendengarkan kata yang tlah terucap&lt;br /&gt;Mengacuhkan anjuranmu&lt;br /&gt;Melanggar aturanmu……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Namun &lt;br /&gt;         Ketika semua perbuatanku&lt;br /&gt;         Perkataanku&lt;br /&gt;         Salah bagimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih pantaskah &lt;br /&gt;Kau menjadi sahabat hatiku&lt;br /&gt;Sungguh ku tak pantas lagi&lt;br /&gt;Wahai Sahabatku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-8873913906524902733?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/8873913906524902733/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/03/sungguh-tak-pantas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/8873913906524902733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/8873913906524902733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/03/sungguh-tak-pantas.html' title='SUNGGUH TAK PANTAS'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-7839309944478207267</id><published>2009-03-31T23:45:00.000-07:00</published><updated>2009-09-14T00:38:25.663-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>INIKAH PENGKHIANATAN CINTA</title><content type='html'>By Rukiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://superlative1.files.wordpress.com/2007/12/broken_heart.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://superlative1.files.wordpress.com/2007/12/broken_heart.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cinta…….&lt;br /&gt;Setiap insan memiliki cinta&lt;br /&gt;Cinta kasih sepadan&lt;br /&gt;Dengan harga keikhlasan&lt;br /&gt;Kebaikannya padaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh dari fikirku&lt;br /&gt;Bahwa cintaku hanya tuk dia seorang&lt;br /&gt;Bahwa cintaku tak akan berpindah&lt;br /&gt;Kelain hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyata sifat cintamu &lt;br /&gt;Tak berujung tuk seorang&lt;br /&gt;Andai seperti itu&lt;br /&gt;Apa cinta tak memiliki kesetiaan?&lt;br /&gt;Apa cinta menjadi sebuah pengkhianatan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-7839309944478207267?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/7839309944478207267/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/03/inikah-pengkhianatan-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/7839309944478207267'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/7839309944478207267'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/03/inikah-pengkhianatan-cinta.html' title='INIKAH PENGKHIANATAN CINTA'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-9086660095323035185</id><published>2009-03-31T23:42:00.000-07:00</published><updated>2009-09-14T00:42:42.354-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>MAKNA CINTA</title><content type='html'>By Rukiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://masibnu.files.wordpress.com/2008/12/love.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 450px; height: 309px;" src="http://masibnu.files.wordpress.com/2008/12/love.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta memang penuh misteri&lt;br /&gt;Pancarkan 1000 makna yang tak pasti&lt;br /&gt;Cinta bisa abadi&lt;br /&gt;Namun apa yang kita cintai&lt;br /&gt;Suatu saat akan pergi&lt;br /&gt;Sebagai hamba, tentu lebih bijak jika kita&lt;br /&gt;Mengabadikan cinta kepada sang pencipta&lt;br /&gt;Berilah hamba&lt;br /&gt;Setetes hidayah-Mu&lt;br /&gt;Yang kian jadi telaga suci&lt;br /&gt;Jalani hidup ini dengan hari&lt;br /&gt;Yang selalu mengagungkan &lt;br /&gt;Asma ilahi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-9086660095323035185?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/9086660095323035185/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/03/makna-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/9086660095323035185'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/9086660095323035185'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/03/makna-cinta.html' title='MAKNA CINTA'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-5045783227044139390</id><published>2009-03-31T23:30:00.000-07:00</published><updated>2009-09-14T00:44:53.532-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>B I M B A N G</title><content type='html'>By Rukiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.bloggaul.com/riu_aj/pic/riu_aj_113200941023PM_Riu_love_bimbang.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 266px;" src="http://www.bloggaul.com/riu_aj/pic/riu_aj_113200941023PM_Riu_love_bimbang.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bimbang yang bersemayam dalam tubuh&lt;br /&gt;Tak akan hilang dimakan waktu&lt;br /&gt;Ada rasa yang membisu, ada asa yang berpasung&lt;br /&gt;Karena kepercayaan yang telah terkubur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa dicintai… tetapi tak diantai&lt;br /&gt;Ada cinta namun agu yang menggelora&lt;br /&gt;Harus pada siapa kesempatan rinduku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada angin yang berbisik …&lt;br /&gt;Atau….&lt;br /&gt;Pada hujan yang merintik&lt;br /&gt;Pekat tak terhingga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak dapat kubuka tabir misteri cinta &lt;br /&gt;Adakah setitik cahaya……&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-5045783227044139390?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/5045783227044139390/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/03/b-i-m-b-n-g.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/5045783227044139390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/5045783227044139390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/03/b-i-m-b-n-g.html' title='B I M B A N G'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-6594857419602642884</id><published>2009-03-25T20:26:00.001-07:00</published><updated>2009-09-14T00:47:07.646-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='short story'/><title type='text'>My first and last love</title><content type='html'>It was my 3rd year in high school, I transferred from another room.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As I introduce myself to the class, everyone was listening.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Weeks after my classmate and a good friend of mine was going court a girl and that girl is our classmate too…My friend ask for me to help him…So I agreed…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We planned that after our class…I will let the girl I am talking about to wait for the school to be quiet…So my friend will come and tell her…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;After our class my friend said “this is it”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So I ran to the girl and asked the girl to wait…but when I looked at the girl, I was stunned by her smile…Instead of saying can you wait for a second, I told her “Hi, are you emerald??ahm…I’m Kirby…that’s was shocking for me…then I realize that I have a duty…so I asked her hurriedly “can you wait for Jason, he has something to tell you”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Then Jason arrived and started to talk.. So I gave Jason privacy…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The next day..i asked Jason what happened.. He told me..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“I thought you were my friend, instead of our topic is me and her…it turned to you”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I asked why…He yelled at me “she liked you brother not me”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I felt horrible…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The next day I talked to EMERALD….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I asked her what happened when Jason talked to her…sorry to tell you.. I don’t like him that’s it…then she felt so worried about going home…because someone is watching her…so everyday I send her home..weeks after…I told myself…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Why am I doing this to her…why am I sending her home everyday since…I laugh and told myself “this maybe “LOVE” because every time I’m with her I feel like **** I cant describe what it is…then days passed i finally came up w/ a decision of telling her that I love her…it was December 7 200* when I told her…at first she texted me if can I be w/ her?? I told her…its Sunday I’m vacant.. we went out together then I told her the truth.. she smiled and said “why??why didn’t told me this before??” I was afraid if you’ll tell the same thing you told Jason…she hugged me and said…I was waiting for it since you came in on our class….she told me happily…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Then days passed….its our Christmas party when I gave her gifts and kisses…^_^..the day went so happy..but after it..i was so lonely..during the Christmas vacation…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The christmas vacation is over…when I arrived at our class..our teacher announced who will join the the JR’s Ball??then I looked at emerald if she’s raising her hand…she hardly raised her hand..so I raised my hand too…after the class..i asked if she can my escort…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But she told me NO’’sorry.i have an escort…who is it.??i asked…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;She told me “its my bestfriend, he came to our house last night and asked to my mom if he can be my escort and the bestfriend of mine was having his heartache to me since were just little so I’m giving him a chance”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I yelled back..”oh, your giving him a chance but can’t you give me?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Then she has no answer and walked away….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Days passed having no smiles from her…lets me say…maybe breaking up would be better…i wrote a letter to her:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I hope you can understand..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I cant watch you both dance in the night so I think lets..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;**** you already know…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I promise you’ll never be in my words again….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;She replied….FINE….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I felt so horrible…and more horrible when she told…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“I was the who love you most, I was just planning to surprise you&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When the dance comes but you let me go”I’ll be the one to tell you&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ITS ALL OVER”she cried to me….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I was stunned of what she said…and told myself.. I chose the wrong choice…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;She ran away again…the next day I told her sorry…can u come back to me??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But she wouldn’t…I’ve done everything for her to come back to me…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But still she won’t accept me back…and now I’m suffering…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I THOUGHT BEFORE THAT CAN MAKE IT W/O HER..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUT I REALLY CANT SURVIVE W/O HER…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I THOUGHT I CAN EASE THE PAIN BUT I CAN’T…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAYBE FOR HER ITS OVER BUT FOR ME&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I’M JUST GETTING STARTED…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I LOVE HER SO MUCH…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SHE WAS MY FIRST LOVE AND IM PLANNING THAT SHE WILL BE MY LAST LOVE…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;THANKS…T_T…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-6594857419602642884?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/6594857419602642884/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/03/my-first-and-last-love.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/6594857419602642884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/6594857419602642884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/03/my-first-and-last-love.html' title='My first and last love'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-2012453612006648482</id><published>2009-03-25T20:21:00.000-07:00</published><updated>2009-09-14T00:48:52.195-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='short story'/><title type='text'>A Tale Of Two Teachers</title><content type='html'>Moses was a "bad little boy" or so the neighborhood mothers told their children. It usually went like this, "Now you be sure to have nothin' to do with that Moses cause he's a bad little boy and he'll get you into trouble as sure as shootin'." Then their children would walk on the other side of the street and just look at him as he passed by. Moses would respond in kind by making a "face" or yellin' something mean or by spittin' towards them with as much force as possible. &lt;br /&gt;But Moses wasn't bad - not really. He tried to do his best at school but then his reputation would flavor his teachers' expectations and when they expected poor work and bad behavior he would just give up and act just as everyone expected him to. It was one of those viscious cycles that seems to reproduce itself each new year in school. It had somehow begun in the first grade and had now continued well into the fifth grade. Then something really wonderful happened about the time of the first grading period. Moses had started having a music period once a week with a grade. The teacher either hadn't heard of Moses' reputation or just didn't care. She heard him sing and she recognized very definite talent there. His timing was absolutely perfect and he was always right on pitch. He immediately responded to her words of encouragement and gave his very best efforts. And on his first report card of the fifth grade he had a big, beautiful, shiny A+. He could hardly believe it. His very highest grade before this had been a C- and most of the time he got all D's and Fs. Oh, how he walked on clouds all the way home that day. All the rest of that year Moses lived for his music class and for his time with his music teacher, Mrs. Sinclair. His new found pride and purpose slowly spilled over into his other classes and the D's and Fs began to be replaced by C's and C+'s with a few B's sprinkled in. By the time Moses was in high school his bad boy image had been entirely replaced and he gave the impression of a sincere young man who wanted to make a contribution with his life.&lt;br /&gt;Someone came to see Moses one day - a long time after he had graduated from high school. Moses had become a professional musician of the highest calibre and sang with a Broadway Musical group that also toured the country. This group was playing his home town and after the performance many of Moses' former class mates - probably many of whom had been told by there mamas to "stay away from that bad little boy."-&lt;br /&gt;were waiting to talk with him. After the class mates had cleared away, there was just one person remaining - a very old and grey haired lady who stood patiently until Moses walked over to her.&lt;br /&gt;"My dear little Moses, "she began. "I am Mrs. Showalter..." she started to add "your first grade teacher" but Moses had already recognized her and broke in with, "I know, I know - thank you so much for coming." "Moses, I'm so very proud of you - so very proud. But you see, I don't really have any right to be. I have a very awful confession to make to you and I am asking that you try to find it in your heart to forgive me. When you came into my first grade class, there was just something about you... I think it was the way you looked - kind of stubborn like. Whatever it was it caused me to judge you unfairly. I didn't bother to check that opinion during that first year and I certainly must have shared my assessment with some of the other teachers. I remember giving a very unflattering written note with the records I passed on to your second grade teacher. Over the years there were several times that I had an inclination to try to change some of that negative judgement with a few words of defense, but I'm sorry to say that I never had the courage to do so. Moses tried to put his arm around Mrs. Showalter and to say that it was O.K., but she said, "wait, please let me finish. You see, when you were in about the fifth grade, a wonderful thing happened. My daughter became a teacher - a music teacher. And she came to our school for her very first teaching assignment. She came with ideas of changing the world' and helping kids to be their best'. She hadn't had time to become bitter like her mother. She came without judging and without caring what others had thought about you. All she knew was that you had talent and you had a right to be yourself. Yes, Mrs. Sinclair is my daughter. and in a way I hope she made up for the way I failed you by giving you a fresh new start. Dear Moses, can you please forgive this old lady for what she did to you?" Moses grabbed her with both arms and with his face next to hers he said, "Oh Yes, Yes, Yes. And he cried and she cried. And very little was said after that with words - only with tears and love and "Yes, Yes, Yes"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-2012453612006648482?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/2012453612006648482/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/03/tale-of-two-teachers.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/2012453612006648482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/2012453612006648482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/03/tale-of-two-teachers.html' title='A Tale Of Two Teachers'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-4524915817594716721</id><published>2009-03-21T01:02:00.000-07:00</published><updated>2009-03-22T23:49:21.100-07:00</updated><title type='text'>Kenangan Masa Lalu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SccwrRtWhPI/AAAAAAAAACE/CgHBtcJf20g/s1600-h/24475.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 149px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SccwrRtWhPI/AAAAAAAAACE/CgHBtcJf20g/s200/24475.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316271405180290290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CKBU2%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"MV Boli"; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:3 0 256 0 1 0;} @font-face 	{font-family:"Arial Narrow"; 	panose-1:2 11 5 6 2 2 2 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;        &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Di sepanjang jalan ini &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Biar ku ukir kenangan tentangmu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Hatimu, jiwamu, serta cintamu &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Apakah dapat kumiliki?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Kau terlalu agung bagiku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Kau hadir dalam mimpi indahku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Walau Cuma sesaat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Dan sekarang kau menghilang entah kemana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Hanya satu yang kupinta &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Kejujuran darimu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Keterbukaan dirimu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Sahabatku………….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-4524915817594716721?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/4524915817594716721/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/03/kenangan-masa-lalu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/4524915817594716721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/4524915817594716721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/03/kenangan-masa-lalu.html' title='Kenangan Masa Lalu'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SccwrRtWhPI/AAAAAAAAACE/CgHBtcJf20g/s72-c/24475.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-7683309782080871451</id><published>2009-03-11T23:46:00.000-07:00</published><updated>2009-03-11T23:48:08.295-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tugas 3'/><title type='text'>kuIs</title><content type='html'>&lt;img style="visibility:hidden;width:0px;height:0px;" border="0" width="0" height="0" src="http://counters.gigya.com/wildfire/IMP/CXNID=2000002.11NXC/bT*xJmx*PTEyMzY4NDA*NDczNzgmcHQ9MTIzNjg*MDQ1OTM5MyZwPTE2MTYwMSZkPXd3dy5xdWliYmxvLmNvbSZnPTEmdD*=.gif" /&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;object width="300" height="400" wmode="transparent" data="http://apps.quibblo.com/static/flash/qwidget/qwidget.swf?s=&amp;amp;theme=quibblo&amp;amp;quiz=82yCl7S" allownetworking="all" allowscriptaccess="never" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;br /&gt;&lt;param name="movie" value="http://apps.quibblo.com/static/flash/qwidget/qwidget.swf?s=&amp;amp;theme=quibblo&amp;amp;quiz=82yCl7S"&gt;&lt;br /&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="never"&gt;&lt;br /&gt;&lt;param name="allownetworking" value="all"&gt;&lt;br /&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;br /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="ffffff"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/object&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-size:78%;"&gt; &lt;a href="http://www.quibblo.com/"&gt;Quizzes&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.quibblo.com/quiz/82yCl7S/Pengetahuan-umum"&gt;Quibblo.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-7683309782080871451?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/7683309782080871451/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/03/kuis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/7683309782080871451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/7683309782080871451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/03/kuis.html' title='kuIs'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-9072168303898053211</id><published>2009-03-05T18:37:00.000-08:00</published><updated>2009-03-05T18:40:52.519-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='latihan'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt; &lt;object width="300" height="400" wmode="transparent" data="http://apps.quibblo.com/static/flash/qwidget/qwidget.swf?s=&amp;amp;theme=quibblo&amp;amp;quiz=7-T-8Wl" allownetworking="all" allowscriptaccess="never" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;br /&gt;&lt;param name="movie" value="http://apps.quibblo.com/static/flash/qwidget/qwidget.swf?s=&amp;amp;theme=quibblo&amp;amp;quiz=7-T-8Wl"&gt;&lt;br /&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="never"&gt;&lt;br /&gt;&lt;param name="allownetworking" value="all"&gt;&lt;br /&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;br /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="ffffff"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/object&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-size:78%;"&gt; &lt;a href="http://www.quibblo.com/"&gt;Quizzes&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.quibblo.com/quiz/7-T-8Wl/LATIHAN-SOAL-TIK"&gt;Quibblo.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;img style="visibility:hidden;width:0px;height:0px;" border="0" width="0" height="0" src="http://counters.gigya.com/wildfire/IMP/CXNID=2000002.11NXC/bT*xJmx*PTEyMzYzMDcyMDExMzImcHQ9MTIzNjMwNzIxNzg4MiZwPTE2MTYwMSZkPXd3dy5xdWliYmxvLmNvbSZnPTEmdD*=.gif" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-9072168303898053211?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/9072168303898053211/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/03/quizzes-by-quibblo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/9072168303898053211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/9072168303898053211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/03/quizzes-by-quibblo.html' title=''/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-1118934079748724243</id><published>2009-02-26T20:48:00.000-08:00</published><updated>2009-09-14T00:55:45.526-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Setitik cinta yang goyah</title><content type='html'>By Rukiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sad48qWB6VI/AAAAAAAAAB0/j3tU9-SglGk/s1600-h/6705.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 158px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sad48qWB6VI/AAAAAAAAAB0/j3tU9-SglGk/s200/6705.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307343669433592146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;kala malam syahdu&lt;br /&gt;ku termenung dalam angan tak tentu&lt;br /&gt;merintih pedih di atas penderitaan&lt;br /&gt;yang selalu hadir di setiap jejak langkahku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kala derita makin mendera&lt;br /&gt;datang setitik hati tak pasti&lt;br /&gt;seulas senyum makin membayang&lt;br /&gt;seraut wajah dalam angan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kasih..........&lt;br /&gt;manis bibirmu seindah janji-janjimu&lt;br /&gt;kau ukir dalam bahasa kalbu&lt;br /&gt;jiwaku terpesona dalam janji manismu&lt;br /&gt;yang ternyata semu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seiring tenggelamnya fajar&lt;br /&gt;kupendam sejuta duka dalam jiwa&lt;br /&gt;lalu ku langkahkan kakiku&lt;br /&gt;diantara harum bunga-bunga cintaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-1118934079748724243?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/1118934079748724243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/02/setitik-cinta-yang-goyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/1118934079748724243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/1118934079748724243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/02/setitik-cinta-yang-goyah.html' title='Setitik cinta yang goyah'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sad48qWB6VI/AAAAAAAAAB0/j3tU9-SglGk/s72-c/6705.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-5723281054819275208</id><published>2009-02-26T20:30:00.000-08:00</published><updated>2009-02-26T20:47:59.177-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lantunan syairku'/><title type='text'>Senandung syairku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SadwI29cjSI/AAAAAAAAABs/nkZ5yr2lusg/s1600-h/broken.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 160px; height: 160px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SadwI29cjSI/AAAAAAAAABs/nkZ5yr2lusg/s320/broken.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307333983373921570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebuah syair ku ukir untukmu&lt;br /&gt;Rajutan kata terus mengalir di pikiran ini&lt;br /&gt;tertuai dalam sebuah tulisan&lt;br /&gt;tinta hitam terus menodahi lembaran hidup&lt;br /&gt;ku senandungkan rasa dalam asaku&lt;br /&gt;ku ingin engkau mendengarkan senandungku&lt;br /&gt;Melirik syairku&lt;br /&gt;menoleh kepadaku&lt;br /&gt;namun, engkau telah pergi&lt;br /&gt;ku tak pernah tahu ku telah terlambat&lt;br /&gt;aku hanya berharap&lt;br /&gt;syairku&lt;br /&gt;senandungku&lt;br /&gt;akan terus abadi tuk mengenagmu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-5723281054819275208?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/5723281054819275208/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/02/senandung-syairku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/5723281054819275208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/5723281054819275208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/02/senandung-syairku.html' title='Senandung syairku'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SadwI29cjSI/AAAAAAAAABs/nkZ5yr2lusg/s72-c/broken.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-1857480737057079814</id><published>2009-02-24T00:09:00.001-08:00</published><updated>2009-02-24T18:27:46.422-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tugas 2'/><title type='text'>Daftar Hadir Siswa</title><content type='html'>&lt;a title="View Daftar Hadir Siswa on Scribd" href="http://www.scribd.com/doc/12800679/Daftar-Hadir-Siswa" style="margin: 12px auto 6px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block; text-decoration: underline;"&gt;Daftar Hadir Siswa&lt;/a&gt; &lt;object codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,0,0" id="doc_748141155776916" name="doc_748141155776916" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" align="middle" height="500" width="100%"&gt;        &lt;param name="movie" value="http://d.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=12800679&amp;amp;access_key=key-1tv35s45wb4k92z9g532&amp;amp;page=1&amp;amp;version=1&amp;amp;viewMode=list"&gt;         &lt;param name="quality" value="high"&gt;         &lt;param name="play" value="true"&gt;        &lt;param name="loop" value="true"&gt;         &lt;param name="scale" value="showall"&gt;        &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt;         &lt;param name="devicefont" value="false"&gt;        &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt;         &lt;param name="menu" value="true"&gt;        &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;         &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;         &lt;param name="salign" value=""&gt;                        &lt;param name="mode" value="list"&gt;                &lt;embed src="http://d.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=12800679&amp;amp;access_key=key-1tv35s45wb4k92z9g532&amp;amp;page=1&amp;amp;version=1&amp;amp;viewMode=list" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" play="true" loop="true" scale="showall" wmode="opaque" devicefont="false" bgcolor="#ffffff" name="doc_748141155776916_object" menu="true" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" salign="" type="application/x-shockwave-flash" align="middle" mode="list" height="500" width="100%"&gt;&lt;/embed&gt;    &lt;/object&gt;    &lt;div style="margin: 6px auto 3px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block;"&gt;    &lt;a href="http://www.scribd.com/upload" style="text-decoration: underline;"&gt;Publish at Scribd&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://www.scribd.com/browse" style="text-decoration: underline;"&gt;explore&lt;/a&gt; others:            &lt;a href="http://www.scribd.com/browse/eBooks/Fiction-Literature?style=text-decoration%3A+underline%3B"&gt;Fiction &amp;amp; Literature&lt;/a&gt;                  &lt;a href="http://www.scribd.com/tag/spiritual" style="text-decoration: underline;"&gt;spiritual&lt;/a&gt;              &lt;a href="http://www.scribd.com/tag/teachers" style="text-decoration: underline;"&gt;teachers&lt;/a&gt;          &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-1857480737057079814?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/1857480737057079814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/02/daftar-hadir-siswa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/1857480737057079814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/1857480737057079814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/02/daftar-hadir-siswa.html' title='Daftar Hadir Siswa'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-388829700063932498</id><published>2009-02-19T18:47:00.000-08:00</published><updated>2009-02-23T23:10:12.337-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a title="View rukiah kuchiki on Scribd" href="http://www.scribd.com/doc/12683139/rukiah-kuchiki" style="margin: 12px auto 6px; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; display: block; text-decoration: underline;"&gt;rukiah kuchiki&lt;/a&gt; &lt;object codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,0,0" id="doc_849161546467404" name="doc_849161546467404" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="100%" align="middle" height="500"&gt;        &lt;param name="movie" value="http://d.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=12683139&amp;amp;access_key=key-1110bwgk2w2n65m9ppj7&amp;amp;page=1&amp;amp;version=1&amp;amp;viewMode=slideshow"&gt;         &lt;param name="quality" value="high"&gt;         &lt;param name="play" value="true"&gt;        &lt;param name="loop" value="true"&gt;         &lt;param name="scale" value="showall"&gt;        &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt;         &lt;param name="devicefont" value="false"&gt;        &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt;         &lt;param name="menu" value="true"&gt;        &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;         &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;         &lt;param name="salign" value=""&gt;                        &lt;param name="mode" value="slideshow"&gt;                &lt;embed src="http://d.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=12683139&amp;amp;access_key=key-1110bwgk2w2n65m9ppj7&amp;amp;page=1&amp;amp;version=1&amp;amp;viewMode=slideshow" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" play="true" loop="true" scale="showall" wmode="opaque" devicefont="false" bgcolor="#ffffff" name="doc_849161546467404_object" menu="true" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" salign="" type="application/x-shockwave-flash" mode="slideshow" width="100%" align="middle" height="500"&gt;&lt;/embed&gt;    &lt;/object&gt;    &lt;div style="margin: 6px auto 3px; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; display: block;"&gt;    &lt;a href="http://www.scribd.com/upload" style="text-decoration: underline;"&gt;Publish at Scribd&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://www.scribd.com/browse" style="text-decoration: underline;"&gt;explore&lt;/a&gt; others:            &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-388829700063932498?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/388829700063932498/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/02/rukiah-kuchiki-publish-at-scribd-or.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/388829700063932498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/388829700063932498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/02/rukiah-kuchiki-publish-at-scribd-or.html' title=''/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-3769524423717549966</id><published>2009-02-15T21:35:00.000-08:00</published><updated>2010-05-11T03:37:51.743-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tugas 1'/><title type='text'>Istilah Teknologi Informasi</title><content type='html'>&lt;a href="http://indihot.com/wp-content/uploads/2008/10/dell_laptop_.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://indihot.com/wp-content/uploads/2008/10/dell_laptop_.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 329px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 373px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;a.blogger&lt;br /&gt;sebutan bagi orang yang menulis di blog tersebut. Ada yang menulisnya dengan dobel g, blogger, ada juga yang menulisnya dengan hanya satu g, bloger. Keduanya punya arti yang sama. Syarat seseorang bisa menjadi blogger hanya satu: bisa menulis! Soal teknologi untuk blogging, ada berbagai banyak pilihan di internet, dan banyak layanan yang menyediakan tempat menulis blog secara gratis, seperti wordpress dan blogspot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;b.Browsing&lt;br /&gt;seni pencarian informasi melalui system operasi yang berbasis hypertext, misalnya membaca berita, bermain game, menulis blog, mengirim e-mail, dan lain sebagainya. Contoh produknya adalah Internet Explorer, Opera, Mozilla Firefox dll.&lt;br /&gt;c.Chatting&lt;br /&gt;suatu program untuk para pengguna internet dimana saja berada agar bisa mengenal satu sama lain walaupun dia berada jauh dari kita.Dengan Chatting kita juga bisa melihat wajah orang yang baru kita kenal tersebut jika di komputer kita ada satu alat yang disebut WEBCAM.&lt;br /&gt;d.Digital&lt;br /&gt;penggambaran dari suatu keadaan bilangan yang terdiri dari angka 0 dan 1 atau off dan on (bilangan biner). Semua sistem komputer menggunakan sistem digital sebagai basis datanya. Dapat disebut juga dengan istilah Bit (Binary Digit).&lt;br /&gt;e.Downloading&lt;br /&gt;transmisi sebuah file dari satu komputer ke sistem lain, biasanya lebih kecil sistem komputer. Dari Internet pengguna point of view, untuk men-download file adalah permintaan dari komputer lain (atau dari halaman web pada komputer lain) dan menerimanya.&lt;br /&gt;f.email singkatan dari Elektronic Mail yang berarti surat menyurat dalam Internet. E-mail banyak digunakan karena alasan mudah dikirim dan cepat sampai tujuan. E-mail tidak memerlukan kertas atau prangko, melainkan cukup mengetik melalui keyboard dan dalam hitungan detik setelah dikirim, surat akan sampai tujuan meskipun jarak penerima mencapai ribuan kilometer, tanpa batasan ruang dan waktu.&lt;br /&gt;g.friendster&lt;br /&gt;friendster adalah:&lt;br /&gt;situs dimana kita bisa berteman dengan users lainya.&lt;br /&gt;h.LAN(Lokal Area Network)&lt;br /&gt;jaringan yang terbentuk dari gabungan beberapa komputer yang tersambung melalui saluran fisik (kabel). Seiring dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan untuk akses jaringan yang mobile (bergerak) yang tidak membutuhkan kabel sebagai media tranmisinya, maka muncullah Wireless Local Area Network.&lt;br /&gt;i.Password&lt;br /&gt;sandi atau kata kunci untuk masuk pada sebuah situs milik pribadi seperti: blog,friendster, wordpress ataupun sandi sebuah account email.&lt;br /&gt;j.Protocol&lt;br /&gt;Protokol yang memungkinken terjadinya hubungan didalam sebuah networking. Protokol juge yang membuat berbagai perangkat yang berbeda bisa saling berhubungan tanpa menimbulkan kesalahpahaman.&lt;br /&gt;k.Telekonferen adalah konferensi jarak jauh atau komunikasi interaktif antara tiga orang atau lebih yang terpisah jauh secara geografis.&lt;br /&gt;l.Transmiter&lt;br /&gt;Alat telekomunikasi yang menggunakan dan memancarkan gelombang radio. Pemancar gelombang radio.&lt;br /&gt;m.Server&lt;br /&gt;sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer.Server juga dapat diartikansebuah komputer di Internet atau di jaringan lainnya yang menyimpan file dan membuat file tersebut tersedia untuk diambil jika dibutuhkan.&lt;br /&gt;n.Spam&lt;br /&gt;penyalagunaan dalam pengiriman berita elektronik untuk menampilkan berita iklan dan keperluan lainnya,yang mengakibatkan ketidaknyamanan bagi para pengguna&lt;br /&gt;web.&lt;br /&gt;o.Website&lt;br /&gt;kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink).&lt;br /&gt;p.www&lt;br /&gt;WWW (World Wide Web) adalah sebuah bagian dari internet yang sangat dikenal dalam dunia internet, dengan adanya WWW seorang dapat menampilkan sebuah halaman virtual yang disebut website.&lt;br /&gt;q.Hotspot&lt;br /&gt;istilah bagi sebuah area dimana orang bisa mengakses internet, asal menggunakan laptop atau PDA dengan fitur WiFi (Wireless Fidelity) sehingga bisa berinternetan tanpa kabel.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-3769524423717549966?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/3769524423717549966/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/02/istilah-teknologi-informasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/3769524423717549966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/3769524423717549966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/02/istilah-teknologi-informasi.html' title='Istilah Teknologi Informasi'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-1307738388492384216</id><published>2009-02-10T00:51:00.000-08:00</published><updated>2009-02-11T23:01:07.596-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gurindam'/><title type='text'>sebuah pencarian</title><content type='html'>Cari kebenaran di antara kenistaan,&lt;br /&gt;Yang telah aus ditelan kematian&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-1307738388492384216?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/1307738388492384216/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/02/sebuah-pencarian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/1307738388492384216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/1307738388492384216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/02/sebuah-pencarian.html' title='sebuah pencarian'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-3401207962683182817</id><published>2009-01-29T21:32:00.000-08:00</published><updated>2009-02-01T23:31:26.573-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syair kutipan'/><title type='text'>“Syair Cinta”</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SYKRgJZGepI/AAAAAAAAABI/hpZNGBiWuwE/s1600-h/erti_cinta.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SYKRgJZGepI/AAAAAAAAABI/hpZNGBiWuwE/s320/erti_cinta.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296956093204167314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;           &lt;p&gt;Semoga, sayap patahku&lt;br /&gt;cukup menghangatkan pangeran hati&lt;br /&gt;Yang melambungkan bahagiaku,&lt;br /&gt;meneduhkan di saat diri telah merapuh&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kini kumengerti arti penantian&lt;br /&gt;memahami makna gelombang sebelum daratan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;saat ksatria kejora memanah mendung di angkasa&lt;br /&gt;derai tawaku menjadi bintang di langit terang&lt;br /&gt;binar mataku cahaya di jiwanya&lt;br /&gt;dia labuhan hatiku&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-3401207962683182817?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/3401207962683182817/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/01/syair-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/3401207962683182817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/3401207962683182817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/01/syair-cinta.html' title='“Syair Cinta”'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SYKRgJZGepI/AAAAAAAAABI/hpZNGBiWuwE/s72-c/erti_cinta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-6766918256297466656</id><published>2009-01-25T20:57:00.000-08:00</published><updated>2009-02-01T23:29:58.736-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syair kutipan'/><title type='text'>Ronta Penyair</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SYKJ2I4NYUI/AAAAAAAAABA/a1CfMC5ezVU/s1600-h/ronta.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 310px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SYKJ2I4NYUI/AAAAAAAAABA/a1CfMC5ezVU/s320/ronta.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296947674930307394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;  Kau seret lagi langkah dengkul gontai&lt;br /&gt;Diujung sepucuk hari, diakhir peluh&lt;br /&gt;Terobosi dingin malam menuju gubuk tapa&lt;br /&gt;Berbau tuak dan kerak air ketiak&lt;p&gt;  Selembar terbit dan terbenam usai sudah&lt;br /&gt;Namun mimpi nan julang menggigil masih tetap gelisah&lt;br /&gt;Terjagalah khayal, teranglah benak&lt;br /&gt;Biarkan raga kian kandas terkapar-kapar&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  Pahatlah lagi sepucuk cerita esok lara&lt;br /&gt;Walau mesin pita tak lagi berketik-ketik&lt;br /&gt;Walau pena tak lagi bertinta&lt;br /&gt;Tapi asa tetaplah kian beringas mengembara&lt;/p&gt;&lt;p&gt;  Untuk penyair istana karam&lt;br /&gt;Istana mungil istana teduh&lt;br /&gt;Berlumur cerita dan jeritan cinta jiwa abadi&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jiwa ragamu disambar d'oa sahabat   Cayung Siagian&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-6766918256297466656?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/6766918256297466656/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/01/ronta-penyair.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/6766918256297466656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/6766918256297466656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/01/ronta-penyair.html' title='Ronta Penyair'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SYKJ2I4NYUI/AAAAAAAAABA/a1CfMC5ezVU/s72-c/ronta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-3895609906344899378</id><published>2009-01-25T20:51:00.000-08:00</published><updated>2009-02-01T23:45:20.998-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syair kutipan'/><title type='text'>PERTOBATAN BURUNG-BURUNG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SYajbqr18aI/AAAAAAAAABU/5XzidSiben8/s1600-h/burungBurung.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SYajbqr18aI/AAAAAAAAABU/5XzidSiben8/s320/burungBurung.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298101707357942178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kuikuti seribu laku&lt;br /&gt;Yang menjelma pertobatan burung-burung&lt;br /&gt;Kebisuan merupa retakan tanah&lt;br /&gt;Yang mengekal pada batu&lt;br /&gt;Kerinduan adalah bahasa lain&lt;br /&gt;Yang menjelma bentuk-bentuk guratan pada perdu&lt;br /&gt;Bayang-bayangku jatuh, melindap dan beku&lt;br /&gt;Tak ada cahaya&lt;br /&gt;Bahkan kegelapan menjelma suara-suara gaib&lt;br /&gt;Yang diluncurkan kabut. Keperihan&lt;br /&gt;Gerimis yang pemurah mengelus leherku&lt;br /&gt;Lalu lidahnya yang hangat mencercap jasadku&lt;br /&gt;Seperti orang-orang yang berciuman di balik gerumbul&lt;br /&gt;Kesunyian merayapi makamku&lt;br /&gt;O betapa kegamangan telah menjadi&lt;br /&gt;Begitu mengerikan serupa&lt;br /&gt;Gerak tanganmu. Tidurlah bersama burung-burung&lt;br /&gt;Sebab setelah aroma angin yang senyap itu&lt;br /&gt;Seribu musim telah berlalu. Seperti perahu-perahu&lt;br /&gt;Dengan warna malam di lingkar lehermu&lt;br /&gt;Kegalauan yang pemurah membunuh mayatku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-3895609906344899378?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/3895609906344899378/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/01/pertobatan-burung-burung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/3895609906344899378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/3895609906344899378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/01/pertobatan-burung-burung.html' title='PERTOBATAN BURUNG-BURUNG'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SYajbqr18aI/AAAAAAAAABU/5XzidSiben8/s72-c/burungBurung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-5880901862991036718</id><published>2009-01-25T20:24:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T20:34:05.888-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syair kutipan'/><title type='text'>SEPERTI PERCIKAN GERIMIS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SX087fbO7pI/AAAAAAAAAAc/OMH7WHyAhvE/s1600-h/images.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 113px; height: 116px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SX087fbO7pI/AAAAAAAAAAc/OMH7WHyAhvE/s320/images.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295455729603243666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; font-style: italic; text-align: justify;"&gt;  Seperti percikan-percikan gerimis yang berkilau pada daun&lt;br /&gt;Tombak-tombak musim melesatkan keperihanku&lt;br /&gt;Anak-anak kunang berpendar dan melepaskan waktu&lt;br /&gt;Butir-butir embun menyusut di dasar jejakku&lt;br /&gt;Akar-akar menyerap setiap buluh kelabu&lt;br /&gt;Rumput-rumput memeluh di sepanjang langkahku. Tapi seperti&lt;br /&gt;Keheningan yang menjelma menara setelah jalan yang meliuk itu&lt;br /&gt;Semuanya terlihat begitu berkilau dan runtuh&lt;br /&gt;Seperti ingin menopang angin&lt;br /&gt;Aku catat semuanya dalam sajak-sajak bening&lt;br /&gt;Udara penuh kebisuan dan warna cuaca yang dingin&lt;br /&gt;Seluruh kesunyian tegak dan menjelma retakan-retakan dinding&lt;br /&gt;Lantas mencari aroma mayatku yang sedih&lt;br /&gt;Kini, segalanya telah saling berhadapan dalam senyap yang nyaring&lt;br /&gt;Meski patung-patung telah terbakar. Dan pada kuburan&lt;br /&gt;Kesepianku yang asin seribu cahaya telah diterjunkan di sana&lt;br /&gt;1999. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-5880901862991036718?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/5880901862991036718/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/01/seperti-percikan-gerimis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/5880901862991036718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/5880901862991036718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/01/seperti-percikan-gerimis.html' title='SEPERTI PERCIKAN GERIMIS'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SX087fbO7pI/AAAAAAAAAAc/OMH7WHyAhvE/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-9024569206753097200</id><published>2009-01-25T20:05:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T00:37:13.541-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syair kutipan'/><title type='text'>PADA MATAMU YANG BENING</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SX06yihaH8I/AAAAAAAAAAU/8sCvH-afr84/s1600-h/mata1gt.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 248px; height: 190px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SX06yihaH8I/AAAAAAAAAAU/8sCvH-afr84/s320/mata1gt.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295453376792371138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p  style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;    &lt;/p&gt;&lt;p  style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_0"&gt;Pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_1"&gt;matamu&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_2"&gt;bening&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_3"&gt;Tahajud&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_4"&gt;daun&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_5"&gt;daun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_6"&gt;Kuinsyafi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_7"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_8"&gt;luka&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_9"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_10"&gt;batu&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_11"&gt;batu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_12"&gt;Bunyi&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_13"&gt;bunyi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_14"&gt;guruh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_15"&gt;meluap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_16"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_17"&gt;membutakan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_18"&gt;diamku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_19"&gt;Bau&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_20"&gt;bau&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_21"&gt;hujan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_22"&gt;seperti&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_23"&gt;birahi&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_24"&gt;birahi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_25"&gt;musim&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_26"&gt;menggeram&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_27"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_28"&gt;kapak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_29"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_30"&gt;sekalian&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_31"&gt;palu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dan &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_32"&gt;ketika&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_33"&gt;kilatan&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_34"&gt;kilatan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_35"&gt;petir&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_36"&gt;memecut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_37"&gt;Membakar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_38"&gt;langit&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_39"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_40"&gt;pohon&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_41"&gt;pohon&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_42"&gt;Randu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_43"&gt;Seperti&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_44"&gt;radang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_45"&gt;kesunyian&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_46"&gt;melesatkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_47"&gt;bara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dan &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_48"&gt;tombak&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_49"&gt;tombak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_50"&gt;unggun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_51"&gt;Ribuan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_52"&gt;anggur&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_53"&gt;kureguk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_54"&gt;Lewat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_55"&gt;geliat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_56"&gt;gelubat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_57"&gt;kabut&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_58"&gt;memeriahkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_59"&gt;sedu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_60"&gt;Seperti&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_61"&gt;peronda&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_62"&gt;peronda&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_63"&gt;kota&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_64"&gt;selalu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_65"&gt;bertanggung&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_66"&gt;jawab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_67"&gt;Pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_68"&gt;setiap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_69"&gt;hening&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_70"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_71"&gt;lelehan&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_72"&gt;lelehan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_73"&gt;salju&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dari &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_74"&gt;setiap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_75"&gt;sakit&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_76"&gt;tak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_77"&gt;tersmbuhkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_78"&gt;Atau&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_79"&gt;kudeta&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_80"&gt;kudeta&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_81"&gt;panjang&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_82"&gt;bergerak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_83"&gt;lambat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_84"&gt;Seperti&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_85"&gt;kristal&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_86"&gt;nafasmu&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_87"&gt;Tapi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_88"&gt;belati&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_89"&gt;belati&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_90"&gt;rindu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_91"&gt;Adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_92"&gt;genangan&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_93"&gt;genangan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_94"&gt;darah&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_95"&gt;mengombak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_96"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_97"&gt;bibirmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_98"&gt;Memerah&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_99"&gt;seperti&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_100"&gt;gincu&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_101"&gt;meledak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_102"&gt;seperti&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_103"&gt;rastusan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_104"&gt;peluru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_105"&gt;Akar&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_106"&gt;akar&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_107"&gt;membasah&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_108"&gt;tapi&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_109"&gt;waktu&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_110"&gt;seperti&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_111"&gt;kemaluan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_112"&gt;Bumi&lt;/span&gt; yang &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_113"&gt;rapuh&lt;/span&gt;. &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_114"&gt;Kini&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_115"&gt;aku&lt;/span&gt; pun &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_116"&gt;mencapai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_117"&gt;Kebeningan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_118"&gt;kelabu&lt;/span&gt;. Dan &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_119"&gt;jejak&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_120"&gt;jejak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_121"&gt;kaktus&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_122"&gt;merancak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_123"&gt;Menusuk&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_124"&gt;kakiku&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_125"&gt;kubiarkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_126"&gt;setiap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_127"&gt;pesta&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_128"&gt;angin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_129"&gt;Mengajariku&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_130"&gt;bercakap&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_131"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_132"&gt;ratusan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_133"&gt;bangkai&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_134"&gt;atau&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_135"&gt;patung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_136"&gt;Patung&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_137"&gt;batu&lt;/span&gt;, &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_138"&gt;mengajakku&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_139"&gt;setubuh&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_140"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_141"&gt;samping&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_142"&gt;ambalmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_143"&gt;Mengikhlaskan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_144"&gt;seratus&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_145"&gt;pembunuhan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_146"&gt;seperti&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_147"&gt;permainan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_148"&gt;marak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dari &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_149"&gt;cahaya&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_150"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_151"&gt;kepompong&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_152"&gt;kepompong&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_153"&gt;embun&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_154"&gt;Tempat&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_155"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_156"&gt;mana&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_157"&gt;sajak&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_158"&gt;sajak&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_159"&gt;bermula&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_160"&gt;dan&lt;/span&gt; para &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_161"&gt;pejalan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_162"&gt;Menyaksikan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_163"&gt;bendera&lt;/span&gt;-&lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_164"&gt;bendera&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_165"&gt;dikibarkan&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_166"&gt;seperti&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_167"&gt;gelombang&lt;/span&gt; &lt;span class="blsp-spelling-error" id="SPELLING_ERROR_168"&gt;rambutmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1998. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-9024569206753097200?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/9024569206753097200/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/01/pada-matamu-yang-bening.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/9024569206753097200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/9024569206753097200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/01/pada-matamu-yang-bening.html' title='PADA MATAMU YANG BENING'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SX06yihaH8I/AAAAAAAAAAU/8sCvH-afr84/s72-c/mata1gt.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-3230229896672706994</id><published>2009-01-15T18:50:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T00:18:41.595-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lantunan syairku'/><title type='text'>Buat Apa....!!!!!!!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;by Rukiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat apa kalian mengatakan....&lt;br /&gt;Lingkunganku telah rusak...&lt;br /&gt;Desaku telah hilang&lt;br /&gt;Alam ini telah hancur&lt;br /&gt;Pembalakan liar&lt;br /&gt;Banjir dan segalanya&lt;br /&gt;Buat kalian berkomentar&lt;br /&gt;Buat apa kalian memprotes&lt;br /&gt;Segala hal tentang kerusakan alam&lt;br /&gt;Jikalau ini dikarenakan kalian&lt;br /&gt;              Buat apa dan buat apa!!!&lt;br /&gt;              Jika tak da yang berbuat&lt;br /&gt;              Tak ada yang melakukan&lt;br /&gt;              Memperbaiki alam&lt;br /&gt;              Menjaga alam&lt;br /&gt;Diam sajalah!!&lt;br /&gt;Nggak usahlah berkomentar&lt;br /&gt;Perbaiki sajalah alam ini&lt;br /&gt;Jagalah lingkungan ini&lt;br /&gt;Tanpa adanya kata-kata&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-3230229896672706994?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/3230229896672706994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/01/buat-apa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/3230229896672706994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/3230229896672706994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/01/buat-apa.html' title='Buat Apa....!!!!!!!!'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8245233770592513569.post-6989979828688916454</id><published>2009-01-09T22:55:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T00:30:00.495-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lantunan syairku'/><title type='text'>Sebuah Penyesalan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SX01MpqwGyI/AAAAAAAAAAM/17OS-ejEtaw/s1600-h/penyesalan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 246px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SX01MpqwGyI/AAAAAAAAAAM/17OS-ejEtaw/s320/penyesalan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295447228317440802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;by Rukiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa penyesalan itu&lt;br /&gt;Selalu datangnya di belakang&lt;br /&gt;Mengapa tak di depan saja&lt;br /&gt;Agar semua ini tak terjadi&lt;br /&gt;    Tak membuat gundah jiwa ini&lt;br /&gt;     Tak akan gelisah hati ini&lt;br /&gt;     Aku pun tersadar dari anganku&lt;br /&gt;     Setiap langkah dengan amarah yang berkobar&lt;br /&gt;Akan penuh kesesalan&lt;br /&gt;Mengapa aku begitu bodoh&lt;br /&gt;hatiku begitu naif&lt;br /&gt;hati yang penuh oleh tinta hitam&lt;br /&gt;  pikiran menjadi hitam kelam&lt;br /&gt;  jiwa yang selalu menyayat hati sang sahabat sejati&lt;br /&gt;  andai waktu dapat kembali&lt;br /&gt;  semudah membalikkan telapak tangan&lt;br /&gt;  akan ku ubah pilihankku&lt;br /&gt;  ku sucikan hatiku&lt;br /&gt;tapi.......&lt;br /&gt;bagai bubur yang tak akan menjadi nasi&lt;br /&gt;perputaran roda waktupun tak akan kembali&lt;br /&gt;sungguh akan ku tentukan&lt;br /&gt;pilihan yang terbaik untukmu dan untuk ku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8245233770592513569-6989979828688916454?l=rukiahblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rukiahblog.blogspot.com/feeds/6989979828688916454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/01/sebuah-penyesalan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/6989979828688916454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8245233770592513569/posts/default/6989979828688916454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rukiahblog.blogspot.com/2009/01/sebuah-penyesalan.html' title='Sebuah Penyesalan'/><author><name>Rukiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17860487562615712911</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/Sy2fwIL9TaI/AAAAAAAAAC4/NP8aUtNbbwE/S220/6255_1102861973115_1273697912_265408_1653694_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WARkE22JRrw/SX01MpqwGyI/AAAAAAAAAAM/17OS-ejEtaw/s72-c/penyesalan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
